DETAIL KOLEKSI

Peranan desain komunikasi visual dalam branding Suke

5.0


Oleh : Rafiqa Fahrini

Info Katalog

Nomor Panggil : 0029/DKV/2018

Penerbit : FSRD - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Virginia Setiadi

Pembimbing 2 : Bambang Triwardoyo

Subyek : Branding

Kata Kunci : branding, vegetables, logo, packaging.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_SDK_091301400026_Halaman-Judul.pdf--222.jpg 32.65
2. 2018_TA_SDK_091301400026_Bab-1..pdf 181.37

I Indonesia merupakan negara agraris yang mampu menghasilkan banyak sayuran. Hal ini tidak sebanding dengan jumlah konsumsi sayuran pada masyarakat Indonesia. Pendapatan yang tinggi dan banyaknya cara untuk mendapatkan sayuran tidak pula meningkatkan minat konsumsi sayuran, khususnya pada penduduk kota (urban) di Indonesia. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya penurunan harga pada sayur yang merugikan para petani dan dapat menurunkan kualitas dan kuantitas produksi sayuran lokal. Berdasarkan masalah tersebut, Suke hadir sebagai makanan pelengkap tabur berbahan dasar sayur dan bercita rasa lokal. Produk Suke yaitu sayuran kering krispi tabur yang dapat dikonsumsi sebagai pendamping makanan utama. Produk tersebut memiliki peluang untuk meningkatkan konsumsi sayuran pada masyarakat Indonesia, khususnya penduduk kota (urban). Melalui pendekatan desain komunikasi visual, Suke dapat lebih dikenal luas oleh masyarakat melalui proses branding. Hal ini mencakup dari perancangan elemen identitas visual berupa logo serta kemasan yang digunakan dalam penjualan Suke. Selain itu juga merancang media promosi yang efektif dan sesuai dengan target pasar berupa media promosi online melalui media sosial.

I Indonesia is an agricultural country that is able to produce lots ofvegetables. However the amount of vegetable consumption by Indonesian societyis very low. High income and many choice of ways to get vegetables also do notincrease the interest of vegetable consumption, especially for urban residents inIndonesia. This results in a decreasing prices for local vegetables which aredisserve the local farmers and could reduce the quality and quantity of localvegetable production. Based on these problems, Suke was developed as avegetable-based crispy spices and has a local flavor. The product is a sprinkledvegetable which can be consumed as the main food companion. The product hasan opportunity to increase vegetable consumption in Indonesian society,especially urban residents. Through the visual communication design approach,Suke can be more widely known by the public through the branding process. Thisincludes the design of visual identity elements in the form of logos and packagingused in Suke sales. In addition, it also designs promotional media that areeffective and in accordance with the target market in the form of onlinepromotional media through social media.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?