DETAIL KOLEKSI

Tinjauan yuridis terhadap tindak pidana desersi di waktu damai (studi putusan Mahkamah Agung no. 345 K/MIL/2014)


Oleh : Anggi Prastyawan

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Prastopo

Subyek : Criminal Law

Kata Kunci : military criminal law, crime desertion, peacetime


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_HK_01011409_Halaman-Judul.pdf 2384.92
2. 2016_TA_HK_01011409_Bab-1.pdf 539.4
3. 2016_TA_HK_01011409_Bab-2.pdf 627.08
4. 2016_TA_HK_01011409_Bab-3.pdf 516.01
5. 2016_TA_HK_01011409_Bab-4.pdf 565.34
6. 2016_TA_HK_01011409_Bab-5.pdf 473.26
7. 2016_TA_HK_01011409_Daftar-Pustaka.pdf 475.39
8. 2016_TA_HK_01011409_Lampiran.pdf 994.23

T Tindak pidana desersi merupakan tindak pidana yang secara khusus dilakukan oleh seorang anggota militer. Desersi merupakan ketidakhadiran tanpa izin dalam waktu damai yang dilakukan oleh anggota Tentara Nasional Indonesia. Pokok permasalahan di dalam skripsi ini adalah Apakah perbuatan Terdakwa memenuhi unsurunsur pidana Pasal 87 Ayat (1) ke-2 jo Ayat (2) KUHPM , Apakah jenis delik dalam Pasal 87 Ayat (1) ke-2 jo Ayat (2) KUHPM. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normative yang bersifat deskriptif analitis dan sumber data yan digunakan adalah data sekunder. Hasil penelitian ini dianalisis secara kualitatif. Pengambilan kesimpulan dilakukan dengan menggunakan logika deduktif. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pertama bahwa perbuatan terdakwa Khusaini sengaja melakukan ketidakhadiran tanpa ijin dalam waktu damai selama 30 hari telah melanggar pasal 87 ayat (1) Ke-2 Jo Ayat (2) KUHPM. Termasuk tindak pidana desersi sebagai peningkatan dari tidak hadir tanpa izin. Kedua perbuatan yang dilakukan terdakwa Khusaini dapat dikategorikan dalam jenis delik kejahatan, delik formil, delik dolus, delik tunggal, dan delik c omisionis serta delik khusus.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?