DETAIL KOLEKSI

Hubungan durasi senam lansia terhadap penurunan kadar gula darah pada lansia penderita diabetes melitus tipe 2


Oleh : Gede Bangun Sudrajad

Info Katalog

File Jurnal : 00000000000000099435.pdf

Nomor Panggil : S 777

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Tjahjanegara Winardi

Subyek : Diabetes mellitus

Kata Kunci : diabetes mellitus type 2, elderly, the duration of the exercise elderly


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_KD_03012115_Halaman-judul.pdf 2619.01
2. 2016_TA_KD_03012115_Bab-1-Pendahuluan.pdf 701.91
3. 2016_TA_KD_03012115_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 862.12
4. 2016_TA_KD_03012115_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 703.44
5. 2016_TA_KD_03012115_Bab-4-Metode.pdf 788.77
6. 2016_TA_KD_03012115_Bab-5-Hasil.pdf 798.61
7. 2016_TA_KD_03012115_Bab-6-Pembahasan.pdf 777.78
8. 2016_TA_KD_03012115_Bab-7-Kesimpulan.pdf 691.39
9. 2016_TA_KD_03012115_Daftar-pustaka.pdf 774.65
10. 2016_TA_KD_03012115_Lampiran.pdf 2135.36

P Proses menua adalah proses fisiologis yang terjadi pada tubuh manusia. Proses ini telah berlangsung sejak permulaan kehidupan atau sejak maturitas dan berakhir dengan kematian. Pada usia lanjut terjadi penurunan kemampuan untuk merespon terhadap stress fisik ataupun psikologis. Umur merupakan faktor yang penting dalam pengaruhnya terhadap prevalensi diabetes mellitus. Prevalensi Diabetes Mellitus tertinggi pada kelompok umur 55-64 tahun sebesar 10,3%, 9% pada kelompok umur 65-74 tahun, dan 6,3% pada kelompok umur >75 tahun. Langkah pertama yang harus dilakukan pada penderita DM adalah dengan terapi non farmakologis dengan latihan jasmani. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk mengetahui pengaruh senam lansia pada penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus sebagai bentuk rencana kegiatan rutin latihan jasmani. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode quasi eksperimental. Dengan rancangan penelitian menggunakan pretest dan post test group design tanpa kelompok kontrol. Data diambil dengan pengukuran kadar gula darah sewaktu dengan alat glukometer. Analisa data dilakukan dengan menggunakan program Statistical Pakage for Social Science (SPSS0 versi 21) dengan tingkat kemaknaan kurang dari 0,005. Analisis uji t berpasangan menunjukan pada kelompok durasi senam 30 menit penelitian ini juga menunjukan nilai p pada uji 1 dan uji 2 menunjukan nilai berturut-turut sebagai berikut 0,001 dan 0,000 yang menunujan nilai p < 0,005 yang diintrepretasikan bahwa tindakan diatas memiliki hubungan, dan pada kelompok senam 15 menit juga nilai p pada uji 1dan uji 2 didapatkan nilai sebesar 0,000 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan pada hasil penelitian. Ditemukan hubungan yang kuat antara pengaruh senam lansia terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus. Pada kaitannya dengan penelitian ini menunjukan pengaruh yang lebih baik dengan senam lansia dilakukan dengan durasi waktu 30 menit jika dibandingkan 15 menit. Dengan perbandingan yang sama pada durasi waktu dan hasil rata-rata selisih penurunan kadar gula darah sewaktu dapat dikatakan bahwa durasi waktu senam lansia mempengaruhi kadar penurunan gula darah sewaktu.

T The process of aging is a physiological process that occurs in the human body. This process has been going since the beginning of life or since maturity and ends with death. In old age decreased ability to respond to physical or psychological stress. Age is an important factor in prevalence of diabetes mellitus. Which the highest prevalence of Diabetes Mellitus in the age group 55-64 years at 10.3%, 9% in the age group 65-74 years, and 6.3% in the age group> 75 years. The first step that should be performed in patients with DM is a non pharmacological therapy with physical exercise. Therefore, researchers are interested to know the effect on the elderly gymnastics decrease blood sugar levels in people with diabetes mellitus as a form of physical exercise routine plan. The method used in this study is a quasi experimental method. By study design using pretest and post test group design without a control group. Data taken with the measurement of blood sugar levels when the tool glucometer with two experimental groups gymnastics duration of 15 and 30 minutes. The data were analyzed using the program Statistical Pakage for Social Science (SPSS0 version 21) with a significance level of less than 0.005. Analysis of paired t test showed the group of 30 minutes of exercise of this study also showed a p-value in test 1 and test 2 showed the value of row as follows 0,001 and 0,000 showed p <0.005 which is interpreted that the measures above have a relationship, and the group of 15 minutes of exercise also showed a p-value on test 1 and test 2 obtained a value of 0.000, which indicates that there is a relationship to the results of research. Found a strong relationship between the influence of gymnastics elderly to decrease blood sugar levels in people with diabetes mellitus. However, in connection with this study showed a better effect with the elderly gymnastics performed with a duration of 30 minutes compared to 15 minutes. By the same comparison in duration and average yield difference of reduction in blood sugar levels when it can be said that the duration of time the elderly gymnastics affect blood sugar levels decrease while.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?