DETAIL KOLEKSI

Hubungan flow rate saliva dengan karies gigi (studi pustaka)


Oleh : Hanny Ilanda

Info Katalog

Nomor Panggil : 614 HAN h

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2008

Pembimbing 1 : drg. J. Widijanto Sudhana, M. Kes.

Subyek : Dentistry - Dental caries

Kata Kunci : dental caries, salivary flow.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2008_TA_KG_04005090_Halaman-Judul.pdf 3222.42
2. 2008_TA_KG_04005090_Bab-1.pdf 1920.7
3. 2008_TA_KG_04005090_Bab-2.pdf 8200.89
4. 2008_TA_KG_04005090_Bab-3.pdf 3435.02
5. 2008_TA_KG_04005090_Bab-4.pdf 985.38
6. 2008_TA_KG_04005090_Daftar-Pustaka.pdf 2428.11

K Karies gigi adalah penyakit yang multifaktorial. Proses terjadinya karies gigi melibatkan sejumlah faktor yang saling berinteraksi satu sama lain yaitu gigi dan saliva (host), mikroorganisme, substrat dan waktu. Proses ini dapat terganggu dengan adanya respon imun. Perangsangan pengeluaran saliva adalah suatu respons refleks yang dimulai oleh reseptor citarasa, reseptor bau dan reseptor raba dalam mulut akibat pengunyahan. Saliva membilas dan menutupi permukaan gigi serta mukosa mulut dengan lapisan musin yang tipis. Lapisan tersebut dapat melindungi gigi dari pembentukan plak penyebab karies. Apabila flow rate saliva berkurang, susunan mikroflora mulut juga mengalami perubahan, dimana mikro organisme kariogenik seperti Streptococcus Mutans, Lactobacillus dan Candida meningkat. Selain itu, fungsi bakteriostatik dari saliva juga berkurang. Akibatnya akan terjadi peningkatan jumlah karies gigi, infeksi candida dan gingivitis.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?