DETAIL KOLEKSI

Tinjauan yuridis terhadap tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh anak secara bersama-sama (studi putusan PN Jakarta timur No: 3/PID.SUS.ANAK/2015/PN.JKT.TIM.)


Oleh : Resika Fanani

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Vience Ratna Multiwijaya

Subyek : Criminal Act Theft With Violence - Case Study

Kata Kunci : criminal law, child protection laws, theft


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_HK_01010282_Halaman-Judul.pdf 1289.57
2. 2016_TA_HK_01010282_Bab-1.pdf 602.92
3. 2016_TA_HK_01010282_Bab-2.pdf 553.12
4. 2016_TA_HK_01010282_Bab-3.pdf 259.4
5. 2016_TA_HK_01010282_Bab-4.pdf 584.58
6. 2016_TA_HK_01010282_Bab-5.pdf 418.28
7. 2016_TA_HK_01010282_Daftar-Pustaka.pdf 425.58
8. 2016_TA_HK_01010282_Lampiran.pdf 788.33

T Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan Yang Dilakukan Oleh Anak secara bersama-sama adalah dua orang atau lebih anak yang berusian antara 14-18 tahun melakukan kekerasan dengan mengancam korban dengan tujuan untuk mengambil barang milik dari orang lain. Pokok permasalahan 1) apakah perbuatan Terdakwa memenuhi atau tidak unsur-unsur pidana dalam Pasal 365 Ayat (2) ke-2 KUHP dan Undangundang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (Studi Putusan PN Jakarta Timur No: 3/Pid.Sus.Anak/2015/PN.Jkt.Tim.) dan 2) bagaimanakah bentuk perlindungan terhadap anak pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh anak secara bersama-sama menurut Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak (Studi Putusan PN Jakarta Timur No: 3/Pid.Sus.Anak/2015/PN.Jkt.Tim.). Penelitian ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif yang bersifat deskriptif analitis dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan data diolah secara kualitatif dengan menggunakan penarikan kesimpulan logika deduktif. Kesimpulannya bahwa perbuatan terdakwa telah memenuhi rumusan Pasal 365 Ayat (2) ke-2 KUHP dan Undangundang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, sedangkan perlindungan yang diberikan adalah disidangkan para sidang anak, Disidangkan pada sidang anak, Hakim merupakan hakim tunggal dengan tidak menggunakan pakaian toga, Dihadiri oleh orang tua/wali, penasehat hukum, petugas bapas, Tidak dipublikasikan identitasnya, Dipisahkan dari orang dewasa, Mendapatkan sanksi pidana ½ dari pidana orang dewasa,Dapat dikenakan sanksi pidana, Memperoleh keadilan di muka pengadilan Anak yang objektif, tidak memihak, dan dalam sidang yang tertutup untuk umum, dan pembacaan putusan secara terbuka untuk umum, Sebelum menjatuhkan pidana hakim mempertimbangkan terlebih dahulu laporan dari Litmas. Ditempatkan di Penjara Anak,

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?