DETAIL KOLEKSI

Usulan perbaikan kualitas Wrapped V-Belt VS#1 dengan menggunakan Metode Six Sigma dan Expert System di PT Mitsuboshi Belting Indonesia


Oleh : Lindra Jayanti

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2008

Pembimbing 1 : Dedy Sugiarto

Subyek : Six sigma (Quality control standard);Automobiles - Timing belts - Quality control

Kata Kunci : improvement quality, six sigma methods, expert system


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2008_TA_TI_06303254_Halaman-Judul.pdf 5033.4
2. 2008_TA_TI_06303254_Bab-1.pdf 1566.36
3. 2008_TA_TI_06303254_Bab-2.pdf 13792.09
4. 2008_TA_TI_06303254_Bab-3.pdf 1584.81
5. 2008_TA_TI_06303254_Bab-4.pdf 5122.41
6. 2008_TA_TI_06303254_Bab-5.pdf 13020.82
7. 2008_TA_TI_06303254_Bab-6.pdf 538.58
8. 2008_TA_TI_06303254_Daftar-Pustaka.pdf 488.97
9. 2008_TA_TI_06303254_Lampiran.pdf 25258.77

P PT Mitsuboshi Belitng Indonesia mempakan perusahaan industri yang memproduksi Wrapped V-Belt dan Timing Belt. Untuk dapat terus bersaing dalam dunia bisnis dan mempertahankan pangsa pasar, perusahaan haru s memiliki kualitas produk yang baik yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.Setelah dilakukan wawancara dengan pihak perusahaan , diketahui bahwa produk V­Belt VS# 1 merupakan produk yang diproduksi paling banyak dan kecacatan produk sekitar 0,1-0,4%. Pemecahan yang dilakukan dengan menerapkan metode Sig Sigma dan sistem pakar pada tahap improve.Karakteristik kualitas yang kritis (Critical to Quality!CTQ) adalah Gomikami, Jaket, Shiwa, Fukure , Herakizu, Katazure , Uashin Nashi, Soko Awase, Panku, Ringo, Hanpu Furyou, Gomutsuki dan Sabi. Dari basil yang dilakukan selama pengamatan , nilai Defect per .Ali/lion Opportunities (DPMO) adalah sebesar 83,1014 dan tingkat sigma adalah sebesar 5.266 sigma. Berdasarkan diagram Pareto, maka didapat tiga cacat yang paling dominan yaitu Gomikami, Shiwa dan .Jaket. Tiga jenis cacat diidentifikasi dengan menggunakan Ishikawa. Dari tiga jenis cacat tersebut akan dibuat sebuah sistem pakar untuk mengetahui penyebabnya yaitu pada tahap improve.Sistem pakar adalah sebuah sistem yang mampu menirukan peran seorang pakardalam memberikan rekomendasi terhadap suatu masalah . Sistem pakar pada penelitian ini pada tahap improve. Sistem pakar yang dalam penelitian bertujuan untuk mengidentifi.kasi dan menelusuri penyebab kecacatan, jenis cacat yang akan di telusuri adalah Gomikami, Shiwa, Fukure , Panku dan Jakel. Perancangan sistem pakar dilakukan dcngan tahap rekayasa sistem untuk mengetahui basis pengetahuan yang digtmakan , faktor-faktor jenis cacat. model sistem pakar untuk ke lima jenis cacat dan program dengan bahasa program Microsoft Visual Studio.Net. Pengujian sistem dilakukan dengan menguji apakah program sesuai dengan model sistem pakar .

P PT Mitsuboshi Belitng Indonesia is a industry company which produce Wrapped V­ Belt and Timing Belt. To face the competition in business world and to maintain its market, the company has to possess an outstanding product quality and in order to meet customer's need and demand.After interview, known that product V-Belt VS#l has the lagest defect percentage compared to the other product about 0.1-0.4%. To overcome it with Six Sigma method approach and expert system at improve phase.Critical to Quality (CTQ) are Gomikami, Jakel, Shiwa, Fukure, Herakizu, Katazure, Uashin Nashi, Soko Awase, Panku, Ringo, Hanpu Furyou, Gomutsuki dan Sabi. From the result during investigation , Defect per Million Opportuniti s (DPMO) value is 83.1014 and Sigm level 5.266 sigma. Based on Pareto diagram, the 3's dominant defect are Gomikami. Shiwa dan Jaket. Root problem from the types of that defect was identified using Ishikawa diagram. From that defect, make a expert system to know causes of that defect and it will be at improve phase.Expert system is a system was developed, it can duplicate a role of an expert in providing a recommendation to a problem. Expert system in this investigation at improve phase. The purpose of expert system ia to identify and to know causes of defect product of Gomikami. Shil-va, Fukure. Panku dan Jaket. Design of expert system can divided with manipulating system phase. factor of defect products, expert system models for five defect with Microsoft Visual Studio.Net. Testing the system work with test is the program match with the model expert system.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?