DETAIL KOLEKSI

Tinjauan yuridis terhadap perceraian karena perginya suami meninggalkan istri selama 9 (Sembilan) tahun berdasarkan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 (Studi Kasus Putusan No.549/Pdt.G/2013/PN.TNG)


Oleh : Aulia Amri

Info Katalog

Nomor Panggil : 2015/I/130

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : Muriani

Subyek : Divorce;Custody of children

Kata Kunci : marriage law, child guardianship


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TA_HK_01009085_Halaman-judul.pdf 3080.64
2. 2014_TA_HK_01009085_Bab-1.pdf 744.37
3. 2014_TA_HK_01009085_Bab-2.pdf 813.94
4. 2014_TA_HK_01009085_Bab-3.pdf 751.78
5. 2014_TA_HK_01009085_Bab-4.pdf 746.11
6. 2014_TA_HK_01009085_Bab-5.pdf 709.04
7. 2014_TA_HK_01009085_Daftar-Pustaka.pdf 709.27
8. 2014_TA_HK_01009085_Lampiran.pdf 12130.77

P Perkawinan adalah ikatan lahir batin seorang pria dan wanita sebagai suami-istri. Dalam menjalankan perkawinan terkadang timbul suatu permasalahan, salah satunya adalah Perceraian. Salah satu alasan yang dapat menyebabkan perceraian adalah perginya salah satu pihak selama 2 (dua) tahun berturut-turut meninggalkan pihak lain tanpa suatu alasan yang sah. Perceraian juga menimbulkan akibat hukum atas putusnya perkawinan yang salah satunya yaitu hak asuh anak atau hak perwalian anak. Adapun pokok permasalahan yang dibahas adalah apakah seorang istri yang ditinggalkan oleh suaminya selama 9 tahun dapat mengajukan gugatan cerai ditinjau dari Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, serta apakah Putusan Pengadilan Negeri Tangerang nomor549/Pdt.G/2013/ PN.TNG yang menetapkan anak-anak yang masih dibawah umur diasuh oleh Ibu telah sesuai dengan Undang-undang No.1 Tahun 1974 dan KUHPerdata. Dalam penulisan skripsi ini, metode penelitiannya secara yuridis normatif, data yang digunakan data sekunder, dianalisis secara kualitatif, pengambilan kesimpulan menggunakan logika deduktif. Berdasarkan Pasal 19 huruf b PP No.9 tahun 1975, alasan perceraian karena suami meninggalkan istri selama 9 (sembilan) tahun berturut-turut tanpa adanya pemberitahuan kepada isteri, maka isteri dapat mengajukan gugatan perceraian. Terhadap hak perwalian anak berdasarkan Pasal 50 ayat1 dan 51 ayat 2 Undang-undang perkawinan dan pasal 229KUHPerdata, maka hak perwalian atas anak diberikan kepada Ibu berdasarkan kepentingan si anak.

M Marriage is the inner and outer bond of a man and woman as husband and wife. In running a marriage sometimes a problem arises, one of which is Divorce. One reason that can cause divorce is the departure of one party for 2 (two) years in a row leaving the other party without a valid reason. Divorce also causes legal consequences for the termination of marriage, one of which is child custody or child guardianship. The main issues discussed are whether a wife left behind by her husband for 9 years can file a divorce claim based on Law No. 1 of 1974 concerning Marriage, and whether the Decision of the Tangerang District Court number 549 / Pdt.G / 2013 / PN.TNG which stipulates that underage children are cared for by Mother in accordance with Law No.1 of 1974 and the Civil Code. In writing this thesis, the research method is normatively juridical, the data used secondary data, analyzed qualitatively, conclusions using deductive logic. Based on Article 19 letter b PP No. 9 of 1975, the reason for divorce is because the husband left his wife for 9 (nine) consecutive years without any notice to the wife, the wife can file a divorce claim. Regarding the rights of child trust based on Article 50 paragraph 1 and 51 paragraph 2 of the marriage law and article 229 of the Civil Code, the guardianship rights of children are given to the mother based on the interests of the child.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?