DETAIL KOLEKSI

Perbandingan kualitas semen kelas A dan kelas G dengan menggunakan aditif dispersant dan defoamer pada kegiatan PLUG Abandon


Oleh : Arif Nur Hadi

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Lilik Zabidi

Pembimbing 2 : Cahaya Rosyidan

Subyek : Cement - Compressive strength;Drilling wells

Kata Kunci : aditif semen, dispersant, abandon activity


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_TM_07111052_Halaman-judul.PDF 1324.83
2. 2016_TA_TM_07111052_Bab-1.PDF 691.2
3. 2016_TA_TM_07111052_Bab-2.PDF 1145.7
4. 2016_TA_TM_07111052_Bab-3.PDF 1586.26
5. 2016_TA_TM_07111052_Bab-4.PDF 984.14
6. 2016_TA_TM_07111052_Bab-5.PDF 745.78
7. 2016_TA_TM_07111052_Bab-6.PDF 551.56
8. 2016_TA_TM_07111052_Daftar-pustaka.PDF 563.75
9. 2016_TA_TM_07111052_Lampiran.PDF 2095.46

P Penyemenan sumur secara integral, merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam suatu operasi pemboran, baik sumur minyak maupun gas. Semen tersebut digunakan untuk melekatkan rangkaian pipa selubung dan mengisolasi zona produksi serta mengantisipasi adanya berbagai masalah pemboran. Didalam kegiatan penyemenan sumur, kualitas kondisi sumur dapat ditentukan dari sejauh mana kualitas semen yang digunakan, kualitas semen yang digunakan tersebut sangat penting untuk diperhatikan agar mendapatkan konstruksi sumur yang dapat bertahan lama. Untuk itulah perlu dilakukan studi laboratorium untuk mengetahui komposisi dan sifat fisik semen yang digunakan dalam kegiatan penyemenan sumur. Semen pemboran menurut IPA specification 10A dibagi atas beberapa jenis, pada penelitian ini akan membahas tentang perbandingan kualitas semen kelas A dan kelas G dalam kegiatan plug abandon pada kedalaman yang berbeda. Untuk merekayasa sifat semen seperti yang diinginkan dibutuhkan penambahan aditif pada bubur semen, jenis aditif yangdigunakan pada penelitian ini adalah dispersant dan defoamer. Dispersant adalahsejenis zat pengencer semen sedangkan defoamer merupakan aditif yangdigunakan untuk mencegah terjadi nya busa pada saat pemompaan semen. Denganbeberapa kali percobaan di laboratorium, akan diperoleh formulasi semen dankomposisi aditif yang dibutuhkan, dalam arti bahwa dengan menggunakan bahanaditif tersebut kita dapat menentukan sifat fisik semen seperti yang kita inginkan,sehingga semua proses penyemenan nanti nya dapat berjalan dengan baik.

C Cementing wells integrally is one aspect that is very important in a drillingoperation, whether in oil wells or gas wells. The cement used to attach the circuitcasing and isolate the production zone and to anticipate the problems that occursin drilling. In well cementing activity, the quality of the well condition can bedetermined from the quality of the cement used. The quality of the cement thatused is very important to notice in order to get the long last wells construction.Therefore, it needs laboratory research to determine the composition and physicalproperties of the cement that used in the well cementing operation. Drillingcement according to IPA spec 10A divided into several types, this research willdiscuss about the quality comparison between cement class A and class G in plugabandon operation at different depths. To modify the properties of the cement, itneeds additives for the cement slurry, the type of the additives that can be used inthis research is the dispersant and defoamer. Dispersant is a kind of cementthinningsubstance while defoamer is an additive that used to prevent the foamsthat occurs when cements pumping. With some trials in the laboratory, it willdetermine the cement formulation and additive composition that needed, it meansby using the additive substances, we can determine the physical properties ofcement as we want, so all of the cementing process can run well.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?