DETAIL KOLEKSI

Pendekatan lean manufacturing menggunakan metode particle swarm optimization untuk meminimasi manufacturing lead time di PT Bekaert Advanced Filtration Indonesia


Oleh : Zahrawani

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2012

Pembimbing 1 : Docki Saraswati

Pembimbing 2 : Rahmi Maulidya

Subyek : Manufacturing lead time reduction;Load distance score

Kata Kunci : Lean Manufacturing, re-layout machine, particle swarm optimization.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2012_TA_TI_06308072_Halaman-Judul.pdf 3306.39
2. 2012_TA_TI_06308072_Daftar-Pustaka.pdf 744.33

P PT. Bekaert Advanced Filtration Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan filtration polimer dengan sistem make to order. Saat ini persaingan dunia industri semakin ketat, setiap perusahaan berlomba-lomba ingin meningkatkan kepuasan pelanggan. Pada saat ini peletakan\' mesin pada lantai produksi diletakan sesuai exhaust yang sudah terpasang sehingga menyebabkan letak mesin dan area pada lantai produksi tidak optimal dan waktu penyelesaian menjadi panjang. Berdasarkan hal tersebut PT. Bekaert Advanced Filtration Indonesia menginginkan waktu penyelesaian produksi dapat lebih optimal. Waktu penyelesaian produk berkaitan dengan Manufacturing Lead Time, oleh sebab itu akan dilakukan minimasi Manufacturing Lead Time. Salah satu cara untuk meminimasi Manufacturing Lead Time adalah melalui pendekatan Lean Manufacturing. Lean Manufacturing merupakan pendekatan untuk menghilangkan segala bentuk pemborosan (waste). Value Stream Mapping merupakan tools dari Lean Manufacturing untuk melakukan identifikasi kegiatan yang tidak memberikan nilai tambah atau waste di lantai produksi. Berdasarkan hasil identifikasi waste diperoleh waste yang paling dominan adalah Transportation, yaitu sebesar 48%. Transportation merupakan waste yang terjadi akibat adanya gerakan pekerja yang tidak memberikan nilai tambah bagi jalannya proses produksi dikarenakan proses kerja atau layout pabrik tidak teratur dan efektif. Untuk mengatasi hal tersebut maka dilakukan proses re-layout mesin dan area pada lini pembuatan produk menggunakan Particle Swarm Optimization untuk mendapatkan peletakan mesin dan area yang lebih optimal Hasil penelitian menunjukkan bahwa Layout Distance Score setelah perbaikan menjadi 198.708 dare kondisi awal yaitu 242.352. Berdasarkan hasil tersebut maka diperoleh penurunan Manufacturing Lead Time dari kondisi awal yaitu 203.16 menit menjadi 177.95 menit. Berdasarkan perbaikan menggunakan menggunakan Particle Swarm Optimization maka dapat diketahui bahwa Manufacturing Lead Time produk dapat diturunkan sebesar 12.41%.

P PT. Bekaert Advanced Filtration Indonesia is a manufacturing company engaged in the manufacture of polymer filtration in make to order systems. Currently the industrial world increasingly fierce competition, each competing company wanted to improve customer satisfaction. Nowdays, laying machine placed on the production floor is installed according to the exhaust, causing the location of the machine and the floor area of production is not optimal and make long completion time. Based on the PT. Bekaert Advanced Filtration Indonesia wanted the completion time of production can be optimized. The completion time of production associated with the Manufacturing Lead Time, therefore it will be minimization. One way to minimize the Manufacturing Lead Time is with using Lean Manufacturing approach. Lean Manufacturing is an approach to eliminating all forms of waste. Value Stream Mapping is a tool of Lean Manufacturing for the identification of activities that do not provide non value added or waste on the production floor. From the results obtained by the identification of waste is the waste of the most dominant Transportation, amounting to 48%. Transportation is the waste that occurs due to the movement of workers who do not provide added value to the course of the production process due to the work process or plant layout is irregular and ineffective. To overcome this problem then do the re-layout of the machine and area in-line manufacture of products using the Particle Swarm Optimization for the laying of the engine and a more optimal area. The results have shown that the Load Distance Score at conditions initial layout is 242 352 and after iimprovement is 198 708. The results obtained from the Manufacturing Lead Time reduction in the initial conditions of 203.16 minutes to 177.95 minutes. On that basis it cars be seen that the Manufacturing Lead Time product can be derived by 12.4

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?