DETAIL KOLEKSI

Evaluasi ekonomi perbandingan biaya pengangkutan batubara menggunakan dumptruck dan bucket wheel excavator sistem di PIT Muara Tiga Besar Utara-Barat, PT Bukit Asam (persero) Tbk. Tanjung Enim, Sumsel


Oleh : Alesia Mabellamie

Info Katalog

Nomor Panggil : 475/TT/2018

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Hermanto S.

Pembimbing 2 : Syamidi P.

Subyek : Coal mines and mining

Kata Kunci : productivity, owning and operating cost, bucket wheel excavator


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_TB_073001300101_Halaman-judul.pdf 1923.03
2. 2018_TA_TB_073001300101_Bab-1.pdf 603.96
3. 2018_TA_TB_073001300101_Bab-2.pdf 1100.93
4. 2018_TA_TB_073001300101_Bab-3.pdf 2135.81
5. 2018_TA_TB_073001300101_Bab-4.pdf 695.89
6. 2018_TA_TB_073001300101_Bab-5.pdf 1396.88
7. 2018_TA_TB_073001300101_Bab-6.pdf 904.65
8. 2018_TA_TB_073001300101_Bab-7.pdf 654.36
9. 2018_TA_TB_073001300101_Daftar-pustaka.pdf 595.15
10. 2018_TA_TB_073001300101_Lampiran.pdf 2939.12

P PT. Bukit Asam merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidangindustri pertambangan batubara dengan metode tambang terbuka. PT.Bukit Asam mempunyai salah satu alat berat yaitu Bucket WheelExcavator (BWE) yang merupakan alat gali-muat material dalampenambangan continous mining system. Pengangkutan batubara pada pitMuara Tiga Besar Utara-Barat di PT. Bukit Asam dilakukan dengan 2metode. Yaitu pengangkutan batubara dengan menggunakan Dump Truck,dan kombinasi Dump Truck dengan Bucket Wheel Excavator. Padapenelitian ini, dihitung perbandingan biaya pengangkutan batubara antarakedua metode tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biayapengangkutan batubara di pit MTBU-B akan lebih besar apabilapengangkutan batubara dilakukan dengan menggunakan metodekombinasi Dump Truck dengan Bucket Wheel Excavator System. Sesuaidengan paket rental pengangkutan batubara, jumlah biaya pengangkutanbatubara dari front penambangan MTBU-B menuju Reclaim Feederdengan menggunakan kombinasi Dump Truck dengan BWE System danConveyor adalah sebesar 1,39 US$/Ton atau 18713 Rp/Ton. Sedangkanapabila pengangkutan dilakukan dengan Dump Truck, jumlah biayapengangkutan batubara yang dibutuhkan adalah sebesar 1,09 US$/Tonatau 14711 Rp/Ton. Hal ini dapat terjadi dikarenakan umur ekonomis alatBucket Wheel Excavator ini sendiri hanya sebesar 25 tahun, sedangkanpemakaian BWE ini hingga tahun 2018 sudah memasuki 34 Tahun. Selainitu, terdapat jumlah biaya yang besar pada saat pengoperasian BucketWheel Excavator itu sendiri, dan produktivitas yang dihasilkan dari alat tersebut rendah.

P PT. Bukit Asam is one of the companies engaged in coal mining industry withopen pit method. PT. Bukit Asam has one heavy equipment that is Bucket WheelExcavator which is a tool to dig a material in mining continuous mining system.This Wheel Excavator tool itself has been used since 30 years ago. Along with theincreasing age of the tool, the value of the tool's economics becomes aconsideration in the use of coal transportation at PT. Bukit Asam (Persero), Tbk.Transportation of coal at Muara Tiga Besar North-West pit at PT. Bukit Asam isdone by 2 methods. Namely the transportation of coal by using Dump Truck, andthe combination of Dump Truck with Bucket Wheel Excavator. The results of thisstudy indicate that the cost of transporting coal in the pit MTBU-B will be greaterto carry coal transportation is done by using a combination of Dump Truck withBucket Wheel Excavator System. In accordance with the coal lease charterpackage, the total cost of transporting coal from the front of MTBU-B mining toReclaim Feeder using the combination of Dump Truck with BWE System andConveyor is 1.39 US $/Ton or 18713 Rp/Ton. While the transportation activity isdone by Dump Truck, the required cost of transporting coal is 1.09 US $/Ton or14711 Rp/Ton. This can be realized with the long life of this Wheel Excavatortool itself only for 25 years, including this BWE until 2018 is valid 34 years. Inaddition, there is a large amount of money at the time of the Bucket WheelExcavator itself, and the productivity generated from the equipment is low

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?