DETAIL KOLEKSI

Prevalensi dan distribusi frekuensi lesi-lesi nukosa mulut pada siswa siswi sekolah dasar (Laporan penelitian)


Oleh : Nathashia

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.31 Nat p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : drg. Andrian Nova Fitri, Sp.PM.

Subyek : Oral Medicine

Kata Kunci : Oral mucosal lesions, prevalence, frequency distributions


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_KG_04011160_Halaman-Judul.pdf 1559.53
2. 2015_TA_KG_04011160_Bab-1-Pendahuluan.pdf 715.86
3. 2015_TA_KG_04011160_Bab-2-Tinjauan-Pustaka.pdf 14093.33
4. 2015_TA_KG_04011160_Bab-3-Kerangka-Teori.pdf 721.32
5. 2015_TA_KG_04011160_Bab-4-Metode-Penelitian.pdf 775.44
6. 2015_TA_KG_04011160_Bab-5-Hasil-Penelitian.pdf 1241.33
7. 2015_TA_KG_04011160_Bab-6-Pembahasan.pdf 807.08
8. 2015_TA_KG_04011160_Bab-7-Kesimpulan-dan-Saran.pdf 634.1
9. 2015_TA_KG_04011160_Daftar-Pustaka.pdf 1891.19
10. 2015_TA_KG_04011160_Lampiran.pdf 14839.46

S Studi prevalensi mengenai lesi-lesi mukosa mulut khususnya pada anak-anak masih tergolong jarang. Untuk dapat menegakkan diagnosis yang tepat, penting bagi seorang dokter gigi untuk memahami serta mengetahui prevalensi dari lesilesi mukosa mulut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi dan distribusi frekuensi lesi-lesi mukosa mulut pada siswa-siswi SD Efata Serpong. Penelitian observasional deskriptif berupa pengamatan langsung dilakukan pada 93 anak yang terdiri dari 48 laki-laki (51,6%) dan 45 perempuan (48,4%), yang merupakan siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 6. Jumlah lesi mukosa mulut yang ditemukan sebanyak 50 lesi, ditemukan pada 45 anak (48,4%). Diantaranya: fissured tongue (11,8%), linea alba (11,8%), stomatitis aftosa (10,8%), coated tongue (10,8%), tongue tie (3,2%), geographic tongue (2,2%), bifid tongue (2,2%), dan torus mandibularis (1,1%). Lesi yang paling banyak dijumpai pada laki-laki adalah fissured tongue (18,75%) dan coated tongue (16,7%), sedangkan pada perempuan stomatitis aftosa paling banyak ditemukan (17,8%). Lesi-lesi mukosa mulut cukup banyak ditemui pada anak-anak. Dokter gigi harus mampu mendeteksi, menegakkan diagnosis serta memberikan perawatan yang tepat.

T There are relatively a few reports about the prevalence of oral mucosal lesions especially in children. In order to diagnose the oral mucosal lesions correctly, dentists should understand about the lesions and its prevalence. The purpose of this research is to know the prevalence and frequency distributions of the oral mucosal lesions of Efata Serpong elementary school students. An observation directly performed to 93 students from first to sixth graders, consist of 48 boys (51,6%) and 45 girls (48,4%). 50 lesions were found during the research in 45 samples (48,4%). The lesions found were: fissured tongue (11,8%), linea alba (11,8%), recurrent aphtous stomatitis (10,8%), coated tongue (10,8%), tongue tie (3,2%), geographic tongue (2,2%), bifid tongue (2,2%), dan mandibular torus(1,1%). The most frequent lesions found in boys are fissured tongue (18,75%) and coated tongue (16,7%). Recurrent aphtous stomatitis is the most frequent lesions found in girls (17,8%). In conclusion, oral mucosal lesions are frequently found in children. Dentists should be able to detect, diagnose, and perform a right treatment.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?