DETAIL KOLEKSI

Optimasi produksi pengupasan tanah penutup menggunakan bucket wheel excavator (BWE) tahun 2014 berdasarkan data produksi tahun 2012 dan 2013 pada tambang Muara tiga besar PT Bukit Asam (Persero), Tbk Tanjung Enim, Sumatera Selatan


Oleh : Muhammad Sigit

Info Katalog

Nomor Panggil : 274/TT/2015

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Edy Jamal T.

Pembimbing 2 : Ibnu Hendratmoko

Subyek : Mining

Kata Kunci : Tambang penerus, pengupasan


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_TB_07308034_HALAMAN-JUDUL.pdf 1321.29
2. 2016_TA_TB_07308034_BAB-I.pdf 94.03
3. 2016_TA_TB_07308034_BAB-II.pdf 582.12
4. 2016_TA_TB_07308034_BAB-III.pdf 819.88
5. 2016_TA_TB_07308034_BAB-IV.pdf 96.9
6. 2016_TA_TB_07308034_BAB-V.pdf 376.03
7. 2016_TA_TB_07308034_BAB-VI.pdf 1536.34
8. 2016_TA_TB_07308034_BAB-VII.pdf 14.7
9. 2016_TA_TB_07308034_LAMPIRAN.pdf 226.26

L Lokasi penambangan Muara Tiga Besar (MTB) PT. Bukit Asam (Persero), Tbk menggunakan system tambang menerus (Continuous Mining) dengan Bucket Wheel Excavator (BWE) sebagai alat pengupasan lapisan tanah penutup. Sistem tambang continuous Mining merupakan suatu system terpadu, sehingga jika salah satu system mengalami gangguan maka akan mengganggu system lainnya dan akan menyebabkan munculnya jam halangan yang membuat produksi pengupasan tanah tidak tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rencana dan realisasi produksi pengupasan tanah di MTB, mengetahui factor apa saja yang mengakibatkan produksi pengupasan tanah di MTB tidak tercapai serta menjelaskan cara untuk mengurangi peningkatan jumlah jam halangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dimana penulis mengumpulkan data sekunder dari studi literature di perpustakaan dan data Mine control Center (MCC) perusahaan di tahun 2012 dan 2013, serta data primer yang didapat selama proses pengamatan di lapangan. Kemudian data tersebut diolah dan dijabarkan secara kualitatif untuk mengoptimalkan produksi pengupasan tanah di MTB pada tahun 2014. Berdasarkan hasil pengolahan data tersebut didapatkan hasil produksi setelah adanya usaha untuk mengatasi halangan pada jalur BWE 203 tahun 2014 sebesar 2.932.637 bcn/tahun dan jalur BWE 205 tahun 2014 sebesar 3.086.310 bcm/tahun sehingga total produksi pengupasan tanah penutup pada tahun 2014 di MTB sebesar 6.018.947 bcm/tahun. Sedangkan pada tahun 2012 hasil produksi pengupasan tanah pada jalur BWE 203 adalah sebesar 1.252.359 dan di tahun 2013 pada jalur 203 sebesar 706.722 bcm/tahun dan jalur 205 sebesar 536.688 bcm/tahun. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan produksi pengupasan tanah di lokasi penambangan MTB pada tahun 2014. Upaya optimalisasi yang dilakukan untuk meningkatkan jam jalan efektif adalah dengan melakukan usaha untuk mengatasi halangan-halangan pada kelompok halangan tertentu, salah satunya halangan stand by akibat kerusakan pada Alat Tambang Utama (ATU), sehingga hasil produksi pengupasan tanah dapat meningkat

T The location of coal mining at Muara Tiga Besar (MTB) PT. Bukit Asam (Persero) Tbk uses continuous mining system with Bucket Wheel excavator (BWE) as the tool of overburden stripping. Continuous mining system is an integrated system, so if one of the systems has a problem it will disturb other system and causing the appearance of a hindrance hour and make the production target of overburden stripping is not reached. The aim of this research is to know the plane and realization of overburden stripping at MTB, and also to know any factors which caused the production target of overburden stripping on MTB is not reached and explains the way to minimize of increasing a total hindrance hour. The method used in this research is qualitative method; here the writer collects seconder data from literature study at the library and Mine Control Center (MCC) data of the company from 2012 and 2013. Besides, the writer also collects the premier data during field observations. Then the data is processed and explained qualitatively to optimize the production of overburden stripping at MTB in 2014. Based on the data process, it is known that the total of overburden stripping production after the effort to decrease hindrance hour at BWE 203 in 2014 is 2.932.637 bcm per year and BWE 205 in 2015 is 3.086.310 bcm per year. So, the total of overburden stripping production at MTB in 2014 is 6.018.947 bcm per year. Meanwhile in 2012 the total of overburden stripping production at BWE 203 is 1.252.359 bcm per year, then BWE 203 in 2013 is 706.722 bcm per year and BWE 205 in 2013 is 536.688 bcm per year. So that, it can be concluded that there are some increases in the overburden stripping production at MTB in 2014. The optimization endeavours to increase an effective hours is done by fixing any obstacles at a particular obstacle group, and one of it is stand by obstacle which is caused by the damage of Mine Mining Tools, then the overburden stripping production will be increased

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?