DETAIL KOLEKSI

Pengaruh aplikasi starbio terhadap penurunan kadar amonia limbah cair PT. Lippo Cikarang


Oleh : Dimas Hartanto

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2002

Pembimbing 1 : Bambang Sunarko

Pembimbing 2 : Budi Rahayu Kokasih

Subyek : Industrial waste

Kata Kunci : starbio, wastewater ammonia


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2002_TA_STL_08296034_Halaman-Judul.pdf 1306.13
2. 2002_TA_STL_08296034_Bab-1.pdf 707.04
3. 2002_TA_STL_08296034_Bab-2.pdf 1528.32
4. 2002_TA_STL_08296034_Bab-3.pdf 1177.08
5. 2002_TA_STL_08296034_Bab-4.pdf 1350.73
6. 2002_TA_STL_08296034_Bab-5.pdf 641.49
7. 2002_TA_STL_08296034_Daftar-Pustaka.pdf 611.8
8. 2002_TA_STL_08296034_Lampiran.pdf 2040.89

D Dalam kegiatan industri air buangan industri tidak boleh langsung dibuang kelingkungan karena dapat menyebabkan pencemaran. Air tersebut harus mengalami proses pengolahan terlebih dahulu sehingga dapat digunakan lagi atau dibuang ke lingknngan tanpa menycbabkan pencemaran pada lingkungan. Adanya senyawa nitrogen didalam air khususnya ammonia dapal dijadikan petunjuk terjadinya pencemaran. Kadar ammonia tidak boleh melebihi ambang batas yang telah ditetapkan karena dapat membahayakan bagi mahluk hidup. Pada air buangan ammonia dapat diolah secara biologis melalui proses nitrifikasi hingga menjadi nitrit dan nitrat. Starbio merupakan produk bioteknologi yang terdiri dari kumpulan bibit bibit mikroba yang digunakan sebagai starter mikroba yang diperoleh dari isolasi alami dan sangat efektif pada kondisi aerob, auaerob, dan fakultatif Didalam bubuk starbio terdapat berbagai jenis mikroba yang berasal dari tumbuhan rumput dan tanah.Pada pcnclitian ini dilaknkan pcngamalan terhadap jumlah kultur statbio dan pH dalam menurunkan konsentrasi kadar ammonia pada limbah cair, Parameter pendukung pada penelitian ini adalah MLVSS. QOD. Nitrit, dan Nitrat. Perbandingan jumlah kultnr starbio yang digunakan aaalah 3,33 %, 6.,66 %. 10 %., chm 13,33 %. Serta pada pH 6,5; 7,0; 7.5; dan 8,0.Pada penelitian inti reaktor dioperasikan pada volume kerja sebesar 15 L dari laju aliran yang konstan sebesar 0,43 m3/hari. Proses penelitian inti dilakukan setelah konsentrasi mikroorganisme mencapai 6453 mg MLVSS/L pada tahap pembenihan dan 4725 mg MT .VSS/l. pada lahap aklimatisasi. Mikroorganisme dalam reaktor merupakan faktor penting dalam penelitian, karena itu jumlah mikroorganisme yang ideal akan mempercepat penurunan kadar ammonia dalam air buangan. Hal ini dapat dilihat dengan kultur mikroba I L dalam volume kerja 15 L didapatkan effisiensi terbaik sebesar 64.71 %. Selain itu pH sistem sebaiknya diiaga pada nilai 7 karena merupakan pH yang optimal dan bersikap netral.dengan tingginya kandungan N pada effluen sebaiknya dilakukan pengolahan pre treatment dan pcngolahan lanjutan agar hasil yang dicapai dapat berada dihawah amhang batas baku mutu

W Wastewater from industrial activity should not be released to water body (river), because it would polluted the river it self. Before the wastewater released, some treatmenf should be done for reducing the pollutant concentration, so it can be safely to environment or it can be reuse.The present of ammonia in water can be use as indicator that the water has been polluted. Ammonia in water has been limited for human' s health. Inwastewater ammonia can be treated biologically as they transformation to Nitrite(N02) and Nitrate (N03). Starbio is a biotechnology product which contains microbes seeds that can be use as starter, this microbes is gained from natural isolation and very effective under aerobic, anaerobic, and facultative conditions. The aim of this researCh is to find the right composition of starbio amount in reactor and the right con ition of hydrogen ions (pH) in water. Others parameter that used in this research are l\1LVSS, Nittate, and Nitrite. The variable ofstarbio culture are 3.33 %, 6.66 %, 10 %, 13.33 % and 6.5; 7.0; 7.5; and 8.0 for hydrogen concentrations.Reactor are operated under conditions 15 L of volume and with 0.43 m3/day flows. The main research is starts after microorganism concentrations at seeding and acclimatization stage have achieved 6453 mg ML VSS/L and 4 725 mg MLVSS/L.Microorganism is the most important aspect in biologically treatment, because the right composition of microorganism culture could make ammonia removal process faster. This phenomena can be seen on I L volume of Starbio in15 L reactor volume can get 64. 71 % ammonia removal efficiency. Beside hat, there's still other aspect that need to be noticed, likes concentration of hydrogen ions at water (pH) need to stabilize at neutral (7) condition. Pretreatment unit is needed to reduce high concentration of organic-N in influent water or advanced treatment unit can be added to gain better effluent concentration

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?