DETAIL KOLEKSI

Pola penyediaan air minum bagi penduduk Kota Bengkulu


Oleh : Benny Dayuanda

Info Katalog

Nomor Panggil : 083.74

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Budhy Tjahyati

Pembimbing 2 : Winarni

Subyek : PATTERN OF DRINKING WATER SUPPLY

Kata Kunci : Drinking water, Rural dan urban, Population


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_PL_08312004_Halaman-judul.pdf 113.14
2. 2017_TA_PL_08312004_Bab-1.pdf 72.62
3. 2017_TA_PL_08312004_Bab-2.pdf 435.53
4. 2017_TA_PL_08312004_Bab-3.pdf 348.84
5. 2017_TA_PL_08312004_Bab-4.pdf 3784.72
6. 2017_TA_PL_08312004_Bab-5.pdf 1392.72
7. 2017_TA_PL_08312004_Bab-6.pdf 59.02
8. 2017_TA_PL_08312004_Daftar-Pustaka.pdf 46.63

A Air minum untuk keperluan sehari-hari penduduk adalah kebutuhan utama. target pelayanan air minum sesuai Kementrian Pekerjaan Umum pada tahun 2019 adalah 100%. Berdasarkan taeget pemerintah target pemerintah daerah Kota Bengkulu adalah meningkatkan persen pelayanan air minum mencapai 80% pada tahun 2030. Namun, pelayanan saat ini jaringan perpipaan Kota Bengkulu baru32%. Maka pertanyaan penelitian ini adalah “bagaimana pola pengembangan sistem penyediaan air minum di Kota Bengkulu?” Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka tujuan penelitian ini untuk merumuskan pola penyediaan air minum untuk penduduk secara terpadu dengan RTRW Kota Bengkulu tahun 2012-2032, dengan mengidentifikasi pedesaan dan perkotaan di kota Bengkulu, mengidentifikasi laju pertumbuhan Kota Bengkulu, serta mengidentifikasi perkembangan kota Bengkulu guna menentukan kebutuhan air minum kota Bengkulu, dan cara pemenuhan kebutuhan air minum pada tahun 2020, 2025,2035. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan bantuan perhitungan tabulasi dan menggunakan spasial analisis untuk menganalisis kepadatan, penentuan perubahan zonasi disribusi air miunum dan mentukan lokasi penentuan reservoir. Hasil analisis didapat bahwa pada tahun tahun 2035 Kota Bengkulu sudah menjadi Kota Besar dengan setiap kelurahan sudah berkembang menjadi Perkotaan dengan kebutuhan akan air minum pada tahun 2035 jaringan perpipaan sebesar 910,61 liter/detik dan bukan jaringan perpipaan terlindungi sebesar 93 liter/detik, yang dimana pada tahun 2035 pelayanan air minum mencapai target 100% pelayanan air minum. Untuk mencapai target tersebut maka di rencanakan penambahan kapasitas produksi pada Ipa Nelas sebesar 463,47 liter/detik, Ipa Surabaya sebesar 447,21 liter/detik. Penambahan dua reservoir baru pada zona 1 yang melayani kecamatan Kampung Melayu dan zona 3 yang melayani kecamatan Ratu Agung dan kecamatan Ratu Samban.

D Drinking water for daily needs of the population is the main requirement. drinking water service appropriate targets of the Ministry of public works in the year 2019 is 100%. Based on the targets of the Government's target of local Government of the city of Bengkulu is improving the drinking water service reaches a percent80% by 2030. However, the current service network piping new Bengkulu city of32%. This research question then is "how the pattern of development of the drinking water supply system in the city of Bengkulu?" To answer the question, the purpose of this research was to formulate a pattern of provision of drinking water for residents in Bengkulu City RTRW integrated in 2012-2032, by identifying rural and urban in the city of Bengkulu, Bengkulu City identify growth rate, as well as identifying the development of the city of Bengkulu so as to determine the need of drinking water of the city of Bengkulu, and the way the fulfillment of the requirement of drinking water by 2020, 2025, 2035. Analytical techniques used in this research was descriptive with the help of calculation using spatial analysis and tabulations to analyze the density, determination of changes in zoning drinking water distribution and determine the location of reservoir. Analysis of the results obtained that in year 2035 Bengkulu City was already a major city with every administrative village has already grown to be Urbanized with the need of drinking water by the year 2035 piping network amounted to910.61 litres/second and not protected piping network of 93 litres/second, which is in the year 2035 service drinking water reach the target 100% of the service of drinking water. To achieve the target in the planned addition of production capacity at Ipa Nelas amounted to 463.47 litres/second, Ipa Surabaya of 447.21 liters/second. The addition of two new reservoirs in zone 1 serving Kampung Melayu and sub 3 zones that serve the Ratu Agung District and Ratu Samban District.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?