DETAIL KOLEKSI

Perancangan pusat seni dan budaya di Jimbaran Bali dengan pendekatan ekologi

5.0


Oleh : Adlina Assyifa

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Indartoyo

Pembimbing 2 : Khotijah Lahji

Subyek : Building - Design and Plans;Ecological Approach

Kata Kunci : art and cultural center, balinese architecture, environmental control, jimbaran


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_ARS_0520013003_Halaman-judul.pdf 349.24
2. 2017_TA_ARS_0520013003_Bab-1.pdf 1188.58
3. 2017_TA_ARS_0520013003_Bab-2.pdf 5670.92
4. 2017_TA_ARS_0520013003_Bab-3.pdf 8453.42
5. 2017_TA_ARS_0520013003_Bab-4.pdf 5958.49
6. 2017_TA_ARS_0520013003_Bab-5.pdf 1649.21
7. 2017_TA_ARS_0520013003_Daftar-pustaka.pdf 238.37

P Perancangan Pusat Seni dan Budaya Jimbaran mengedepankan konsepekologi yang mengintegrasikan tanpa melupakan ciri khas arsitektur Bali. Olehkarena itu keseluruhan merupakan perpaduan antara ekologi dan arsitektur,perpaduan tersebut diimplementasikan dalam bentuk rancangan kawasan danbangunan yang saling terintegrasi satu sama lain. Sistem Environmental Control pada bangunan yaitu dalam segipencahayaan dan penghawaan. Pencahayaan pada bangunan yaitu denganmemaksimalkan pencahayaan alami pada bangunan untuk menghemat penggunaansumber daya melalui pemakaian atrium dengan atap skylight pada tengahbangunan, dinding yang dibuat kisi-kisi pada bagian barat bangunan untukmeminimalisir masuknya cahaya berlebih di bagian barat bangunan. Penghawaanpada bangunan yaitu dengan memaksimalkan penghawaan alami pada bangunan untuk menghemat penggunaan sumber daya melalui pengaplikasi kisi-kisi padadinding bangunan dan pengaplikasian secondary skin pada bangunan sehinggarambatan panas cahaya matahari bisa direduksi dan suhu di dalam bangunan bisalebih sejuk tanpa harus menggunakan AC

T The design of Jimbaran Arts and Culture Center put forward the conceptecology that integrates without forgetting the typical Balinese architecture. Bytherefore the whole is a blend of ecology and architecture,the mix is ​​implemented in the form of area design andbuildings that are integrated with each other. Environmental Control system in the building is in terms lighting and penghawaan. Lighting on the building is withmaximize natural lighting in buildings to save usage resources through the use of an atrium with a skylight roof at the center buildings, walls that made the grille on the western side of the building for minimizing the inclusion of excessive light in the western part of the building. Penghawaan in buildings that is by maximizing natural penghawaan in buildings to save the use of resources through the application of the grid onthe building wall and the application of secondary skin on the buildingthe hot flashes of sunlight can be reduced and the temperature inside the building cancooler without having to use AC

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?