DETAIL KOLEKSI

Interpretasi lingkungan pengendapan paket sedimen berumur miosen tengah berdasarkan metode sekuen stratigrafi menggunakan data log pada sumur MIR8, MIR9. MIR13, dan MIR15 cekungan Kutai Kalimantan Timur


Oleh : Miranti Triana Sari

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Taat Purwanto

Pembimbing 2 : Iwan Hignasto

Subyek : Parasequenceset;Stratigraphy

Kata Kunci : parasequenceset, correlation, stratigraphy, kutai basin, sequence.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_GL_07210138_Halaman-judul.pdf 947.31
2. 2016_TA_GL_07210138_Bab-1.pdf 845.41
3. 2016_TA_GL_07210138_Bab-2.pdf 1110.69
4. 2016_TA_GL_07210138_Bab-3.pdf 1444.92
5. 2016_TA_GL_07210138_Bab-4.pdf 1582.39
6. 2016_TA_GL_07210138_Bab-5.pdf 583.78
7. 2016_TA_GL_07210138_Daftar-pustaka.pdf 625.61

C Cekungan Kutai dihasilkan oleh proses pemekaran yang terjadi pada EosenTengah yang melibatkan pemekaran Selat Makasar bagian Utara dan Laut Sulawesi.Selama Kapur Tengah sampai Eosen Awal, Pulau Kalimantan merupakan tempatterjadinya collision dengan mikrokontinen, busur kepulauan, penjebakan lempengoceanic dan intrusi granit, membentuk batuan dasar yang menjadi dasar dari CekunganKutai. Daerah penelian terletak pada Lapangan Pamuncar, Kelompok Balikpapan,Kalimantan Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisisstratigrafi sekuen dengan menggunakan data log. Metode tersebut membantu dalammenginterpretasikan lingkungan pengendapan. Daerah penelitian dapat dibagi menjadiempat parasekuenset, berdasarkan korelasi statigrafi sekuen berarah dari arah baratlaut–tenggara. Pada MIR8 dan MIR9 terdapat tiga parasikuenset, sedangkan pada MIR13 danMIR15 terdapat empat parasikuenset, sehingga semakin ke tenggara mengalamipenebalan.

K Kutai Basin produced by the process of expansion (rift basin) that occur in theMiddle Eocene involving division Makassar Strait and the northern part of the SulawesiSea. During the Middle Cretaceous to Early Eocene, the island of Borneo is the scene ofthe collision with microcontinent, island arc, trapping oceanic plate and the intrusion ofgranite, form the bedrock on base Kutai Basin. Research areas in the Field Pamuncar,Group of Balikpapan, East Kalimantan, the method used in this research is the analysismethod of sequence stratigraphy using well log data. The method helps in interpretationdepositional environment. The results of the study analysis based on the concept ofsequence stratigraphy, the study area can be divided into four parasequenset, where thewithdrawal of correlation stratigraphy directed from the direction Northwest - Southeast.In MIR8 and MIR9 there are three parasequenset, whereas in MIR13 and MIR15 thereare four parasequenset, further to the southeast have thickening.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?