DETAIL KOLEKSI

Perancangan lansekap agrowisata Salib Putih Kota Salatiga (Kontemplatif Landscape)


Oleh : Cintani Tri Agustina

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2008

Pembimbing 1 : Etty Indrawati

Pembimbing 2 : Isamoe Prasodjo

Subyek : Farms - Recreational use;Landscape design

Kata Kunci : landscape design, Salib Putih agrotourism, Salatiga City


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2008_TA_SAL_08103011_Halaman-judul.pdf 1402.81
2. 2008_TA_SAL_08103011_Bab-1.pdf 500.92
3. 2008_TA_SAL_08103011_Bab-2.pdf 2498.56
4. 2008_TA_SAL_08103011_Bab-3.pdf 1510.88
5. 2008_TA_SAL_08103011_Bab-4.pdf 812.99
6. 2008_TA_SAL_08103011_Bab-5.pdf 3703.87
7. 2008_TA_SAL_08103011_Bab-6.pdf 1864.93
8. 2008_TA_SAL_08103011_Daftar-pustaka.pdf 62.57
9. 2008_TA_SAL_08103011_Lampiran.pdf 5149.24

A Agrowisata Salib Putih merupakan salah satu kawasan potensi wisata yang berada di Kota Salatiga, Jawa Tengah. Lokasi pengembangan Potensi Agrowisata Salib Putih terletak di kelurahan Mangunsari.Agrowisata Salib Putih memiliki luas ±20Ha. lnterpretasi lansekap yang di gunakan adalah Lansekap sebagai pandangan hidup (Landscape as Ideology). Terna rancangangan adalah "Lansekap Kontemplasi (Kontemplatif Landscape)". Adapun interpretasi dari tema tersebut adalah mencoba menata lansekap dari kawasan Agrowisata Salib Putih yang mengangkat nilai-nilai simbolik religius kristen melalui kegiatan rekreasi ruang terbuka sebagai tempat untuk merefleksikandiri dan membuka diri ~epada Tuhan.Tujuan dari perancangan lansekap adalah Mengoptimalkan dan memanfaatkan Agrowisata Salib Putih sebagai tempat untuk merefleksikan diri dan membuka diri kepada Tuhan, melalui kegiatan rekreasi ruang terbuka.Konsep dasar perancangan lansekap Agrowisata Salib Putih berlandaskan pada tema, yang mengacu pada ideology Kristen dan pemanfaatan Agrowisata sebagai tempat untuk merefleksikandiri dan membuka diri Kepada Tuhan.Dalam hasil rancangan tapak terdiri dari tiga zona, yaitu zona rekresi, zona rohani dan zonaJasmani. Adapun penyelesaian akhir ruang luar, zona rekreasi (Area penerima, parkir utama, plaza penerima, area bermain, piknik pavilliun, mini zoo, area sport, amphiteater kios dan restoran), zona rohani (-jalan salib, golgota, taman getsemani, taman air dan retret), dan zona jasmani (kebun tanaman obat, kebun tanaman aroma terapi, kebun anggur, SPA dan refleksi batu alam). Pemilihan jenis tanaman yang berfungsi sebagai pengobatan dan pemilihan tanaman yang memiliki makna simbolik kristen, menerapkan pola sirkulasi yang berwujud simbolik kristen dan gubahan bentuk arsitektural yang menggambarkansimbolik kristen.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?