DETAIL KOLEKSI

Usulan peningkatan kepuasan pelanggan studio musik 29 menggunakan metode quality benchmarking deployment dan kansei engineering


Oleh : Bimo Prakoso

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2011

Pembimbing 1 : Didien Suhardini

Pembimbing 2 : Wisnu Sakti D. ST. Msc

Subyek : Planning;management techniques;strategic planning;program planning;planning methods.;.

Kata Kunci : perencanaan strategis,Kepuasan pelanggan, Studio musik, Kansei Word, Importance Performance Analysis


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2011_TA_TI_06304055_Judul.pdf 1889.84
2. 2011_TA_TI_06304055_Abstrak.pdf 1249.81
3. 2011_TA_TI_06304055_Daftar-isi.pdf 3592.2
4. 2011_TA_TI_06304055_Daftar-Pustaka.pdf 856.32

D Dalam lingkungan bisnis usaha yang semakin berkembang, usaha di bidang studio musik menunjukkan adanya persaingan yang cukup ketat. Berbagai upaya dilakukan untuk memenuhi kepuasan para pelanggan dan meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih baik dari pesaingnya. STUDIO MUSIK 29 yang bergerak dibidang usaha studio musik menghadapi persaingan dengan AMC Music Studio. AMC Music Studio memiliki jumlah pelanggan lebih banyak dari STUDIO MUSIK 29. Tujuan penelitian adalah mengetahui nilai rata-rata tingkat kepentingan dan kepuasan pelanggan dari STUDIO MUSIK 29 dan AMC Music Studio, serta memberikan usulan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan pada STUDIO MUSIK 29. Dari hasil penyebaran kuesioner pendahuluan didapatkan 22 atribut kebutuhan pelanggan pada STUDIO MUSIK 29. Selanjutnya pembahasaan dilakukan menggunakan Kansei word sehingga didapat 22 atribut yang digunakan sebagai kuesioner penelitian. Nilai rata-rata tingkat kepentingan atribut kebutuhan pelanggan STUDIO MURK 29 cukup tinggi sebesar 4,12 dan tingkat kepuasannya ctikup rendah sebesar 3,64. Untuk AMC Music Studio didapat nilai rata-rata tingkat kepuasan sebesar 4,48. Hal ini tentu menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pelanggan TUDI MUSIK 29 masih dibawah AMC Musci Studio. Dengan menggunakan Imp lance Pe ormance Analysis yang masuk kuadran I, yaitu sebanyak 5 atribut akOn diprior task an dan akan diolah dalam Quality Benchmarking Development. Dad 5 atribut kebutuhan pelanggan didapat 15 karakteristik teknis STUDIO MUSIK 29. Setelah melakukan pembentukan matriks Quality Benchmarking Deployment dan diproyeksikan dengan House Of Quality didapatkan 3 prioritas utama dalam usaha peningkatan kualitas pelayanan STUDIO MUSIK 29, yatu adanya uji kualitas alat musik secara berkala, karyawan yang kompeten pada bidangnya dan memberikan display atau tulisan pada ruang studio musik bahwa microphone tidak diperbolehkan diketuk.

I In the developing business environment, the music studio business showing a tight competition. Various effort has been done to fulfill the customer's satisfaction and improve the service quality which is better than the other competitor. STUDIO MUSIK 29 which works in music studio business having a compettion with AMC Music Studio. AMC Music studio have more customer than STUDIO MUSIK 29. The aim of this research is to know the average value of importance level and customer's satisfaction from STUDIO MUSIK 29 and AMC Music Studio also to give opinion to improve customer's satisfaction in STUDIO MUSIK 29. From the first quisioner's result, 22 attributes of customer's need in STUDIO MUSIK 29. Next, the discussion continued using kansei word so that we will get 22 attributes that used for research quisioner. The average need value of STUDIO MUSIK 29 is 4,12 and the customer's satisfaction value is 3,64. For AMC Music Studio the customer's satisfaction value is 4,48. Using the Importance Performance Analysis that included in the first quadrant is the prority, 5 attributes and will be processed in Quality Benchmarking Development. From 5 customer's needed attributes,achieved 15 technical characteristic of STUDIO MUSIK 29. After making the matrix of Quality Benchmarking Development, and projected by the House of Quality, there are 3 main priorities for the improvement of STUDIO MUSIK 29, such as continously music quality control, competent operator, and never knocked the microphone.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?