DETAIL KOLEKSI

Penerapan metode FMEA (failure mode and effect analysis) dan menggunakan sistem pakar dalam perbaikan kualitas produk drum di PT. Pelangi Indah Canindo


Oleh : Aldhi Pratama P.

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2011

Pembimbing 1 : Johnson Saragih

Pembimbing 2 : Dedy Sugiarto

Subyek : Quality control;Metal - Industry;Production – Process

Kata Kunci : FMEA, expert system, product quality, PT. Pelangi Indah Canindo


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2011_TA_TI_06306003_1_Halaman-Judul.pdf 6379.42
2. 2011_TA_TI_06306003_2_Bab-1.pdf 2214.8
3. 2011_TA_TI_06306003_3_Bab-2.pdf 17671.94
4. 2011_TA_TI_06306003_4_Bab-3.pdf 2768.42
5. 2011_TA_TI_06306003_5_Bab-4.pdf 46513.49
6. 2011_TA_TI_06306003_6_Bab-5.pdf 5043.79
7. 2011_TA_TI_06306003_7_Bab-6.pdf 1352.54
8. 2011_TA_TI_06306003_8_Daftar-Pustaka.pdf 895.63
9. 2011_TA_TI_06306003_9_Lampiran.pdf 21321.24

P PT. Pelangi Indah Canindo merupakan salah satu produsen dalam industri metal di Indonesia yang memproduksi pail can, general can dan drum. Produk drum yang diproduksi biasanya digunakan sebagai tempat oli, air dan cairan kimia. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah tingginya tingkat cacat pada produk drum yang dihasilkan. Berdasarkan data cacat produk drum tahun 2009 dan tahun 2010 (sampai dengan bulan September), diketahui bahwa persentase jumlah produk carat pada tahun 2010 (sampai dengan bulan September) mengalami peningkatan sebesar 0.68 % dari tahun 2009. Setelah dilakukan wawancara dengan pihak perusahaan, pengamatan langsung dan pengumpulan data, diketahui bahwa peningkatan tersebut disebabkan karena terj adinya kegagalan-kegagalan proses saat proses produksi berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kegagalan-kegagalan proses yang terjadi selama proses produksi drum dan memberikan usulan perbaikan untuk menanggulangi penyebab-penyebab kegagalan proses tersebut. Oleh karena itu, digunakan metode Failure Mode and Effect Analysis untuk mengidentifikasi kegagalan proses yang terjadi selama proses produksi drum, penyebab kegagalan proses tersebut, efek yang ditimbulkannya serta mengidentifikasi ko trol perusahaan dalam menangani penyebab kegagalan yang terjadi. Setelah semua teridentifikasi, dilakukan pemberian nilai severity, occurrence, detection terhadap setiap kegagalan proses yang terjadi dan dilakukan perhitungan nilai RPN yang berasal dari perkalian antara nilai severity, occurrence dan detection tersebut. Selanjutnya dilakukan pengelompokkan nilai RPN untuk mengetahui penyebab kegagalan yang perlu menjadi prioritas penanggulangan adalah tekanan angin tidak stabil (RPN=216), chiller (pendingin) tidak berfungsi dengan baik (RPN=180), kondisi roll & chuck seamer aus(RPN = 180) dan lubang nozzle tersumbat (RPN=175). Hasil pengolahan data dengan metode FMEA tersebut kemudian digunakan sebagai basis pengetahuan (knowledge base) dalam merancang suatu sistem pakar. Perancangan sistem pakar ini bertujuan untuk memudahkan dalam mengidentifikasi kegagalan proses yang terjadi. Proses identifikasi diawali dengan menanyakan efek yang terjadi pada produk drum, kemudian dilakukan identifikasi kegagalan proses dan penyebabnya yang menyebabkan terjadinya efek yang bersangkutan. Dan keterangan-keterangan yang diinput tersebut, sistem pakar dapat memberikan usulan tindakan untuk menanggulangi penyebab kegagalan proses yang terjadi.

P PT. Pelangi Indah Canindo is one of the producers in metal industry in Indonesia which produce pail can, general can and drum. Drum products produced are usually used as a place of oil, water and chemical liquids. The problem faced by the company is the high level of defects in the resulting drum product. Based on drum product defect data for 2009 and 2010 (up to September), it is known that the percentage of carat product in 2010 (up to September) has increased by 0.68% from 2009. After interview with the company, direct observation and data collection, it is known that the increase is due to the presence of process failures during the production process takes place. The purpose of this study is to identify the process failures that occur during the drum production process and provide suggestions for improvement to address the causes of failure of the process. Therefore, the Failure Mode and Effect Analysis method is used to identify process failures that occur during the drum production process, the cause of the failure of the process, the effects it generates and identify the firm's trolleys in dealing with the cause of the failure. After all identified, severity, occurrence, detection of each process failure occurred and calculated RPN value derived from the multiplication of severity, occurrence and detection value. The RPN values ​​are then grouped to determine the causes of failure that need to be a priority of countermeasures: unstable wind pressure (RPN = 216), chiller not working properly (RPN = 180), roll & chuck seamer aus condition (RPN = 180) and clogged nozzle holes (RPN = 175). The results of data processing with FMEA method is then used as a knowledge base (knowledge base) in designing an expert system. The design of this expert system aims to facilitate in identifying the failure of the process that occurred. The identification process begins by asking about the effect of the drum product, then identifying the failure of the process and its causes causing the effect. And the inputted statements, expert system can provide action suggestions to cope with the causes of process failure that occurred.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?