DETAIL KOLEKSI

Analisis perhitungan saturasi air dengan menggunakan metode archie dan metode Indonesia pada lapangan mengoepeh


Oleh : Chairunnissa Yunisari

Info Katalog

Nomor Panggil : 597/TP/2017

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Asri Nugrahanti

Pembimbing 2 : Puri Wijayanti

Subyek : Logging

Kata Kunci : formation evaluation, logging.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_TM_07112047_Halaman-judul.pdf 745.66
2. 2016_TA_TM_07112047_Bab-1.pdf 85.95
3. 2016_TA_TM_07112047_Bab-2.pdf 516.72
4. 2016_TA_TM_07112047_Bab-3.pdf 1150.5
5. 2016_TA_TM_07112047_Bab-4.pdf 210.08
6. 2016_TA_TM_07112047_Bab-5.pdf 88.86
7. 2016_TA_TM_07112047_Daftar-pustaka.pdf 187.86
8. 2016_TA_TM_07112047_Lampiran.pdf 2418.46

P Penilaian formasi sangat berperan penting dalam perkembangan eksplorasihidrokarbon. Logging dilakukan untuk mengetahui gambaran lengkap darilingkungan bawah permukaan tanah, tepatnya dapat mengetahui dan menilaibatuan yang mengelilingi lubang bor tersebut. Selain itu, metode ini juga dapatmemberikan keterangan kedalaman lapisan yang mengandung hidrokarbon sertasejauh mana penyebaran hidrokarbon pada suatu lapisan.Tujuan dari tulisan ini adalah memahami proses interpretasi log untukmendapatkan parameter-parameter yang dibutuhkan agar dapat menghitungbesarnya saturasi air. Selanjutnya membandingkan dua metode perhitungansaturasi air yang berbeda yaitu Metode Archie dan Metode Indonesia untukmendapatkan metode yang sesuai untuk perhitungan saturasi air pada lapanganini.Interpretasi log dan perhitungan dilakukan dengan cara manual danmenggunakan bantuan software. Sumur yang diamati pada Lapangan Mengoepehini berjumlah 4 sumur, yaitu sumur MGH-31, MGH-32, MGH-33 dan MGH-48.Dari kedua metode saturasi air yang digunakan, didapat hasil bahwa MetodeArchie lebih cocok digunakan pada keempat sumur ini. Harga saturasi air denganmenggunakan Metode Archie pada Lapangan Mengoepeh MGH-31, MGH-32,MGH-33 dan MGH-48 berturut-turut adalah 40.13 %, 40.78 %, 48.1 % dan 61.22

F Formation evaluation has a very important role in the development ofhydrocarbon exploration. Logging is done to find out the full picture of thesubsurface environment, more precisely to determine and assess the rock thatsurrounds the borehole. In addition, this method can also provide the depthinformation of layers which are containing hydrocarbons as well as the extent ofthe spread of hydrocarbons in a layer.The purpose of this paper is to study the process of log interpretation todetermine the parameters which needed to calculate the amount of watersaturation. And then to compare the two different methods of water saturationcalculation, which are Archie Methods and Indonesian Methods to get suitablesaturation water calculation method for this analyzed field.The log interpretation and calculation is done both manually andwith the help of log interpretation software. There are 4 wells being observed onthis Mangoepeh field, they are MGH-31, MGH-32, MGH-33 and MGH-48. Fromthe analysis of these two water saturation methods, the results show that ArchieMethod is more suitable to use for these four wells. The water saturationcalculation analysis results for well MGH-31, MGH-32, MGH-33 and MGH-48on Mengoepeh field with Archie Methods are 40.13 %, 40.78 %, 48.1 % dan61.22 %.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?