DETAIL KOLEKSI

Pengaruh Klorheksidin Dalam Mengurangi Insidensi Alveolar Osteitis Pasca Pencabutan Gigi (Studi Pustaka)


Oleh : Farah Nur Fitriani Nabilah

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.605 Nab p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : drg. Agus Darmawan

Pembimbing 2 : -

Subyek : Oral Surgery

Kata Kunci : tooth extraction complications, alveolar osteitis, blood clots, chlorhexidine mouthwash, prevention


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_KG_04011237_Bab-1-Pendahuluan.pdf 648.61
2. 2015_TA_KG_04011237_Halaman-Judul.pdf 1354.63
3. 2015_TA_KG_04011237_Bab-2-Tinjauan-Pustaka.pdf 1226.42
4. 2015_TA_KG_04011237_Bab-3-Pembahasan.pdf 670.2
5. 2015_TA_KG_04011237_Bab-4-Kesimpulan-dan-Saran.pdf 627
6. 2015_TA_KG_04011237_Daftar-Pustaka.pdf 738.51

K Komplikasi yang paling sering terjadi dan terasa sakit setelah pencabutan gigi adalah alveolar osteitis. Alveolar osteitis merupakan proses peradangan pada tulang alveolar. Daerah bekas pencabutan gigi yang mengalami komplikasi ini awalnya terisi oleh bekuan darah yang berwarna keabuan, kemudian bekuan darah tersebut rusak dan menghilang meninggalkan soket gigi yang mengandung tulang yang terbuka sehingga soket gigi tersebut kosong dan menjadi kering. Rasa sakit akan dialami pada setiap daerah tulang yang dibiarkan terus terbuka di dalam mulut. Komplikasi ini terjadi karena adanya perubahan plasminogen menjadi plasmin pada sistem fibrinolitik dengan adanya keterlibatan bakteri yang membantu pembentukan plasmin tersebut sehingga dapat merusak bekuan darah. Penggunaan obat kumur klorheksidin sebelum dan setelah dilakukan pencabutan gigi efektif sebagai tindakan pencegahan karena dapat menghambat pertumbuhan atau membunuh mikroorganisme pada jaringan hidup dengan menimbulkan kebocoran sel serta mempunyai efek membatasi dan mencegah infeksi agar tidak menjadi lebih parah. Namun dapat mengakibatkan adanya stain pada gigi serta dapat mengubah persepsi rasa di lidah jika digunakan dalam jangka panjang.

T The most common complications and painful that occur after tooth extraction is alveolar osteitis. Alveolar osteitis is the inflammation of the alveolar bone. The previous tooth extractions area which having the complication are initially filled by grayish blood clot, later the blood clot is broken and disappeared leaving the tooth socket open which make the socket become empty and dry. The pain will occur in every area of bone that is left exposed in the mouth. This complication occurs due to a change of plasminogen to plasmin in the fibrinolytic system with the involvement of bacteria that help the formation of plasmin, which damage the blood clot. The use of mouthwash chlorhexidine before and after tooth extraction can be effective as a preventive measure because it can inhibit the growth of microorganisms on living tissue or kill them by causing cell leakage and it also has the effect of limiting and preventing infections from becoming more severe. But may results in stains on the teeth and change the perception of taste in the tongue when used long term.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?