DETAIL KOLEKSI

Evaluasi ketersediaan RTH publik berdasarkan jumlah penduduk sebagai dasar perencanaan RTH di Kecamatan Ciledug Kota Tangerang

5.0


Oleh : Ekki Sapta Kurniawan

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Ina Krisantia

Pembimbing 2 : Arwindrasti Bandjar

Subyek : Green open space;Basic RTH planning - Total population

Kata Kunci : green open space, total population, area, gardening, public space


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_AL_081001400008_Halaman-Judul.pdf 727.28
2. 2018_TA_AL_081001400008_Bab-1.pdf 201.45
3. 2018_TA_AL_081001400008_Bab-2.pdf 230.97
4. 2018_TA_AL_081001400008_Bab-3.pdf 1403.89
5. 2018_TA_AL_081001400008_Bab-4.pdf 2266.85
6. 2018_TA_AL_081001400008_Bab-5.pdf 194.1
7. 2018_TA_AL_081001400008_Daftar-Pustaka.pdf 195.44
8. 2018_TA_AL_081001400008_Lampiran.pdf 1117.52

R RTH merupakan bagian dari suatu kota yang memiliki fungsi untuk kawasan lindung. Wilayah hijau kota termasuk atas pertamanan dan kawasan hijau rekreasi suatu wilayah wajib memiliki RTH sebesar 30 % yang terdiri dari RTH Publik dan Privat. Tujuan penelitian ini adalah Mengevaluasi kebutuhan RTH publik berdasarkan jumlah penduduk sebagai dasar perencanaan RTH. sedangkan Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menggabarkan kebutuhan akan RTH pada Kecamatan Ciledug melalui perhitungan matematis sederhana dan proyeksi jumlah penduduk serta menggunakan teknik penggumpulan data dengan menggunakan observasi lapangan dengan menggunakan kuesioner pertanyaan tetutup. Hasil dari kuesioner tersebut akan digunakan sebagai pertimbangan dalam penyediaan RTH. Langkah pertama yang akan dilakukan pada penelitian ini adalah dengan menganalisis RTH yang ada sesuai dengan Permen PU No. 5 Tahun 2008. Langkah selanjutnya Analisis kesesuaian RTH Publik yang sesuai pada wilayah penelitian dengan menggunakan teknik overlay dan skoring. Berdasarkan hasil analisis, semua wilayah belum mencukupi kebutuhan RTH baik kebutuhan berdasarkan jumlah penduduk dan juga luasan sedangkan beberapa tanah kosong dapat di jadikan Raung terbuka Hijau Publik. Konsep perencanaan yang akan diterapkan yaitu menjadikan RTH Publik sebagai ruang terbuka rekreasi sehingga warga dapat menghabiskan waktu luang diruang terbuka dengan segala fasilitas yang tersedia.

G Green Open Space is part of a city that has a function for protected areas. The green city area including the park and the recreational green area of an area must have a Green Open Space of 30% which consists of Public Green and Private Open Space. The purpose of this study was to evaluate the need for public green open space based on the population as a basis for planning a green open space. while the research method used is quantitative descriptive which aims to describe the need for green open space in the District of Ciledug through simple mathematical calculations and projections of population and using data collection techniques using field observations using closed question questionnaires. The results of the questionnaire will be used as a consideration in providing green open space. The first step that will be recognized in this study is to analyze the existing Green Open Space in accordance with the Minister of Public Works Regulation No. 5 of 2008. The next step is an analysis of the suitability of the Public Green Open Space that is suitable in the study area using overlay and scoring techniques. Based on the results of the analysis, all regions do not meet the needs of the Green Open Space, both the needs based on the population and the area, while some empty spaces can be made into Public Green Open Space. The planning concept that will be implemented is to make the Public Green Open Space a recreation open space so that residents can spend free time in an open space with all available facilities

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?