DETAIL KOLEKSI

Manajemen dan rekayasa lalu lintas simpang tak bersinyal Caman Jatibening Bekasi


Oleh : Rafi Alfian Panjaitan

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Budi Hartanto Susilo

Subyek : Traffic engineering

Kata Kunci : intersection road no signal, management traffic, traffic engineering


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_TS_051001300072_Halaman-Judul.pdf 2102.88
2. 2019_TA_TS_051001300072_Bab-1.pdf 393.69
3. 2019_TA_TS_051001300072_Bab-2.pdf 1519.44
4. 2019_TA_TS_051001300072_Bab-3.pdf 396.52
5. 2019_TA_TS_051001300072_Bab-4.pdf 1277
6. 2019_TA_TS_051001300072_Bab-5.pdf 227.44
7. 2019_TA_TS_051001300072_Daftar-Pustaka.pdf 752.42

A Akses jalan untuk menuju Tol arah ke Jakarta seringkali terjadi kemacetan pada waktu pagi hari di hari kerja, karena masyarakat yang tinggal di daerah BODETABEK serentak berangkat bekerja menuju Jakarta di waktu yang bersamaan. Salah satu yang dibahas di sini adalah akses jalan menuju tol di daerah Bekasi. Akses jalan ini adalah akses jalan dari bekasi menuju tol cikampek arah ke Jakarta. Terdapat simpang tak bersinyal dengan bentuk geometri yang tidak beraturan yang berada di Jalan Caman Raya. Simpang tersebut memiliki 5 lengan dengan untuk menuju akses ke daerah yang berbeda. Kemacetan yang terjadi bukan karena kendaraan mobil yang ingin menuju ke tol saja, namun banyak kendaraan mobil dan motor yang berasal dari daerah Pondok Gede ingin menuju ke arah Kalimalang dan begitu juga arah sebaliknya. Oleh karena itu perlu dilakukannya studi kasus di simpang tersebut untuk mendapatkan kinerja pada simpang tersebut. Setelah dilakukan studi kasus pada simpang tersebut, didapatkan nilai DS = 1.2 pada data eksisting simpang tersebut, yang melebihi dari angka 0.85 sebagai acuan apakah jalan tersebut bisa dibilang macet atau tidak. Oleh karena itu dilakukan alternative solusi dengan manajemen dan rekayasa lalu lintas. Ada 2 solusi yang direncanakan pada simpang tersebut, alternative yang pertama adalah dengan melakukan perubahan rute lalu lintas dan alternative ke dua adalah dengan melakukan alternative pertama ditambah dengan melakukan pelebaran jalan pada salah satu lengan yang ada pada simpang. Terbukti bahwa kedua alternative tersebut efektif bisa menurunkan nilai DS menjadi 0.78

T The road towards freeway heading to jakarta often traffic jam at the time of the morning in the working day, because the people who live in the BODETABEK go to work to Jakarta in the same time. One that will be studied is about access road to freeway in Bekasi, access road from bekasi to Jakarta from Cikampek freeway. The is intersection no signal with irregularly geometric shapes on Jalan Caman Raya. The intersection road has 5 lanes with different access on each lanes. Traffic jam that happened not only because of the car to use the lanes for access to freeway, but many vehicles is from the pondok gede want to go to heading to kalimalang and so also in the opposite direction. Because it was necessary to do a case study in the intersection to get performance on the intersection. After conducting a case study on the intersection, get the value of DS = 1.2 from the existing data in the intersection, but it exceeds 0.85 as the reference is the road is jammed or not. Hence done an alternative solution by traffic management and traffic engineering. Has 2 solutions to use at the intersection road, the first alternative solutions it to make changes the route traffic and the second solutions is combined from the first solutions plus road widening at the lanes of the intersection road. It is proven that both alternative effective to bring DS to be 0.78

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?