DETAIL KOLEKSI

Perancangan lansekap Kampung Betawi Setu Babakan - Jakarta Selatan


Oleh : Nelza Yesaya Hehamahua

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2008

Pembimbing 1 : Ida Bagus Rabindra

Pembimbing 2 : Hinijati Wijaya

Subyek : Landscape architecture - Social aspects - Kampung Betawi;Villages - Kampung Betawi

Kata Kunci : landscape design, Betawi Village, Setu Babakan


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2008_TA_SAL_08103017_Halaman-Judul.pdf 1454.22
2. 2008_TA_SAL_08103017_Bab-1.pdf 997
3. 2008_TA_SAL_08103017_Bab-2.pdf 3396.17
4. 2008_TA_SAL_08103017_Bab-3.pdf 2136.12
5. 2008_TA_SAL_08103017_Bab-4.pdf 1430.93
6. 2008_TA_SAL_08103017_Bab-5.pdf 3302.95
7. 2008_TA_SAL_08103017_Bab-6.pdf 4993.13
8. 2008_TA_SAL_08103017_Daftar-Pustaka.pdf 635.02
9. 2008_TA_SAL_08103017_Lampiran.pdf 8712.15

K Kampung Betawi Setu Babakan merupakan Cagar Budaya Betawi yang berlokasi di Setu Babakan, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan. Kawasan ini mempunyai fungsi utama sebagai komunitas tumbuh kembang budaya Betawi meliputi kehidupan bemuansa Betawi, keasrian alam Betawi, kebudayaan serta bangunan bercirikan Betawi yang merupakan sumber informasi dan dokumentasi kebetawian yang bertujuan memberikan perlindungan dan pembinaan guna melestarikan dan mengembangkan tata kehidupan seni budaya Betawi dengan memanfaatkan dan mengembangkan potensi lingkungan bagi peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat, berupa potensi obyek wisata budaya, wisata agro dan wisata air.Pengembangan lansekap kampung Betawi Setu Babakan sebagai cagar budaya dan obyek wisata mendasari pemilihan judul yaitu "Perancangan Lansekap Kampung Betawi Setu Babakan, Jakarta Selatan" dengan tema "Lansekap Kampung Betawi". Konsep perancangan lansekap kampung Betawi Setu Babakan ini didasari pada prinsip melestarikan kebudayaan Betawi melalui pelestarian kampung Betawi yang di kembangkan sebagai obyek wisata yang disesuaikan dengan kegiatan, fungsi dan kebutuhan tapak.Tahap akhir dari proses merancang adalah pengembangan rancangannya dengan membagi tapak dalam beberapa zona sesuai dengan fungsi dan kegiatannya, yaitu1. Zona Penerima ( Serambi )Zona ini merupakan area penerima yang merupakan area pintu masuk ke dalam tapak.2. Zona Seni Budaya dan Pelestarian ( Dalam )Zona ini terletak di bagian tengah tapak. Pada zona ini terdapat berbagai kegiatan seni dan budaya Betawi beserta pelestarian akan bangunan arsitektur Betawi dan hasil perkebunan buah khas Betawi.3. Zona Rekreasi Setu ( Paseban )Zona ini terletak di bagian belakang tapak yang berdekatan dengan setu babakan dengan tujuan agar dapat memanfaatkan potensi setu yang ada.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?