DETAIL KOLEKSI

Manifestasi sjogren's syndrome dalam rongga mulut pada penderita menopause (studi pustaka)


Oleh : Michael Nathaniel Mahama

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.31 MIC m

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2006

Pembimbing 1 : drg. Dewi Priandini, Sp.PM.

Subyek : Denstistry - Oral disease

Kata Kunci : menopause, estrogen, cellular immune response, sjogren's syndrome, xerostomia


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2006_TA_KG_04003142_Halaman-Judul.pdf 789.91
2. 2006_TA_KG_04003142_Bab-1.pdf 697.98
3. 2006_TA_KG_04003142_Bab-2.pdf 1636.57
4. 2006_TA_KG_04003142_Bab-3.pdf 815.98
5. 2006_TA_KG_04003142_Bab-4.pdf 640.02
6. 2006_TA_KG_04003142_Daftar-Pustaka.pdf 668.92

P Pada periode menopause, jumlah estrogen didalam tubuh akan menurun dan mengakibatkan ketidakseimbangan hormon. Keadaan ini dapat memodulasi respon imun seluler dan menimbulkan berbagai macam keluhan baik dari segi fisik, psikogenik, dan gangguan dalam rongga mulut termasuk didalamnya xerostomia yang merupakan salah satu komponen Sjogren's syndrome. Sjogren's syndrome merupakan suatu keadaan dengan karakteristik rasa kering pada rongga mulut dan mata. Etiologinya tidak diketahui, namun ada beberapa faktor pendukung potensial yang terlibat seperti imunologis, neurologis, genetik, virus, dan faktor hormonal. Faktor-faktor ini terlihat saling berinteraksi dalam menyebabkan penyakit ini. Karena faktor pendukungnya yang beragam, dokter gigi sering kali kesulitan dalam menentukan faktor etiologi dan membuat diagnosis. Dengan mengetahui gejala dan tanda dari Sjogren's syndrome, melakukan anamnesis yang baik, dan pemeriksaan intra oral yang tepat, dokter gigi dapat membantu penderita dalam menentukan perawatan yang paling efektif.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?