DETAIL KOLEKSI

Analisis potensi sampah dari tempat penampungan sementara (TPS) sebagai sumber energi refuse derived fuel (RDF) (Studi kasus pada TPS di Jakarta Barat)


Oleh : Puteri Denita Novianti

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Dwi Indrawati

Pembimbing 2 : Muhammad Lindu

Subyek : Analysis of potential waste - Waste composition;Measurement of waste characteristics

Kata Kunci : waste volume generation, composition of waste, briquette.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_STL_08212048_Halaman-judul.pdf 4685.17
2. 2016_TA_STL_08212048_Bab-1.pdf 972.2
3. 2016_TA_STL_08212048_Bab-2.pdf 6944.22
4. 2016_TA_STL_08212048_Bab-3.pdf 3350.48
5. 2016_TA_STL_08212048_Bab-4.pdf 12190.54
6. 2016_TA_STL_08212048_Bab-5.pdf 705.29
7. 2016_TA_STL_08212048_Daftar-pustaka.pdf 1038.57
8. 2016_TA_STL_08212048_Lampiran.pdf 10839.69

P Pembangunan yang pesat dan peningkatan jumlah penduduk di Jakarta Barat menimbulkan banyak permasalahan, salah satunya adalah peningkatan volume sampah. Menurut data Dinas Kebersihan tahun 2014, timbulan sampah di Jakarta Barat sekitar 7 ton/hari. Selain masalah peningkatan volume timbulan sampah, peningkatan kebutuhan energi tidak dapat mengimbangi tingginya laju permintaan sehingga dibutuhk:an sumber energi altematif Sampah mempunyai potensi untuk menghasilkan energi dengan earn mengolah sampah menjadi bahan Refuse Derived Fuel (RDF). Penelitian ini dilakukan di 3 TPS pada Kecamatan Grogol Petamburan yaitu TPS Arjuna, TPS Makaliwe dan TPS Tanjung Duren. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur volume timbulan, densitas, komposisi dan karakteristik sampah pada 3 lokasi TPS, menganalisis potensi sampah pada TPS untuk mejadi bahan RDF, dan menganilisis campuran komposisi terbaik penyusun bahan RDF. Basil sampling sampah berupa timbulan, densitas, komposisi dan karakteristik sampah serta data yang diperoleh dari basil pembuatan briket kemudian diolah dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa timbulan sampah rata-rata TPS sebesar 40,80 m3/hari dengan persentase komponen sampah organik paling besar yaitu 77,9% dan komponen sampah logam dan karet paling kecil sebesar 0, 1 %. Kadar air dan kadar abu rata-rata pada TPS adalah sebesar 27,7% dan 6,4% serta potensi nilai kalor rata-rata pada TPS sebesar 728,71 Kcal/kg. Hasil perbandingan karakteristik sampah pada ketiga TPS, TPS Tanjung Duren memiliki potensi paling besar untuk mengolah sampahnya menjadi bahan RDF dengan nilai kalor tertinggi dibanding TPS lainnya yaitu sebesar 893.73 Kcal/kg dan kadar air serta kadar abu terendah yaitu sebesar 24,6% dan 6,11%. Hasil penelitian memperlihatkan campuran komposisi terbaik untuk bahan penyusun RDF adalah campuran karet, kayu dan kain dengan kondisi pengeringan di luar ruangan karena menghasilkan kadar air cla10kadar abu terendah sebesar 10,8%, dan 9,6% serta nilai kalor tertinggi sebesar 4.372,896 Kcal/kg.

R Rapid development and population growth in West Jakarta raises many problems, one of which is the increase the volume of solid waste. According to data from the Department of Hygiene in 2014, waste generation in West Jakarta about 7 tons/day. In addition, the increase in energy requirement can not offset the high rate of demand, so we need alternative energy sources. Solid waste has potential to produce energy by processing waste into Refuse Derived Fuel (RDF) materials. This research was conducted in 3 location in Grogol Petamburan district, they are Arjuna TPS, Makaliwe TPS, and Tanjung Duren TPS. The purposes of this research are to measure generation volume, density, composition and characteristics of waste at 3 locations of TPS, analyzing the potential for waste in TPS to form the RDF material, and analyze the best mixture composition RDF material. The sampling results in the form of waste generation, density, composition, and characteristics of the waste and the data obtained from the briquette then processed and analyzed descriptively. The results showed that the average waste generation TPS amounted to 40.80 m3/day with a percentage of organic waste components most are 77.9% and the waste component metal and rubber least 0.1%. Moisture content and ash content on average at TPS is 27. 7% and 6.4% as well as the potential for an average calorific value of the TPS amounted to 728. 71 Kcal/kg. The comparison characteristics of the waste on the third TPS, TPS Tanjung Duren has the greatest potential to process its waste into RDF material with high calorific value compared to other TPS in the amount of893. 73 Kcal/kg, and moisture content as well as its low ash content of 24,6% and6, 11 %. The results showed the best mixture composition is a mixture of rubber, wood, and fabric with outdoor drying conditions because it produces low water content and ash content of 10.8%, and 9.6% and the highest calo.r:.ific value of 4372.896 kcal/kg. -

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?