DETAIL KOLEKSI

Usulan perancangan sistem informasi pergudangan dengan pendekatan proses system development life cycle di PT. Tiki JNE


Oleh : Christina Adriani Pujima

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2011

Pembimbing 1 : Dadang Surjasa

Pembimbing 2 : Winnie Septiani

Subyek : Warehouses - Data processing

Kata Kunci : design of information systems, warehousing information systems, system life cycle development, PT. T


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2011_TA_TI_06307064_1_Halaman-Judul.pdf 6735.03
2. 2011_TA_TI_06307064_9_Daftar-Pustaka.pdf 804.96
3. 2011_TA_TI_06307064_10_Lampiran.pdf 14822.12

P PT Tiki JNE merupakan perusahaan dalam bidang pergudangan dan pendistribusian. Perusahaan ini melayani pengiriman baik dalam negeri maupun ke luar negeri dengan pelanggan berupa perusahaan-perusahaan yang menyimpankan barang-barangnya di gudang dan kemudian akan dikirirnkan ke pelanggan dalam kurun waktu yang belum ditentukan di awal. Barang yang disimpan memiliki tingkat kuantitas dan keragaman yang besar, yaitu sekitar 300-1000 ragam barang . Penyimpanan data saat ini dilakukan dengan cara manual yaitu dengan menggunakan Software Microsoft Excel sebagai database. Jika dilihat dari keragaman barang yang cukup banyak, orang yang bertugas di gudang akan kesulitan dalam memasukkan dan mencari barang yang akan dicari dan diperbaharui, sehingga menimbulkan tingkat kesalahan yang cukup besar. Sistem informasi yang akan dibangun adalah sistem informasi pergudangan dengan menggunakan pendekatan proses System Development Life Cycle (SDLC). System Development Life Cycle merupakan suatu model konseptual yang digunakan dalam manajemen proyek. Sistem ini menggambarkan tahap-tahap yang terlibat dalam proyek pengembangan sistem informasi dari studi kelayakan awal melalui pemeliharaan aplikasi selesai. Tahapan-tahapan yang dilakukan melalui pendekatan ini adalah tahap perencanaan, tahap analisis, tahap perancangan, dan tahap penerapan. Pengguna sistem ini adalah manager departemen, supervisor, junior supervisor, dan pic gudang. Dalam membangun sistem, digunakan beberapa software seperti: Software Microsoft SQL Server 2005 dan Software Microsoft Visual Basic 2005. Dengan sistem informasi yang dibangun tersebut, maka data yang ada di sistem database bisa lebih cepat di-update, dapat digabungkan dengan data yang ada di bagian gudang, dapat diketahui lebih mudah tanggal pengirimannya untuk data barang yang masuk (inbound) dan barang yang keluar (outbound), serta dapat memberikan kemudahan dalam pembuatan laporan. Setelah sistem selesai dibangun, akan dilajutkan dengan veriftkasi dan validasi. Verifikasi dan validasi dilakukan dengan cara menguji sistem dengan data laporan bulanan. Hasil dari implementasi ke perusahaan adalah Sistem Informasi Pergudangan yang telah dirancang dapat memberikan aliran informasi yang lebih sistematis.

P PT Tiki JNE is a company in the field of warehousing and distribution. The company serves both domestic and overseas shipments with customers in the form of companies that store their goods in warehouses and then will be sent to customers within an undetermined timeframe at the earliest. Stored goods have a large quantity and diversity level, which is about 300-1000 items. Data storage is currently done manually by using Microsoft Excel as the database. If seen from the diversity of goods that quite a lot, the person who served in the warehouse will be difficult in entering and looking for items to be sought and updated, resulting in a considerable error rate. Information system that will be built is warehousing information system using Process Development Life Cycle (SDLC) approach. System Development Life Cycle is a conceptual model used in project management. This system describes the stages involved in the information system development project from the initial feasibility study through the maintenance of completed applications. The steps undertaken through this approach are the planning phase, the analysis phase, the design stage, and the implementation stage. The users of this system are department managers, supervisors, junior supervisors, and pic warehouses. In building the system, used some software such as: Software Microsoft SQL Server 2005 and Microsoft Visual Basic 2005 software. With the built information system, then the data in the database system can be updated faster, can be combined with the data in the section warehouse, can be known more easily delivery date for incoming goods data (inbound) and outbound goods (outbound), and can provide convenience in making reports. Once the system is completed, it will be completed with verification and validation. Verification and validation is done by testing the system with monthly report data. The result of the implementation to the company is the Warehousing Information System that has been designed to provide a more systematic flow of information.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?