DETAIL KOLEKSI

Identifikasi peringkat risiko dalam kontrak konstruksi yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian pada proyek konstruksi


Oleh : Ahmad Satrio Wicaksono

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Jan Agustina

Subyek : Risk management;Payment delay;Legal action;Physical work

Kata Kunci : RISK MANAGEMENT; PAYMENT DELAY; LEGAL ACTION


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 051.10.005-HALAMAN-JUDUL.pdf 573.61
2. 051.10.005-BAB-I.pdf 106.88
3. 051.10.005-BAB-II-.pdf 461.53
4. 051.10.005-BAB-III.pdf 550.8
5. 051.10.005-BAB-IV.pdf 572.16
6. 051.10.005-BAB-V.pdf 110.41
7. 051.10.005-DAFTAR-PUSTAKA.pdf 205.81

K Kegiatan proyek konstruksi adalah kegiatan yang sarat dengan risiko – risiko yangharus dipahami oleh para pelaku konstruksi. Keterlambatan merupakan salah saturisiko dalam kontrak konstruksi yang dapat mengakibatkan kerugian dari pihak penyedia jasa dan pengguna jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor - faktor risiko yang paling dominan dalam kontrak konstruksi yang menyebabkan keterlambatan penyelesian proyek konstruksi. Faktor – faktor penting dalam kontrak konstruksi yang menyebabkan keterlambatan adalah keterlambatan pembayaran dan sengketa, pengarahan dan pengawasan, dan pekerjaan fisik. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan penyebaran kuisioner kepada para pelaku konstruksi. Metode pengolahan data dilakukan dengan SPSS dan AHP. Hasil penelitian menunjukan faktor risiko yang dominan dalam kontrak kontruksi yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian proyek konstruksi, untuk keterlambatan, pembayaran dan sengketa: teknis pekerjaan tidak sesuai kontrak, kepemilikan lapangan, keterlambatan melakukan pembayaran, pengguna jasa gagal dalam mematuhi ketentuan pembayaran, keterlambatan diluar kendali para pihak, tidak efisien dalam melaksanakan pekerjaan. Untuk pengarahan dan pengawasan adalah komunikasi yang buruk, desain yang cacat, pengguna jasa lambat terhadap izin dan persetujuan, tidak memenuhi ketentuan prosedur keselamatan, perubahan desain/detail pekerjaan pada waktu pelaksanaan.Sedangkan untuk pekerjaan fisik adalah kondisi tanah, kurangnya tenaga kerja, mensub kontrakkan seluruh pekerjaan, ketersediaan tenaga kerja.

T The project construction activity is activity with full of risks which must be understood. Delay is one of risk in contract construction may causes financial loss for provider of service (contractor/consultant) eventhough for users of service. The purpose of this research is to identify the most risky factor from contract contruction that may causes finishing delay of project construction.The main factor that may causes finishing delay is: payment and legal action delay, instruction and controlling, physical work. In this research using methode of distributing questionnaire to construction performer. This research use SPSS and AHP for analitical method. The result of this research is indicated the most dominant risk factor which is causes finishing delay of project contruction, for delay, payment and legal action is: working technical is not equal with contract, ownership of field, payment delay, users of service failed for fullfil paymentprocedure, out of control delay, not efficient working. For instruction and controlling is bad communication, deformity design, users of service late about permission and approval, ignorance safety procedure, changed detail of job at carrying out time. Meanwhile for physical work is condition of soil, not enough worker, give all the contract to another provider service, worker availabillity.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?