DETAIL KOLEKSI

Perancangan pusat seni dan budaya dengan pendekatan arsitektur Bali modern di Jimbaran Bali


Oleh : Dara Agastya Winata

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Dedes Nur Gandarum

Pembimbing 2 : Rita Walaretina

Subyek : Cultural center - Architecture;Bali - Modern Architecture

Kata Kunci : cultural center, Balinese, Bali, Balinese modern architecture


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_ARS_05213017_Halaman-judul.pdf 22736.41
2. 2017_TA_ARS_05213017_Bab-1.pdf 1582.93
3. 2017_TA_ARS_05213017_Bab-2.pdf 2480.3
4. 2017_TA_ARS_05213017_Bab-3.pdf 4111.84
5. 2017_TA_ARS_05213017_Bab-4.pdf 3421.61
6. 2017_TA_ARS_05213017_Bab-5.pdf 1186.37
7. 2017_TA_ARS_05213017_Daftar-pustaka.pdf 861.74
8. 2017_TA_ARS_05213017_Lampiran.pdf 9969.46

T Tujuan dari pembuatan buku ini adalah untuk menjelaskan proses transformasi programatik menjadi sebuah desain dalam proyek Pusat Seni dan Budaya dengan pendekatan Arsitektur Bali Modern di Jimbaran. Metode yang digunakan adalah penerapan dari aspek-aspek teori Arsitektural oleh Kathrin.H.A dan Hamid Shirvani. Aspek tersebut menjadi sebuah konsep desain berupa konsep Rencana blok (blockplan), rencana kawasan (siteplan), rencana fungsional (functional planning), kualitas ruang (spatial quality), bentuk bangunan (building form), desain estetika (aesthetic design), sistem struktur (structural system), penggunaan material (use of material) dan sistem kontrol (control system). Konsep rencana blok adalah menciptakan sebuah kawasan pariwisata yang dilengkapi oleh fungsi komersil dan terintegrasi oleh transportasi publik. Konsep rencana kawasan adalah mengadopsi filosofi tata ruang Arsitektur Bali kedalam rancangan tapak berupa pembagian rencana massa bangunan, tata letak ruang terbuka, dan sirkulasi. Konsep rencana fungsional adalah membangun fungsi museum, teater, gallery, permukiman seniman, dan sanggar seni sesuai aturantipologi. Konsep kualitas ruang adalah mengadopsi filosofi nawa-sanga dalam zonaruang publik, semi publik, dan service. Konsep bentuk bangunan adalah menggunakan bentuk dasar persegi dan persegi panjang agar kontekstual dan simpel. Konsep desain estetika adalah menggunakan elemen struktural menjadi elemen estetika, penggunaan warna, tekstur dan ornamen yang senada dengan bangunan sekitarnya. Konsep sistem struktur adalah menggunakan sistem modern yang dapat menghemat waktu dan biaya. Konsep penggunaan material adalah menggunakan bahan-bahan modern yang lebih mudah dalam pengaplikasian terhadap bangunan. Konsep sistem kontrol adalah meminimalisir kerusakan terhadap lingkungan akibat pembangunan.

T The purpose of this paper is to explain the transformation process fromprogrammatic to a design of this project “cultural center with approach balinesemodern architecture in Jimbaran, Bali”. The method are using theory of aspect fromKathrin A and Hamid Shirvani. The aspect are blend into a concept design such asblock plan, site development, functional planning, spatial quality, building form,aesthetic design, structural system, use of material and control system.The block plan concept is to created tourism area with commercial facilityand integration with public transportation. The site plan concept is to adopt theBalinese philosophy through the massing of the building. The concept of functionalplanning is to created the function of museum, theater, gallery, housing, and marketwith a standard quality of tipology design.The concept of quality space is to created and adopt the philosophy of Nawa-Sanga to a zone such as public zone, service zone, and private zone. The concept ofbuilding massing is use the basic shape like rectangle for contextual sense with otherplace and simple as a modern style. The concept of aesthetic design is use thestructural element, use of colour, use of texture, and an ornament. The concept ofstructural system is use the modern system to make the project time saving, moneysaving, and safe for a long term. The concept of use of material is use the modernmaterial that could be easier to apply and time saving. The concept of control systemis to minimalize a damage from the construction and minimalize damage to anenvironment around the site.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?