DETAIL KOLEKSI

Perencanaan teknis operasional pengelolaan persampahan di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi


Oleh : Adityo Jati

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Ratnaningsih

Pembimbing 2 : Pramiati Purwaningrum

Subyek : Solid waste management;Solid waste transportation

Kata Kunci : solid waste collection, solid waste transportation, the composition, solid waste generation


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_TL_082011001_Halaman-judul.pdf 912.67
2. 2016_TA_TL_082011001_Bab-1.pdf 267.14
3. 2016_TA_TL_082011001_Bab-2.pdf 569.51
4. 2016_TA_TL_082011001_Bab-3.pdf 422.89
5. 2016_TA_TL_082011001_Bab-4.pdf 938.77
6. 2016_TA_TL_082011001_Bab-5.pdf 1257.63
7. 2016_Ta_TL_082011001_Bab-6.pdf 752.28
8. 2016_TA_TL_082011001_Bab-7.pdf 198.28
9. 2016_TA_TL_082011001_Daftar-pustaka.pdf 199.99
10. 2016_TA_TL_082011001_Lampiran.pdf 36827.3

T Tambun Selatan merupakan salah satu Kecamatan yang berada di wilayah administratif Kabupaten Bekasi dengan luas wilayah 3.505,51 Ha dan terletak antara 6º 10’ 8” Lintang Selatan dan 106º 57’ 53” Bujur Timur.Pengelolaan sampah di Kecamatan Tambun Selatan dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kebersihan Wilayah 2 Kabupaten Bekasi. Tingkat pelayanan sampah di Kecamatan Tambun Selatan pada tahun 2015 baru mencapai 5,65% dengan volume timbulan sampah sebesar 1656,92m3/hari.Persen pelayanan inimasih jauh dari angka yang dianjurkan oleh Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Tahun 2013 mengenai peningkatan pelayanan sektor sanitasi termasuk pelayanan sampah, yaitu mencapai angka 70%. Metodologi perencanaan mengacu pada SNI 19-2454-2002. Untuk menentukan sistem pengumpulan dan pengangkutan sampah, dilakukan pengamatan timbulan dan komposisi sampah yang diperoleh dengan melakukan sampling terhadap 80 Kepala Keluarga sebagai wilayah permukiman, dan 20 objek non permukiman. Hasil sampling diperoleh laju timbulan sampah perkotaan sebesar 0,66 Kg/org/hari dengan persentase komposisi sampah adalah 59,29% sampah organik dan 40,71% sampah non organik. Kepadatan sampah perkotaan sebesar 0,2 Kg/Liter. Periode perencanaan teknis operasional pengelolaan sampah di Kecamatan Tambun Selatan direncanakan untuk 20 tahun mendatanghingga tahun 2035. Perencanaan ini bertujuan untuk mengoptimalkan teknis operasional pengelolaan baik sarana maupun prasarana persampahan di Kecamatan Tambun Selatan agar lebih efektif dan efisien. Dalam perencanaan teknis operasional, diberikan 2 alternatifdengan menggunakan konsep 3R. Berdasarkan pertimbangan biaya dan efektivitas operasional pengelolaan sampah, maka Alternatif II adalah alternatif terpilih.

T Tambun Selatansub-districtis onesub-districtlocated inthe administrative area ofBekasi Districtwith an area of3505.51hectaresand is locatedbetween6º10'8 "South latitude and 106º57'53" LongitudeEast. Solid waste managementin the District ofSouthTambunis managedby theTechnical Implementation Unit or in Indonesian language Unit Pelaksanaan Teknis Dinas”(UPTD) CleanlinessRegion 2Bekasi Regency.Until2015garbageservice coveragein the district ofTambunSelatan only reached5.65% with 1656,92m3/day solid waste generation.This service coverage is still farfrom thefiguresrecommendedby theRegulation of the Ministerof Public Worksin 2013on the improvement ofsanitationservicesincludingsolid waste management servicesas high as 70%. Planning methodologyrefers to SNI 19-2454-2002. Todetermine thesystem ofcollection and transportation ofgarbage, observationof the existingcomposition and generation ofgarbageobtained is require by samplingthe80heads of householdasresidential areasand20non-residential objects. The sampling resultsobtainedurbansolid waste generationrateof 0.66kg/person /daywith the percentagecomposition of the wasteis59.29% 40.71% organic andanorganic waste. Urban wastedensityof 0.2Kg/Liter. Technicalplanning periodwaste managementoperationsin the District ofSouthTambunis plannedfor thenext 20 years,until2036. This planaims tooptimizebothtechnical and operationalmanagementof solid wastefacilities and infrastructurein the district ofTambun Selatan to be moreeffectiveandefficient. In the planning technical operation, giventwoalternativeswith 3R concept. Base oncost considerations and effectivines,thenAlternativeIIisthe selected alternative.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?