DETAIL KOLEKSI

Pemilihan supplier bahan baku untuk meminimasi total biaya persediaan bahan baku steel sheet menggunakan algorithma wagner-whitin pada PT. Bintan Surya Rollindo


Oleh : Sophia Khana

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Docki Saraswati

Pembimbing 2 : Nora Azmi

Subyek : Raw material;Algorithms;Rolling door - Company

Kata Kunci : inventories, raw materials, multi suppliers, dynamic programa, wagner-whitin


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_TI_06311054_Halaman-Judul.pdf 2768.48
2. 2015_TA_TI_06311054_Bab-1.pdf 523.61
3. 2015_TA_TI_06311054_Bab-2.pdf 1217.62
4. 2015_TA_TI_06311054_Bab-3.pdf 1114.88
5. 2015_TA_TI_06311054_Bab-4.pdf 3153.82
6. 2015_TA_TI_06311054_Bab-5.pdf 1159.39
7. 2015_TA_TI_06311054_Bab-6.pdf 512.47
8. 2015_TA_TI_06311054_Daftar-Pustaka.pdf 579.4
9. 2015_TA_TI_06311054_Lampiran.pdf 941.64

P PT. Bintan Surya Rollindo adalah sebuah perusahaan spesialisasi di bidang Rolling Door, Rolling Grille dan Roll Shutter. Permasalahan yang dihadapi PT. Bintan Surya Rollindo adalah kebijakan pengadaan bahan baku tidak mempertimbangkan pemilihan supplier bahan baku dan ketersediaan bahan baku sehingga Total Biaya Persediaan menjadi tinggi. Berdasarkan Analisis Histogram, persediaan yang menghasilkan Total Biaya Persediaan yang tinggi adalah bahan baku Steel Sheet. Bahan baku ini berasal dan 3 supplier. Tujuan penelitian ini adalah memberikan usulan perencanaan persediaan bahan baku dengan mempertimbangkan supplier sehingga dapat meminimasi total biaya persediaan. Penelitian menggunakan Algoritma Pemilihan Supplier oleh Basnet & Leung (2005) dan Algoritma Wagner-Whitin. Pemilihan supplier dilakukan terhadap tiga kondisi, yaitu kondisi saat ini (Kondisi 1), tanpa biaya simpan dan tanpa mempertimbangkan supplier (Kondisi 2), dengan biaya simpan dan mempertimbangkan pemilihan supplier (Kondisi 3). Total Biaya Persediaan dengan Kondisi 1 untuk masing-masing supplier adalah Rp 980.953.830,00, Rp 1.054.462.680,77, dan Rp 1.026.527. 79,54. Total Biaya Persediaan dengan Kondisi 2 untuk masing-masing supplier adala p 972.687.500,00, Rp 1.045.253.000,00 dan Rp 1.017.995.700,00. Adapun Total Bia Persediaan untuk Kondisi 3 yang terdiri atas biaya persediaan minimum yang beras ari perbandingan setiap supplier adalah Rp 941.924.968,00. Hasil perhitungt, kemu dibandingkan secara berpasangan untuk setiap kondisi. Perbandingan % penghematan Kondisi 3 dengan Kondisi 1 untuk supplier 1 sebesar 4,14 %, supplier 2 sebesar 11,95% dan supplier 3 sebesar 8,98%. Supplier 2 terpilih menjadi supplier terhnik karena menghasilkan % penghematan terbesar atau setara dengan Rp 112.537.712,17. Selanjutnya, penelitian lebih difokuskan pada Kondisi 3. Algoritma Pemilihan Supplier yang bersifatristik belum menghasilkan solusi yang optimal sehingga diperlukan perbaikan dengan Algor.tma Wagner-Whitin. Perhitungan menggunakan Algoritma Wagner-Whitin menghasilkan Total Biaya Persediaan bahan baku dan supplier 1, 2 dan 3 secara berurutan sebesar Rp 977.489.922,11, Rp 853.150.558,59, dan Rp 819.627.570,93. Frekuensi pemesanan menggunakan Algoritma Wagner-Whitin untuk supplier 1 adalah 13 kali dan supplier 2 dan 3 adalah 14 kali. Berdasarkan % pengehematan total biaya persediaan menggunakan Algoritma ini, alternatif terbaik pengadaan bahan baku steel sheet berasal dan supplier 3 sebesar 20,16%.

P PT. Bintan Surya Rollindo is a company specializing in Rolling Door, Rolling Grille and Roll Shutter. Problems faced by PT. Bintan Surya Rollindo is the policy of raw material procurement does not consider the selection of raw material suppliers and the availability of raw materials so that the Total Cost of Inventory becomes high. Based on Histogram Analysis, the inventory that generates a high Total Cost of Supplies is the raw material of Steel Sheet. This raw material comes from 3 suppliers. The purpose of this research is to give proposal of raw material inventory planning by considering supplier to minimize total inventory cost. The research used Supplier Selection Algorithm by Basnet & Leung (2005) and Wagner-Whitin Algorithm. Supplier selection is made to three conditions, namely the current condition (Condition 1), without storage cost and without considering supplier (Condition 2), with the cost of saving and considering supplier selection (Condition 3). Total Inventory Cost under Condition 1 for each supplier is Rp 980,953,830.00, Rp 1,054,462,680.77, and Rp 1,026,527. 79.54. Total Inventory Cost under Condition 2 for each supplier is 972,687,500.00, Rp 1,045,253,000.00 and Rp 1,017,995,700.00. The Total Bia Supplies for Condition 3 consisting of the minimum inventory cost of which the ratio of each supplier is Rp 941,924,968.00. The result of calculate, then compared in pairs for each condition. Comparison of% of Condition 3 with Condition 1 for supplier 1 by 4.14%, Supplier 2 by 11.95% and Supplier 3 by 8.98%. Supplier 2 was chosen to be an engineering supplier because it produced the largest% savings or equivalent to Rp 112,537,712.17. Furthermore, the research is more focused on Condition 3. The Algorithm of Supplier Selection which has the characteristic has not resulted in an optimal solution so that needed improvement with Wagner-Whitin Algor.tma. Calculations using the Wagner-Whitin Algorithm resulted in Total Cost of Supply of raw materials and suppliers 1, 2 and 3 respectively of Rp 977,489,922.11, Rp 853,150,558,59 and Rp 819,627,570.93. The ordering frequency using Wagner-Whitin Algorithm for supplier 1 is 13 times and suppliers 2 and 3 are 14 times. Based on the% of total inventory cost savings using this Algorithm, the best procurement alternative of stainless steel sheet comes from and supplier 3 is 20.16%....

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?