DETAIL KOLEKSI

Pengaruh penerapan budaya safety talk terhadap potensi kecelakaan kerja pada proyek konstruksi

3.0


Oleh : Jimmy Richardo

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Bambang Endro Yuwono

Pembimbing 2 : Dewi Rintawati

Subyek : Safety talk;Work accident;SEM method

Kata Kunci : safety, Accident


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_SP_05112049_Halaman-Judul.pdf 1183.69
2. 2017_TA_SP_05112049_Bab-1.pdf 1165.98
3. 2017_TA_SP_05112049_Bab-2.pdf 1916.96
4. 2017_TA_SP_05112049_Bab-3.pdf 931.02
5. 2017_TA_SP_05112049_Bab-4.pdf 5589.53
6. 2017_TA_SP_05112049_Bab-5.pdf 643
7. 2017_TA_SP_05112049_Daftar-Pustaka.pdf 245.61
8. 2017_TA_SP_05112049_Lampiran.pdf 616.59

S Safety talk merupakan cara yang digunakan untuk mengingatkan karyawan/pekerja bahwa K3 bagian yang sangat penting dalam pekerjaan. Safety talk sendiri bertujuan untuk selalu mengingatkan dan memberitahukan karyawan/pekerja potensi bahaya di tempat kerja yang dapat terjadi dan bagaimana mengendalikan bahaya tersebut. Permasalahan yang terjadi adalah kurangnya perhatian dari pekerja/karyawan yang bekerja pada proyek konstruksi yang menyebabkan tingginya kecelakaan akibat hal tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan budaya safety talk terhadap potensi penurunan kecelakaan kerja pada proyek konstruksi. Analisa dari penelitian ini sendiri menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM). Hasil dari metode ini didapatkan urutan variabel yang paling dominan dalam penerapan budaya safety talk yaitu Komunikasi, Penggunaan Alat Pelindung Diri(APD), Prosedur kerja dan Penekanan perilaku. Urutan variabel yang paling dominan dalam potensi kecelakaan kerja adalah Bencana alam, Peralatan kerja, Metode kerja dan Manusia. Hubungan antara penerapan budaya safety talk dan potensi penurunan kecelakaan kerja menunjukan hasil dimana budaya safety talk dibutuhkan dalam potensi kecelakaan kerja. Hasil hubungan keduanya didapatkan urutan kriteria paling dominan yaitu komunikasi, prosedur kerja, penggunaan APD, penekanan perilaku, peralatan kerja, faktor alam, metode konstruksi dan manusia.

S Safety talk is a way used to remind employees / workers that K3 is a very important part of the job. Safety talk itself aims to always remind and inform employees / workers of potential hazards in the workplace that can occur and how to control the hazard. The problem that occurs is the lack of attention from workers / employees who work on construction projects that cause high accidents due to it. The purpose of this study is to find out how much influence the application of safety talk culture to the potential decrease of work accident on construction project. The analysis of this research using Structural Equation Modeling (SEM) method. The results of this method obtained the most dominant sequence of variables in the application of safety talk culture is Communication, Use of Personal Protective Equipment (APD), Work Procedures and Behavior Emphasis. The order of the most dominant variables in decreasing the potential for the reduction of work accidents are Natural Disasters, Working Equipment, Working Methods and Humans. The relationship between the application of safety talk culture and the potential decrease in occupational accidents shows the result where the safety talk culture is needed in the potential decrease of work accident. The result of the relationship of both obtained the order of the most dominant criteria of communication, working procedures, use of PPE, behavioral suppression, work equipment, natural factors, construction methods and humans.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?