DETAIL KOLEKSI

Usulan perbaikan pada proses pengecatan produk BEAM dengan metode Fuzzy Failure Mode And Effect Analysis di PT.Gerbang Sarana Baja


Oleh : Widya Ariyani

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2013

Pembimbing 1 : Andri Bagio Satrio

Pembimbing 2 : Wisnu Sakti D. ST. Msc

Subyek : Maintenance;quality control;industrial management;system analysis;linear programming;evaluation methods;materials testing.

Kata Kunci : Fuzzy Failure Mode and Effect Analysis (Fuzzy FMEA), Fuzzy Risk Priority Number (FRPN), Taguchi, Sta


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2013_TA_TI_06308011_Judul.pdf 1578.25
2. 2013_TA_TI_06308011_Abstrak.pdf 1340.3
3. 2013_TA_TI_06308011_Daftar-isi.pdf 2817.04
4. 2013_TA_TI_06308011_Bab1.pdf 2459.45
5. 2013_TA_TI_06308011_Bab2.pdf 7545.52
6. 2013_TA_TI_06308011_Bab3.pdf 1813.8
7. 2013_TA_TI_06308011_Bab4.pdf 6272.96
8. 2013_TA_TI_06308011_Bab5.pdf 25939.78
9. 2013_TA_TI_06308011_Bab6.pdf 3782.52
10. 2013_TA_TI_06308011_Bab7.pdf 1123.85
11. 2013_TA_TI_06308011_Daftar-pustaka.pdf 836.29
12. 2013_TA_TI_06308011_Lampiran.pdf 11785.02

P PT. Gerbang sarana baja merupakan perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi baja dan vessel yang menghasilkan produk dari bahan baku baja. Salah satu kunci sukses memenangkan persaingan industri adalah dengan memperhatikan masalah kualitas. Dalam konstruksi baja terdapat beberapa proses produksi, salah satunya adalah proses pengecatan. Terdapat beberapa permasalahan yang terjadi yaitu terkena air, permukaan kasar, repair welding, goresan, orange peel, holidays, sagging, crack, adhesive. Tujuan penelitian ini adalah memperbaiki kualitas pengecatan produk beam dengan meminimasi kegagalan dengan tahapan identifikasi jenis cacat, identifikasi dan analisa penyebab kegagalan, dan memberikan usulan perbaikan untuk penyebab kegagalan yang memiliki nilai FRPN tertinggi berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan metode Fuzzy FMEA. Langkah pertama untuk menentukan kegagalan yang paling potensial adalah dengan metode FMEA. Metode FMEA digunakan untuk menentukan jenis kegagalan, efek yang ditimbulkan penyebab kegagalan, dan kontrol yang dilakukan. Didalam FMEA terdapat 3 faktor, yaitu severity, occurence, dan detection. Nilai dari ketiga faktor tersebut yang selanjutnya digunakan sebagai input untuk metode fuzzy. Metode fuzzy digunakan untuk menentukan kegagalan yang paling potensial berdasarkan nilai FRPN tertinggi yang ditunjukan dengan ranking. Terdapat 2 ranking tertinggi yaitu ranking 1 dan 6 dimana terdapat 3 jenis kegagalan proses yaitu adhesive, crack, dan terkena air hujan. Setelah mengetahui kegagalan yang paling potensial diberikan 3 usulan yaitu, menentukan setting optimum untuk meminimasi kegagalan adhesive menggunakan metode Taguchi, meminimasi kegagalan dikarenakan hujan dengan membuat rancangan fasilitas bare pada area pengecatan untuk melindungi produk beam yang beluni kering agar tidak terkena hujan, dan meminimasi kegagalan crack dengan memperbaiki standart operational procedure (SOP) yang sudah ada dengan menambahkan langkah pembersihan alat sebelum digunakan untuk proses pengecatan. Dalam percobaan dengan metode Taguchi diperoleh setting optimum adalah jarak pengecatan 30 cm, waktu pengeringan selama 360 menit, ukuran thinner 500 ml.

P PT. Gerbang Sarana Baja means is a company engaged in the field of steel construction and vessel to produce steel products from raw materials. One key to success is to win the competition with the industry concerned about quality. In steel construction are some of the production process, one of which is the process of painting. There are several problems that occur are wet, rough surfaces, welding repair, scratches, orange peel, holidays, sagging, crack, adhesive. The purpose of this research is to improve the quality of paint products to minimize failures beam with phase identification of defects, identifying and analyzing the causes of the failure, and proposes improvements for the cause of the failure has FRPN highest value based on the analysis results using Fuzzy FMEA. The first step to determine the potential failure is the FMEA method. FMEA method is used to determine the type of failure, the effects of the causes of failure, and control is done. In the FMEA there are 3 factors: severity, occurence and detection. Values of these factors are then used as input to fuzzy method. Fuzzy method is used to determine the potential failure based on the value indicated by FRPN highest ranking. There are two ranking highest rank 1 and 6 where there are 3 types of failure that the adhesive, crack, and exposed to rain. After knowing the potential failure given three proposals, namely, determining optimum settings to minimize adhesive failure using the Taguchi method, minimize failures due to rain with the drafting of a new facility in the area of the painting to protect the beam products that have not been dried so that it does not rain, and minimize failure crack by improving the standard operational procedure (SOP) that already exist by adding a cleanup step before the device is used for the painting process. In experiments with the Taguchi method is obtained by setting optimum distance of 30 cm painting, drying time for 360 minutes, 500 ml thinner size.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?