DETAIL KOLEKSI

Teknik pengeluaran baru saliva pada muara duktus whartoni dan komplikasinya (studi pustaka)


Oleh : Bertha Elysia Setio

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.522 BER t

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2009

Pembimbing 1 : drg. Wintono Komarjadi, Sp. BM.

Subyek : Oral surgery

Kata Kunci : sialolithiasis, sialolith, submandibular duct


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2009_TA_KG_04006031_Halaman-Judul.pdf 3207.47
2. 2009_TA_KG_04006031_Bab-1.pdf 1231.98
3. 2009_TA_KG_04006031_Bab-2.pdf 8724.11
4. 2009_TA_KG_04006031_Bab-3.pdf 2098.71
5. 2009_TA_KG_04006031_Bab-4.pdf 1295.69
6. 2009_TA_KG_04006031_Daftar-Pustaka.pdf 1447.04

S Sialolithiasis menunjukkan suatu formasi batu pada kelenjar saliva. Keadaan ini umumnya terlihat pada kelenjar dan duktus submandibula kira-kira 80% kasus. Sialolithiasis submandibula seringkali ditemukan dekat muara duktus Whartoni atau sepanjang duktus. Gejala khas dari sialolithiasis adalah nyeri dan pembengkakan, terjadi setiap kali makan. Diagnosis berdasarkan riwayat penyakit dan pemeriksaan klinis. Diagnosis diperkuat dengan plain film, CT scan, ultrasound, sialography, atau endoskopi. Perawatan dapat dilakukan dengan menghisap sesuatu yang asam, seperti lemon yang mungkin meningkatkan saliva dan secara spontan mengeluarkan batu. Batu saliva pada duktus memungkinkan dikeluarkan dengan pemijatan atau dengan sialototomi. Pertimbangan lainnya yaitu dengan mengeluarkan kelenjar (Submandibulektomi).

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?