DETAIL KOLEKSI

Hubungan antara merokok dan katarak pada usia 45-59 tahun

5.0


Oleh : Gusta Nieskala Lumunon

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1587

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Erlani Kartadinata

Subyek : Smoking;Cataract disease

Kata Kunci : smoking, cataract, lens


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_SKD_03015082_Halaman-judul.pdf 981.8
2. 2020_TA_SKD_03015082_Pengesahan.pdf 728.56
3. 2020_TA_SKD_03015082_Bab-1_Pendahuluan.pdf 727.55
4. 2020_TA_SKD_03015082_Bab-2_Tinjauan-literatur.pdf 707.35
5. 2020_TA_SKD_03015082_Bab-3_Kerangka-konsep.pdf 615.11
6. 2020_TA_SKD_03015082_Bab-4_Metode.pdf 872.09
7. 2020_TA_SKD_03015082_Bab-5_Hasil.pdf 617.1
8. 2020_TA_SKD_03015082_Bab-6_Pembahasan.pdf 686.86
9. 2020_TA_SKD_03015082_Bab-7_Kesimpulan.pdf 604.74
10. 2020_TA_SKD_03015082_Daftar-pustaka.pdf 689.6
11. 2020_TA_SKD_03015082_Lampiran.pdf 1593.99

K Katarak merupakan suatu keadaan di mana lensa mata yang biasanya jernih menjadi keruh. Dikatakan bahwa di dalam rokok terdapat tembakau yang didalamnya mengandung nikotin, radikal bebas, dan karbon monoksida, yang dapat meningkatkan stress oksidatif dan memiliki peran penting dalam patogenesis katarakMETODEPenelitian ini menggunakan metode case control study. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan data sekunder rekam medik katarak dengan cara simple random sampling dan kuesioner indeks Brinkman di Rumah Sakit Haji Jakarta Timur pada bulan September dan Oktober 2019. Sampel merupakan rekam medis pasien usia 45-59 tahun dengan katarak, bersedia mengikuti penelitian, tahun 2019 di Poli Mata Rumah Sakit Haji Jakarta Timur. Sampel yang dieksklusi pasien dengan riwayat DM dan dijumpai adanya kelainan segmen anterior dan posterior mata. Jumlah rekam medik sebanyak 74 buah yang terdiri dari 37 sampel katarak dan 37 sampel tidak katarak sebagai kontrol. Analisis data dengan menggunakan program SPSS 25 for windows dengan uji Chi-Square.HASILSebanyak 27 responden (73.0%) menderita katarak dan merokok, 10 responden(27.0%) menderita katarak dan tidak merokok. Kemudian untuk kontrol didapatkan 15 responden(40.5%) tidak menderita katarak dan merokok, 22 responden(59.5%) tidak menderita katarak dan tidak merokok.Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara merokok dan katarak dengan p = 0,005 (p < 0,05).KESIMPULANDapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara merokok dan katarak

C Cataract is a condition where the lens of eye that usually clear became cloudy. Cigarette has tobacco that contain nicotine, free radicals, dan carbonmonoxide, that can increase the oxidative stress and has a important role in the pathogenesis of cataract.METHODSThis research use case control study methods. Sample taken by using secondary data by simple random sampling and Brinkman index questionnaire from Rumah Sakit Haji Jakarta Timur at September and October 2019. Sample are medical record of patient at age of 45-59, willing to do research, 2019 at Poli Mata Sakit Haji Jakarta Timur. Exclution sample are patient with DM and abnormalities of anterior and posterior eye segment. There is 74 sample with 37 sample with cataract as cases and 37 sample as controls. Data analysis using SPSS 25 for windows with chi-square test.RESULTAbout 27 respondents (73.0%) have cataract and smoking, 10 respondents(27.0%) have cataract and didn’t smoke. For the control, 15 respondents(40.5%) didn’t have cataracts and smoking, 22 respondents(59.5%) didn’t have cataract and didn’t smoke.Result show that the p value = 0,005 (p < 0,05).CONCLUSIONSThere is correlation between smoking and cataract

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?