0,0205, Yt= 0,020501 dan Yobs= 0,0108-0,0194, untuk Pseudomonas psedoalcaligens adalah u max= 0,00117 (hari'), Ks= 8972 ppm, q= 0,4030-0,6317 (jam"), Kd= 0,00721-0,01265 (jam"), Y= 0,00238,Yt = 0,002381 dan Yobs=0,00129-0,00136, untuk Bacillus laterosporus adalah µ max = 0,1555 (hari'), Ks =96060 ppm, q = 0,2960-0,6378 (jam'), Kd= 0,005-0,013 (jam"), Y = 0,0205, Yt= 0,02051 dan Yobs=0,0082-0,0176 dan Bacillus firmus adalah µ max = 0,20517 (hari'), Ks =583 80 ppm, q = 0,3124-0,4863 (jam"), Kd= 0,00001-0,01365 (jam"), Y = 0,011, Yt= 0,01102 dan Yobs=0,0102-0,0238. Berdasarkan dari hasil penelitian dengan menggunakan ke• empat mikroorganisme dalam menurunkan konsentrasi TPH, diketahui bahwa mikroorganisme Pseudomonas psedoalcaligens lebih cepat mendegradasi konsentrasi TPH pada konsentrasi TPH awal 2.5%, dengan efisiensi 74, 17%. Efisiensi penyisihan minyak bumi pada reaktor batch bioslzmy terjadi pada konsentrasi TPH 10% dengan efisiensi 67,76% selama 16 hari. La.ju biodegradasi oleh mikroba kultur tercampur pada reaktor bioslurry adalah K = 0. 0213/hari." /> 0,0205, Yt= 0,020501 dan Yobs= 0,0108-0,0194, untuk Pseudomonas psedoalcaligens adalah u max= 0,00117 (hari'), Ks= 8972 ppm, q= 0,4030-0,6317 (jam"), Kd= 0,00721-0,01265 (jam"), Y= 0,00238,Yt = 0,002381 dan Yobs=0,00129-0,00136, untuk Bacillus laterosporus adalah µ max = 0,1555 (hari'), Ks =96060 ppm, q = 0,2960-0,6378 (jam'), Kd= 0,005-0,013 (jam"), Y = 0,0205, Yt= 0,02051 dan Yobs=0,0082-0,0176 dan Bacillus firmus adalah µ max = 0,20517 (hari'), Ks =583 80 ppm, q = 0,3124-0,4863 (jam"), Kd= 0,00001-0,01365 (jam"), Y = 0,011, Yt= 0,01102 dan Yobs=0,0102-0,0238. Berdasarkan dari hasil penelitian dengan menggunakan ke• empat mikroorganisme dalam menurunkan konsentrasi TPH, diketahui bahwa mikroorganisme Pseudomonas psedoalcaligens lebih cepat mendegradasi konsentrasi TPH pada konsentrasi TPH awal 2.5%, dengan efisiensi 74, 17%. Efisiensi penyisihan minyak bumi pada reaktor batch bioslzmy terjadi pada konsentrasi TPH 10% dengan efisiensi 67,76% selama 16 hari. La.ju biodegradasi oleh mikroba kultur tercampur pada reaktor bioslurry adalah K = 0. 0213/hari." /> 0,0205, Yt= 0,020501 dan Yobs= 0,0108-0,0194, untuk Pseudomonas psedoalcaligens adalah u max= 0,00117 (hari'), Ks= 8972 ppm, q= 0,4030-0,6317 (jam"), Kd= 0,00721-0,01265 (jam"), Y= 0,00238,Yt = 0,002381 dan Yobs=0,00129-0,00136, untuk Bacillus laterosporus adalah µ max = 0,1555 (hari'), Ks =96060 ppm, q = 0,2960-0,6378 (jam'), Kd= 0,005-0,013 (jam"), Y = 0,0205, Yt= 0,02051 dan Yobs=0,0082-0,0176 dan Bacillus firmus adalah µ max = 0,20517 (hari'), Ks =583 80 ppm, q = 0,3124-0,4863 (jam"), Kd= 0,00001-0,01365 (jam"), Y = 0,011, Yt= 0,01102 dan Yobs=0,0102-0,0238. Berdasarkan dari hasil penelitian dengan menggunakan ke• empat mikroorganisme dalam menurunkan konsentrasi TPH, diketahui bahwa mikroorganisme Pseudomonas psedoalcaligens lebih cepat mendegradasi konsentrasi TPH pada konsentrasi TPH awal 2.5%, dengan efisiensi 74, 17%. Efisiensi penyisihan minyak bumi pada reaktor batch bioslzmy terjadi pada konsentrasi TPH 10% dengan efisiensi 67,76% selama 16 hari. La.ju biodegradasi oleh mikroba kultur tercampur pada reaktor bioslurry adalah K = 0. 0213/hari." /> 0,0205, Yt= 0,020501 dan Yobs= 0,0108-0,0194, untuk Pseudomonas psedoalcaligens adalah u max= 0,00117 (hari'), Ks= 8972 ppm, q= 0,4030-0,6317 (jam"), Kd= 0,00721-0,01265 (jam"), Y= 0,00238,Yt = 0,002381 dan Yobs=0,00129-0,00136, untuk Bacillus laterosporus adalah µ max = 0,1555 (hari'), Ks =96060 ppm, q = 0,2960-0,6378 (jam'), Kd= 0,005-0,013 (jam"), Y = 0,0205, Yt= 0,02051 dan Yobs=0,0082-0,0176 dan Bacillus firmus adalah µ max = 0,20517 (hari'), Ks =583 80 ppm, q = 0,3124-0,4863 (jam"), Kd= 0,00001-0,01365 (jam"), Y = 0,011, Yt= 0,01102 dan Yobs=0,0102-0,0238. Berdasarkan dari hasil penelitian dengan menggunakan ke• empat mikroorganisme dalam menurunkan konsentrasi TPH, diketahui bahwa mikroorganisme Pseudomonas psedoalcaligens lebih cepat mendegradasi konsentrasi TPH pada konsentrasi TPH awal 2.5%, dengan efisiensi 74, 17%. Efisiensi penyisihan minyak bumi pada reaktor batch bioslzmy terjadi pada konsentrasi TPH 10% dengan efisiensi 67,76% selama 16 hari. La.ju biodegradasi oleh mikroba kultur tercampur pada reaktor bioslurry adalah K = 0. 0213/hari." />

DETAIL KOLEKSI

Kinetika biodegradasi minyak bumi oleh bakteri dominan dari semburan minyak bumi PDT-A Balelan dengan menggunakan reaktor batch BW -Slurry


Oleh : Bayu Rizky Tribuwono

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2005

Pembimbing 1 : Edison E

Pembimbing 2 : Mawar D.S.

Subyek : Bioremediation;Oil spills;Soil pollution

Kata Kunci : bioremediation, bio-slurry, contaminated of crude oil, identification


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2005_TA_STL_08200016_Halaman-Judul.pdf 2740.53
2. 2005_TA_STL_08200016_Bab-1.pdf 673.89
3. 2005_TA_STL_08200016_Bab-2.pdf 3596.02
4. 2005_TA_STL_08200016_Bab-3.pdf 1150.75
5. 2005_TA_STL_08200016_Bab-4.pdf 6111.04
6. 2005_TA_STL_08200016_Bab-5.pdf 692.67
7. 2005_TA_STL_08200016_Daftar-Pustaka.pdf 1532.26
8. 2005_TA_STL_08200016_Lampiran.pdf 1990.04

K Kegiatan eksplorasi dan eksploitasi yang dilakukan perusahaan pertambangan rninyak bumi di Indonesia menimbulkan lirnbah minyak bumi yang mencemari tanah. Di Indonesia, produksi kilang menghasilkan minyak bumi sekitar 1,2 juta barrel per hari dan dari angka tersebut diperkirakan akan menirnbulkan 150 ribu ton limbah per tahun, 37.500 ton diantaranya diperkirakan adalah limbah B3. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas tanah sehingga tidak dapat berfungsi sesuai peruntukannya. Maka untuk memulihkan tanah yang terkontaminasi tersebut, dilakukan suatu pengolahan biologis, yaitu proses bioremediasi yang menggunakan reaktor bioslurry. Pada penelitian ini, dilakukan 3 tahapan penelitian antara lain (1) isolasi dan identifikasi mikroorganisme, (2) penentuan parameter kinetika biodegradasi pada tiap hasil pemurnian mikroorganisme pada konsentrasi TPH 2.5 %,5 %, 7.5 %, 10 %, 15 % dan (3) reaktor batch bioslzmy dengan konsentrasi TPH 10%, 15% dan 20%. Dari hasil isolasi dan identifikasi bakteri, diperoleh beberapa jenis bakteri pendegradasi minyak bumi yaitu Bacillus coagulans, Pseudomonas pseudoalcaligens, Bacillus laterosporus, Bacillus firmus. Parameter kinetika yang dihitung yaitu ~L, umaks, Y, Yt, Yobs, Kd dan Ks dari penentuan konsentrasi TPH (Total Petroleum Hidrocarbon) dan VSS (Volatile Suspended Sohd) pada setiap mikroorganisme dengan t = 6 jam, 12 jam, 24 jam, 48 jam, 72 jam, 96 jam, 120 jam, 144 jam, 168 jam dan 192 jam. Hasil penentuan parameter kinetika untuk Bacillus coagulans sebagai berikut: µ max= 0,3895 (hari"), Ks= 262578 ppm, q= 0,3908-0,7010 (jam'), Kd= 0,004-0,0L1 (jamlj.Y> 0,0205, Yt= 0,020501 dan Yobs= 0,0108-0,0194, untuk Pseudomonas psedoalcaligens adalah u max= 0,00117 (hari'), Ks= 8972 ppm, q= 0,4030-0,6317 (jam"), Kd= 0,00721-0,01265 (jam"), Y= 0,00238,Yt = 0,002381 dan Yobs=0,00129-0,00136, untuk Bacillus laterosporus adalah µ max = 0,1555 (hari'), Ks =96060 ppm, q = 0,2960-0,6378 (jam'), Kd= 0,005-0,013 (jam"), Y = 0,0205, Yt= 0,02051 dan Yobs=0,0082-0,0176 dan Bacillus firmus adalah µ max = 0,20517 (hari'), Ks =583 80 ppm, q = 0,3124-0,4863 (jam"), Kd= 0,00001-0,01365 (jam"), Y = 0,011, Yt= 0,01102 dan Yobs=0,0102-0,0238. Berdasarkan dari hasil penelitian dengan menggunakan ke• empat mikroorganisme dalam menurunkan konsentrasi TPH, diketahui bahwa mikroorganisme Pseudomonas psedoalcaligens lebih cepat mendegradasi konsentrasi TPH pada konsentrasi TPH awal 2.5%, dengan efisiensi 74, 17%. Efisiensi penyisihan minyak bumi pada reaktor batch bioslzmy terjadi pada konsentrasi TPH 10% dengan efisiensi 67,76% selama 16 hari. La.ju biodegradasi oleh mikroba kultur tercampur pada reaktor bioslurry adalah K = 0. 0213/hari.

A Activities of exploration and exploitation executed by petroleum companies in Indonesia, initiate oil spill that contaminate soil. The petroleum-refinery operations that produce 1000 barrel crude oil per day will generate over 125 dry tons of solids waste per year. With crude oil production around 1.2 million barrel per day. Indonesia will generate 150.000 dry tons sludge per year. Of these wastes, approximately37.500 tons are designed as hazardous and requiring appropriate treatment and disposal. This would commence quality reduction which will disable it to function as its original use. Thus, to recondition the contaminated soil, a biological treatment, that is bioremediation process which utilize bio-slurry reactor must be performed. In this study, three steps of research are conducted: ( 1) isolation and identification of microorganism (2) determining the parameter of biodegradation kinetics in each result of microorganism sanities on the TPH concentration of 2.5%, 5%, 7.5%, 10%,15% (3) bio-slurry batch reactor with TPH of 10-20%. The result of bacterial identification shown that Bacillus coagulans, Pseudomonas pseudoalca/igens, Bacillus laterosporus, Bacillus firmus can degradation the petroleum waste. Calculated parameter kinetics which is µ, µmax, Y, Yt, Yobs, Kd dan Ks from the determination of TPH and VSS concentration from each microorganism witht = 6 hour, 12 hour, 24 hour, 48 hour, 72 hour, 96 hour, 120 hour, 144 hour, 168 hour and 192 hour. The result of the kinetic parameter for Bacillus coagulans are as follow: µmax= 0,3895 (day"), Ks= 262578 ppm, q= 0,3908-0,7010 (hour"), Kd= 0,004-0,011 (houf1),Y= 0,0205, Yt= 0,020501 and Yobs = 0,0108-0,0194, for Pseudomonas psedoalcaligens are µ max= 0,00117 (day"), Ks= 8972 ppm, q= 0,4030-0,6317 (hour"), Kd=• 0,00721-0,01265 (hour"), Y= 0,00238, Yt = 0,002381 dan Yobs=0,00129-0,00136, for Bacillus laterosporus areµmax = 0,1555 (day-I), Ks =96060 ppm, q = 0,2960-0,6378 (hour-I), Kd= 0,005-0,013 (hour"), Y = 0,0205, Yt= 0,02051 dan Yobs=0,0082-0,0238 and for Bacillus firmus are µ max = 0,20517 (day-I), Ks =58380 ppm, q = 0,3124-0,4863 (hour"), Kd= 0,00001-0,01365 (hour"), Y = 0,011, Yt= 0,01102 dan Yobs=0,0102-0,0238. Bassed on the results of the study by using 4microorganism in reducing TPH concentration, it is identified that Pseudomonaspsedoalcaligens is quicker in degrading the concentration of TPH at the initialconcentration of 2.5% with the efficiency of 74.17%. The rate of biodegradation by mixed culture micro on bio-slurry reactor is k=0,0213/day.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?