DETAIL KOLEKSI

Usulan strategi pemasaran dengan pendekatan fuzzy clustering untuk mempertahankan dan meningkatkan pangsa pasar tepung beras Pulen Sari di PT. Bogasari Flour Mills


Oleh : Lanny

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2005

Pembimbing 1 : Andri Bagio Satrio

Pembimbing 2 : Dedy Sugiarto

Subyek : Marketing - Management;Fuzzy systems

Kata Kunci : marketing strategy, fuzzy clustering, market share, rice flour, Pulen Sari, PT. Bogasari Flour Mills


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2005_TA_TI_06301152_Halaman-Judul.pdf 7629.52
2. 2005_TA_TI_06301152_Bab-1.pdf 2073.34
3. 2005_TA_TI_06301152_Bab-2.pdf 16037.17
4. 2005_TA_TI_06301152_Bab-3.pdf 3539.95
5. 2005_TA_TI_06301152_Bab-4.pdf 16978.8
6. 2005_TA_TI_06301152_Bab-5.pdf 9253.69
7. 2005_TA_TI_06301152_Bab-6.pdf 4410.21
8. 2005_TA_TI_06301152_Bab-7.pdf 1753.24
9. 2005_TA_TI_06301152_Daftar-Pustaka.pdf 1090.56
10. 2005_TA_TI_06301152_Lampiran.pdf 12703.87

T Tepung beras Pulen Sari merupakan salah satu tepung yang diproduksi oleh PT. Bogasari Flour Mills yang diluncurkan sejak tahun 2002 lalu. Sebagai merk tepung beras baru di pasaran, Pulen Sari harus bersaing dengan merk lain yang Wlah dikenal baik oleh konsumen, yaitu tepung beras Rose Brand, serta tepung beras Dua B.ebek..yang inerupakanpendatang baru tetapi juga mendapat perhatian konsumen . Untuk \ne111£,rlta.hankan sertamemperluas pangsa pasar yang dimiliki Pulen Sari, Bogasari ingin rnengevaluasi kembali target pasarnya untuk mendapatkan strat gi pemasaran yang tepat. v,,r ,:·1.. 11, .. . 1 .... -••Pembentukan segmen pasar dilakukan dengan pendekatan f uzzy,, ,clusteting.Algoritma clustering data yang digunakan adalah Fuzzy C-Means (FCM) yangdikembangkan oleh Jim Bezdek pada tahun 1981. Setelah karakteristik setiap segmen yang terbentuk diidentifikasikan, maka langkah selanjutnya adalah menetapkan target pasar (targeting) dan menyusun pernyataan positioning yang tepat, serta merumuskan strategi pemasaran berdasarkan marketing mix (product, pric e, place, promotion).Penyebaran kuesioner pendahuluan dan kuesioner penelitian dilakukan untuk mendapatkan data-data yang diperlukan pada pengolahan data. Pengolahan data yang dilakukan mencakup identifikasi identitas dan perilaku konsumen berdasarkan merk tepung beras yang ada, pengelompokkan konsumen berdasarkan atribut-atribut yang dipentingkan dalam membeli tepung beras, serta identifikasi posisi Pulen Sari terhadap pesaingnya berdasarkan tingkat kepuasan atribut-atribut yang ada. Penelitian ini melibatkan sejumlah 105 responden, dimana setiap responden berprofesi sebagai pembuat dan pedagang kue yang berbahan utama tepung beras.Konsumen tepung beras yang ada dapat dikelompokkan menjadi dua cluster berdasarkan atribut-atribut yang dipentingkan dalam membeli tepung beras. Segmen pertama terdiri atas 47 konsumen, dan segmen kedua terdiri atas 58 responden. Sebagian besar konsumen dalam segmen pertama lebih mementingkan harga dan promosi , sementara Sebagian besar konsumen dalam segmen kedua lebih mementingkan keputihan tepung, hasil akhir yang mengembang, keutuhan kemasan, hasil akhir yang wangi , dan kemudahan memperoleh produk. Berdasarkan hasil analisa biplot, dapat diketahui posisi ketiga merk tepung beras . Pulen Sari lebih unggul untuk atribut keputihan tepung, hasil akhir yang wangi, dan promosi. Rose Brand lebih unggul untuk atribut hasil akhir yang mengembang, kemudahan memperoleh produk, citra produk , dan ukuran yang tersedia . Sementara Dua Bebek lebih unggul untuk atribut harga dan keutuhan kemasan .Diputuskan untuk memfokuskan target pasar pada segmen kedua. Usulan strategi pemasaran yang diberikan untuk Bogasari mencakup usulan strategi yang berfokus pada target pasar, serta mempersiapkan beberapa usulan strategi lain bagi segmen pertama dengan tujuan untuk memperluas pangsa pasar. Strategi ini berkaitan dengan rneningkatkan kualitas produk terutama mengenai atribut hasil akhir yang mengembang dan keutuhan kemasan, meningkatkan kualitas pelayanan , memproduksi tepung beras dengan kemasan lebih besar serta memberikan bonus untuk menyiasati harga Pulen Sari yang lebih tinggi dibandingkan kompetitornya , memantau stok barang secara berkala, mengadakan promosi baik melalui iklan televisi, demonstrasi membuat kue maupun dengan promosi oleh pengguna Pulen Sari itu sendiri. Sementara pernyataan positioning yang diusulkan yaitu "Pulen Sari lebihputih, wangi, dan hasilnya lebih banya k"

P Pulen Sari rice flour is one of many products which were produced by PT Bogasari Flour Mills and launched since past 2002. As a brand new product in the market, Pulen Sari has to compete with the other brands, including existing brand, Rose Brand, which is well-known to customers. And new comer brand's Dua Bebek, which also attract customers. To maintain and increase Pulen Sari market share, Bogasari have to evaluate its market target to obtain a better marketing strategy.Market segment is created usingfi1z;ry clustering approach. Fuz;ry C-Means (FCM) for algorithm data clustering is used as method for this research. FCM was developed by Jim Bezdek on 1981. After all segments characteristic are identified, the next steps are tofocus on the target market, then prepared a positioning statement, and plan marketing strategies based on marketing mix (product, pri ce, place, promotion) .First and second questionnaires are given to get data which are needed in data processing. This processing includes customer's identity and behavior based on the existing rice flour brand, clustering based on customer's consideration of importance existing attributes, and identified the position of Pulen Sari to other two rice flour brands. This research involved 105 respondents , where each of them made and sold rice flour cakes.Rice flour costumers are divided into two clusters based on their consideration of importance attributes when buying the product. First segment has 47 customers, and the others have 58 customers. Most customers in first segment have interests in price andpromotion attributes, while most customers in the other segment have interests in flour color, swelled cakes, packaging quality, aroma of cakes, and ease to get attributes. Based on biplot analysis, we know the position of three rice flour brands. Pulen Sari is leading in flour color, aroma of cakes, and promotion . Rose Brand is leading in swelled cakes,ease to get, product image, and size variety , while Dua Bebek is leading in price and packaging quality.We decided to focus on second segment. The given marketing strategy includes suggestions which focus in market target, and prepare several strategies for the first segment in purpose to increase market share. This strategy related with product quality improvement especially for swelled cakes and packaging quality, and improvement forservice quality, produces bigger size rice flour and giving any kind of bonus as tactics to deal with other brands, observe inventory in several period, hold baking cake's demonstration, advertisement at television , and even promoting using Pulen Sari customers. The suggestion for positioning statement is "Pu/en Sari lebih putih , wangi, dan hasilnya lebih banya'f<'.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?