DETAIL KOLEKSI

Analisis daya tampung beban pencemar BOD dan COD di Sungai Ciliwung dengan Model QUAL2Kw


Oleh : Potjut Siti Sara

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Diana Irvindiaty Hendrawan

Pembimbing 2 : Widyo Astono

Subyek : Management of the environment;Pollution load capacity

Kata Kunci : Ciliwung River, BOD, COD, pollution load capacity


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_STL_082001400049_Halaman-judul.pdf 4354.11
2. 2018_TA_STL_082001400049_Bab-1.pdf 355.62
3. 2018_TA_STL_082001400049_Bab-2.pdf 568.54
4. 2018_TA_STL_082001400049_Bab-3.pdf 828.53
5. 2018_TA_STL_082001400049_Bab-4.pdf 3058.17
6. 2018_TA_STL_082001400049_Bab-5.pdf 259.74
7. 2018_TA_STL_082001400049_Daftar-Pustaka.pdf 389.65
8. 2018_TA_STL_082001400049_Lampiran.pdf 6531.89

P Penelitian dilakukan di Sungai Ciliwung dari bulan Februari–Juli 2018 untuk mengetahui kualitas air dari parameter Biochemical Oxigen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD) dan menghitung Daya Tampung Beban Pencemar (DTBP) Sungai Ciliwung sepanjang 120 Km. Analisis kualitas air dilakukan di laboratorium dengan menggunakan metode sesuai dengan SNI untuk parameter BOD, COD, dan parameter in situ lainnya yaitu temperatur, pH, DO, DHL, dan kekeruhan. Kualitas air kemudian dibandingkan dengan baku mutu PP No. 82 Tahun 2001. Analisis DTBP menggunakan aplikasi QUAL2Kw. Hasil analisis kualitas air BOD berkisar 2,06-49,6 mg/l dan dari semua titik pengukuran yang memenuhi baku mutu kelas 1 (3 mg/L) adalah titik 1 pada pengukuran bulan Mei dan bulan Juni sedangkan titik lainnya tidak memenuhi baku mutu kelas 1 dan kelas 3 (6 mg/L). Konsentrasi COD berkisar 19,2-124,8 mg/l dari semua titik pengukuran tidak ada yang memenuhi baku mutu kelas 1 (10 mg/L) dan yang memenuhi baku mutu kelas 3 (50 mg/L) hanya titik 1. Pengaruh BOD dan COD di perairan adalah dapat menurunkan oksigen di perairan karena banyaknya kandungan organik dan mengakibatkan ekositem perairan terganggu. Kualitas air tersebut juga dapat menggambarkan pengaruh dari aktivitas manusia. Jenis penggunaan lahan di bagian hulu adalah untuk pemukiman dan perkebunan, bagian tengah dijumpai pemukiman yang lebih padat, industri, dan sedikit perkebunan, sedangkan bagian hilir lahan didominasi oleh ruang terbangun yang difungsikan sebagai permukiman dan perkantoran. Tata guna lahan disekitar bantaran sungai ini dapat berpengaruh terhadap beban pencemar. DTBP Sungai Ciliwung dilihat dari parameter BOD berkisar anatara 54,19-9.743,18 kg/hari dan COD sebesar 270,95-81.193,18 kg/hari dengan beban eksistimg BOD sebesar 96,43-62.356,36 kg/hari dan dan COD sebesar 909,12-160.389,01 kg/hari. Kelebihan beban BOD yang masuk ke Sungai Ciliwung 44%-88% dan beban COD 32%-70%. Skenario 1 dengan penerapan IPAL komunal memiliki beban pencemar BOD berkisar 2,62-9.799,06 kg/hari dan COD berkisar 1,12-21.850,26 kg/hari. Skenario 2 dengan penambahan debit di hulu sungai memiliki beban pencemar BOD sebesar 818,67-9.900,2 kg/hari dan COD sebesar 5.608,81-78781,66 kg/hari.

T The research was conducted in the Ciliwung River from February to July 2018 to determine the water quality of the parameters Biochemical Oxigen Demand (BOD) and Chemical Oxygen Demand (COD) and calculate the 120 Km Ciliwung River Pollutant Load Capacity (PLC) divided into 10 sections . Water quality measurements are carried out in May-July 2018. Water quality analysis is carried out in the laboratory using methods in accordance with SNI for the parameters of BOD, COD, and other in situ parameters namely temperature, pH, DO, DHL, and turbidity. Water quality is then compared to the PP standard. 82 of 2001. DTBP analysis using the QUAL2Kw application. The results of BOD water quality analysis ranged from 2.06 to 49.6 mg / l and from all measurement points that met the class 1 quality standard (3 mg / L) was point 1 in the May and June measurements while the other points did not meet the quality standards. class 1 and class 3 (6 mg / L). COD concentrations ranged from 19.2 to 124.4 mg / l from all measurement points, none of which met grade 1 quality standards (10 mg / L) and those that met class 3 quality standards (50 mg / L) were only point 1. Effect of BOD and COD in the waters is able to reduce oxygen in the waters because of the large amount of organic content and result in disturbed aquatic ecosystems. The water quality can also describe the influence of human activities. The type of land use in the upstream part is for settlements and plantations, the middle part is found in denser settlements, industries, and fewer plantations, while the downstream part of the land is dominated by built spaces which function as settlements and offices. Land use around this riverbank can affect pollutant loads. Ciliwung River PLC seen from BOD parameters ranged from 54.19-9.743,18 kg / day and COD of 270,9581,193.18 kg / day with BOD operating load of 96.43-62.356,36 kg / day and COD amounting to 909.12-160,389.01 kg / day. The overload of BOD entering the Ciliwung River was 44% -88% and the COD load was 32% -70%. Scenario 1 with the application of the communal WWTP has a BOD pollutant load ranging from 2.62-9.799.06 kg / day and COD ranges from 1.12-21.850.26 kg / day. Scenario 2 with the addition of discharge in the upper reaches of the river has a BOD pollutant load of 818.67-9.900.2 kg / day and COD of 5.608.81-78781.66 kg / day.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?