DETAIL KOLEKSI

Usulan perawatan pencegahan komponen kritis dan jumlah inspeksi dengan menggunakan Metode Minimasi Downtime pada PT. Sucaco Tbk.


Oleh : Adwin Suryana

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2004

Pembimbing 1 : Hidayat Ardiwinata

Subyek : Industrial equipment - Maintenance and repair - Management;Machinery in industry - Maintenance and repair

Kata Kunci : critical components, number of inspections, Downtime Minimization Method, PT. Sucaco Tbk.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2004_TA_TI_06399185_Halaman-Judul.pdf 6282.3
2. 2004_TA_TI_06399185_Bab-1.pdf 1686.34
3. 2004_TA_TI_06399185_Bab-2.pdf 8344.52
4. 2004_TA_TI_06399185_Bab-3.pdf 2331.03
5. 2004_TA_TI_06399185_Bab-4.pdf 18149.24
6. 2004_TA_TI_06399185_Bab-5.pdf 7839.11
7. 2004_TA_TI_06399185_Bab-6.pdf 1654.88
8. 2004_TA_TI_06399185_Daftar-Pustaka.pdf 860.63
9. 2004_TA_TI_06399185_Lampiran.pdf 27364.36

P PT. Sucaco Tbk. yang berlokasi di Kawasan Daan Mogot adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan kabel seperti kabel listrik, telepon dan fiber optik. Dalarn upayanya untuk meningkatkan mutu pelayanan melalui produk yang berkualitas tinggi dan ketepatan waktu pengiriman kepada konsumen, maka perusahaan harus dapat melakukan pengendalian kualitas produk dengan menjaga fasilitas produksinya seperti mesin dan peralatan penunjang lainnya . Sebagai fasilitas produksi, mesin memegang peranan penting dalam proses produksi. Apabila terjadi kerusakan secara tiba-tiba maka hal tersebut akan merugikan perusahaan dalam pemenuhan target produksinya . Untuk mengatasi hal ini maka penulis mencoba untuk membuat usulan perawatan mesin yang mencakup penentuan frekuensi pemeriksaan dan interval penggantian pencegahan dengan kriteria minimasi downtime serta nilai avaliabilitas dan reliabilitas komponen untuk mengurangi breakdown yang terjadi. Tahapan penelitian dimulai dengan menentukan mesin kritis berdasarkan jumlah waktu kerusakan terbesar. Selanjutnya dilakukan penentuan komponen kritis dari mesin tersebut dengan menggunakan metode Diagram Pareto Selanjutnya dilakukan perltitungan Index Of Fit dari waktu kerusakan dan perbaikan , uji kecocokan distribusi, perhitungan Mean Time To Failure dan Mean Time To Repair. Perhitungan interval waktu penggantian pencegahan dan pemeriksaan serta membandingkan nilai reliabilitas antara kondisi sekarang dengan kondisi yang diusulkan. Dari perhitungan didapatkan bahwa mesin kritis adalah mesin Drawing PDRM85NA, dan komponen kritis adalah komponen Annealer, Coiler, Spooler, Guide Roll, Capstan, Roll Annealer dan Panel. Perhitungan distribusi terpilih dari data selang waktu antar kerusakan komponen Annealer adalah Lognormal, komponen Coilcr adalah Weibull, komponen Spooler adalah Weibull, komponen Guide Roll adalah Exponensial, komponen Capstan adalah Exponensial, komponen Roll Annealer adalah Lognormal, komponen Panel adalah Weibull. Interval waktu penggantian berdasarkan metode Age Replacement adalah komponen Annealer 487 jam, komponen Spooler 2524 jam, komponen Roll Annealer 2916 jam, komponen Panel 1488jam. Sementara pada interval waktu pemeriksaan untuk komponen Annealer adalah 24 jam, Coiler 50 jam, Spooler 63 jam , Roll Annealer 102 jam, Panel 62 jam . Sedangkan peningkatan reliabilitas komponen Annealer sebesar 59.35 %, komponen Coiler 69.15 %, komponen Spooler 43.91 %, komponen Roll Annealer 32.09 %, komponen Panel 63.18 %.

P PT Sucaco Tbk., which is located in Daan Mogot, is one of manufacturing company which works in cable production .such as electric cable, telephone and fibre optic. Due to its effort to raise the service quality with high qualitY product and precise delivery time to its customer, then the company must control its product quality by preserving its production facility such as machines and other supporting tools. As a production facility, machines have important role in production process. Therefore, if there is a sudden breakdown, the company will face problems in fulfilling production target. To overcome this matter, the writer tries to make proposal in machine maintenance which include inspection frequency and preventive replacement interval with minimized downtime criteria and availability value and component reliability to reduce breakdown . The research starts by determining critical machine with the largest downtime. The next step is determining the critical component of the machine with Pareto Diagram Method . The calculation of index of fit from failure and repairing time, distnbution suitable test and Mean Time To Failure and Mean Time To Repair are the next steps. Replacement time interval calculation, preventive and checking also comparing reliability value between current and proposal condition. The critical machine is Drawing Machine PDRM85NA, and the critical components are Annealer, Coiler Spooler, Guide Roll, Capstan, Roll Annealer and Panel. The suitable distribution calculations from time to failure Annealer and Roll Annealer component are Lognormal, Coiler, Spooler and Panel are Weibull, Guide Roll and Capstan are Exponensial. Replacement time interval based on Age Replacement method for Annealer is 487 hours, Spooler 2524 hours, Roll Annealer 2916 hours, Panel 1488 hours. Meanwhile the checking time interval for Annealer is 24 hours, Coiler 50 hours, Spooler 63 hours, Roll Annealer 102 hours, Panel 62 hours. While the reliability increase respectively for Annealer is 59.35 %, Coiler 69.15 %, Spooler 43.91 %, Roll Annealer 32.09 %, Panel 63.18 %.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?