DETAIL KOLEKSI

Analisis pengaruh modulasi adaptif terhadap throughput pada wimax


Oleh : Topaz Tririzkiadhie Kumoro

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2011

Pembimbing 1 : Suhartati Agoes

Subyek : Communications technologies - wifi;Observations - performance wimax

Kata Kunci : wimax, networking, communication


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2011_TA_EL_06206015_1_Halaman-Judul.pdf 2413.76
2. 2011_TA_EL_06206015_7_Daftar-Pustaka.pdf 598.17
3. 2011_TA_EL_06206015_8_Lampiran.pdf 2303.71

T Teknologi komunikasi kini telah memasuki generasi yang terbaru, yaitu generasi ke-4. WiMAX merupakan salah satu dari teknologi komunikasi terbaru yang telah mendukung kemampuan 4G. Memiliki kemampuan seperti Wi-Fi tetapi memiliki luas jaringan seperti GSM. Teknologi ini juga disebut akan menjadi salah satu teknologi masa depan.Dalam analisis ini, akan dilihat bagaimana kinerja dari WiMAX saat ini di Indonesia terutama yang dijalankan oleh PT. CSM. Nilai RSSI tertinggi yang dicapai dari basil pengamatan dan hasil perhitungan dengan kondisi LOS dan kondisi NLOS berurutan sebesar -51 dBm, -35.55 dBm dan -61,58 dBm. Nilai RSSI terendah yang dicapai dari hasil pengamatan dan hasil perhitungan dengan kondisi LOS t. in kondisi NLOS sebesar - 78 dBm, -47,96 dBm dan 78,99 dBm. Dan hasil perhitung n nilai SNR dengan RSSI pengamatan yang paling tin, Ti, sebesar 47.29 03 dicapai olr. Nawawi. Sedangkan nilai yang terendah sebesar 20.29 dB dicapai oleh Yusuf. Dan hasil analisa throughput terlihat maksimum nilai yang dapat dicapai oleh sistem mencapai nilai 11,404 Mbps untuk uplink dan 34,214 Mbps untuk downlink pada saat menggunakan modulasi 64 — QAM 3/4.

C Communications technologies have now entered a new generation, namely the 4th generation. WiMAX is one of the two latest communication technologies that have supported the ability of 4G. Has the capability such as Wi-Fi but has a wide network such as GSM. This technology is also referred to will be one future technology. In this study, will be seen how the performance of WiMAX is currently in Indonesia especially those run by PT. CSM. The highest achievement of the RSSI value, from the observations and results of calculations with the LOS and NLOS conditions are - 51 dBm, -35.55 dBm and -61.58 dBm respectively. The lowest achievement of the RSSI value from the observations and results of calculations with the LOS and NLOS conditions in sequence is -78 dBm, -47.96 dBm and -78.99 dBm. From the calculation of SNR values with the highest RSSI observations, amounting to 47.29 dB is achieved by Nawawi. While the lowest value at 20:29 dB achieved by Yusuf. From the analysis throughput that can be seen the maximum value achieved by the system reaches 11.404 Mbps for uplink and 34.214 Mbps for downlink when using modulation 64 - QAM 3 / 4.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?