DETAIL KOLEKSI

Studi tentang tingkat kebisingan di Jalan Raya Ciledug dan dampaknya terhadap lokasi pemukiman kawasan ITC Cipulir Mas


Oleh : Kristin Pancasari

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2007

Pembimbing 1 : Sintorini

Pembimbing 2 : Mawar D. Silalahi

Subyek : Noise pollution

Kata Kunci : noise level, Jalan Raya Ciledug, residential area, ITC Cipulir Mas


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2007_TA_STL_08200036_Halaman-Judul.pdf 1419.59
2. 2007_TA_STL_08200036_Bab-1.pdf 715.9
3. 2007_TA_STL_08200036_Bab-2.pdf 1393.19
4. 2007_TA_STL_08200036_Bab-3.pdf 1401.49
5. 2007_TA_STL_08200036_Bab-4.pdf 7816.23
6. 2007_TA_STL_08200036_Bab-5.pdf 682.17
7. 2007_TA_STL_08200036_Daftar-Pustaka.pdf 617.11
8. 2007_TA_STL_08200036_Lampiran.pdf 8891.17

S Seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan terutama dikota-kota besar menyebabkan tingkat kebisingan lingkungan menjadi semakin tinggi dan melampaui batas kenyamanan clan kesehatan manusia. Tugas akhir ini berupa penelitian tingkat kebisingan didaerah perkotaan dari kebisingan yang bersumber dari lalu lintas Jalan Raya Ciledug-Jakarta di kawasan ITC Cipulir Mas yang diakibatkan oleh kendaraan bermotor.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui tingkat kebisingan di Jalan Raya Ciledug-Jakarta khususnya lokasi pemukiman kawasan ITC Cipulir Mas berdasarkan Kep Men LH No. 48/11/MENLH/1996 yang diakibatkan oteh lalu lintas kendaraan bermotor sertadampak kebisingan terhadap kesehatan masyarakat yang diwakili oleh penduduk sekitar. Variabel yang diamati adalah: Jumlah kendaraan bermotor yang melintas, kecepatankendaraan, jenis kendaraan, serta jarak antara sumber kebisingan dengan penerima.Analisis pada penelitian ini disusun berdasarkan data-data pengukuran didelapan titik yang meliputi Jalan Raya Ciledug dan pemukiman kawasan ITC Cipulir Mas.Pengukuran dilakukan selama 24 jam berdasarkan KeMen LH No. 48/11/MENLH/1996 yang diakibatkan oleh lalu lintas kendaraan bermotor. Data sampel jumlah pemukiman 120 orang dari28733 jumlah penduduk pemukima Kelurahan Cipulir dengan luas wilayah 193.3 HA. Data pengukuran tingkat kebisingan menunjukkan pola tingkat kebisingan yang terkait dengan lalu lintas serta aktivitas perdagangan ITC Cipulir Mas dan telah melewati batas baku mutu. Nilai LSM pada pemukiman Jalan Raya Ulujami sebesar 74.5dB(A} sampai dengan 74.6dB(A), pemukiman Jalan Raya Ciledug sebesar 73.79dB(A) - 74.33dB(A} dan sebuah sekolah dekat ITC Cipulir sebesar 73.79dB(A) sampai dengan 74.78 dB(A) sedangkan baku mutu menurut Kep. Men. LH No. 48/MENLH/11/1996 adalah 55 dB(A).Nilai Odds Ratio 1,55 yang artinya resiko pemukiman mendapatkan gangguan kesehatan akibat kebisingan 1,55 x lebih tinggi.Koefisien korelasi serta signifikan yang didapat menunjukkan bahwa kecepatan kendaraan yang melintas lebih mempengaruhi kebisingan dibandingkan dengan jumlah kendaraan yang melintas. Sumber bising pada titik 1, 2a, 4, dan 6 adalah Motor, Minibus, Sedan, Bus dan Truk. Upaya pengendalian untuk mengurangi kebisingan terutama pada daerah penelitian yaitu dengan meningkatkan kerapatan vegetasi pada lokasi pemukiman.

I Increasing number of vehicles in cities causes higher level of traffic noisy, which in some cases is beyond could not tolerated from human health and comfort perspective. This final assignment is a research towards traffic noisy level in Ciledug-Jakarta street around ITC Cipulir Mas area which was caused by vehicles. This research aim is to understand pattern on traffic noisy level in Ciledug-Jakarta street around ITC Cipulir Mas area based on Kep Men LH Number. 48111/MENLH/1996 which was caused by vehicles towards health which was represented by the local community. Variable was observed here are : vehicles number, vehicles speed, vehicles type, and distance and also noise source with the noise receiver. Analysis in this research was implemented based on measurement data of eight points which covered Ciledug Street and ITC Cipulir Mas area. Measurement was implemented for 24 hours based on Kep Men LH Number. 48/11/MENLH/1996 which was caused by vehicles. Samples data of the community are 120 people of 28733 the region Cipulir with length of area of193.3 HA. Measurement data of the niose level showed the noisy level related to the vehicles and has exceeded the quality stanaard level. LSM value on the Ulujami Street area is around74.5dB(A) to 74.6dB(A), Ciledug street area is around i13.79dB(A) to 74.33dB(A) and a school near ITC Cipulir area is areund i73.79dB(A) to 74.78 dB(A), while the standard quality level according to Kep. Men. LH number 48/MENLH/11/1996 is 55 dB(A). The Odds Ratio value is1.55 wich means that the risk of the housing area are 1.55 higher to get health interference because of noisy. The correlation coefficient resulted was significant and also shoed that, the vehicles speed have more significant influence towards the noisy level compared to the vehicles number. The noisy level on points titik 1, 2a, 4. and 6 are Motor cycles, Minibus, Sedan, Bus and Trucks.An effort which could be taken to lessen the noisy level particularly on the observed area, is by increasing the vegetation closeness on the housing area.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?