DETAIL KOLEKSI

Efek antijamur kopi arabika ekstrak dan kopi robusta ekstrak terhadap candida albicans (Laporan penelitian)


Oleh : Christian Adhi Gunawan

Info Katalog

Nomor Panggil : 612.3 CHR e

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : jakarta

Tahun Terbit : 2011

Pembimbing 1 : Dr. drg. Didi Nugroho Santosa, M.Sc.

Subyek : Dentistry - Oral biology

Kata Kunci : Antifungal, arabica coffe extract, robusta coffe extract, c. albicans


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2011_TA_KG_04007029_Halaman-Judul.pdf 731.76
2. 2011_TA_KG_04007029_Bab-1.pdf 691.9
3. 2011_TA_KG_04007029_Bab-2.pdf 876.59
4. 2011_TA_KG_04007029_Bab-3.pdf 682.19
5. 2011_TA_KG_04007029_Bab-4.pdf 718.59
6. 2011_TA_KG_04007029_Bab-5.pdf 1260.15
7. 2011_TA_KG_04007029_Bab-6.pdf 675.76
8. 2011_TA_KG_04007029_Bab-7.pdf 679.8
9. 2011_TA_KG_04007029_Daftar-Pustaka.pdf 680.69
10. 2011_TA_KG_04007029_Lampiran.pdf 1247.33

K Kopi memiliki kandungan substansi sntibakteri dan antijamur yang poten. Penelitian ini dilakukan untuk melihat kemungkinan penggunaan kopi dalam perawatan atau pencegahan penyakit rongga mulut, terutama yang disebabkan oleh candida albicanns. Dalam penelitian ini, kopi yang diuji adalah kopi Arabica dan kopi Robusta, baik ekstrak maupun non-ekstrak. Daya antijamur yang dimaksud dalam penelitian ini adalah daya hambat pertumbuhan dan daya bunuh masing-masing kopi terhadap C. albicans. Daya hambat diukur berdasarkan konsentrasi hambat minimal (Minimal Inhibitory Concentration/MIC) dengan Tube Dilution Method. Sedangkan, daya bunuh diukur berdasarkan konsentrasi bunuh minimal (Minimal Fungicidal Concentration/MFC) dengan Iinoculatuin and Inhibition Test. Hasil penelitian tidak dapat menentukan MIC dari kopi Arabika non-ekstrak dan Robusha non-ekstrak, karena larutan kopi terlalu pekat pada konsentrasi 500 mg/mL. Kedua kopi non-ekstrak tersebut juga tidak memiliki MFC karena C. albicans tumbuh pada semua konsenrasi. Pada kopi Arabica ekstrak dan Robusta ekstrak didapati MIC pada konsentrasi 125 mg/mL. Kopi Arabika ekstrak memiliki MFC pada konsentrasi 125 mg/mL, sedangkan kopi Robusha ekstrak memiliki MFC pada konsentrasi 250 mg/mL.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?