DETAIL KOLEKSI

Evaluasi tebal perkerasaan landas pacu pada bandar udara internasional Jawa Barat Kabupaten Majalengka


Oleh : Naufal Gunawan

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Lucky

Subyek : Runways (Aeronautics) - The International Airport of West Java

Kata Kunci : thickness of the runway, the international airport of West Java, Majalengka Regency


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_TS_051001400070_Halaman-Judul.pdf 3110.3
2. 2019_TA_TS_051001400070_Bab-1.pdf 227.7
3. 2019_TA_TS_051001400070_Bab-2.pdf 957.94
4. 2019_TA_TS_051001400070_Bab-3.pdf 382.91
5. 2019_TA_TS_051001400070_Bab-4.pdf 1921.92
6. 2019_TA_TS_051001400070_Bab-5.pdf 263.11
7. 2019_TA_TS_051001400070_Daftar-Pustaka.pdf 59.18
8. 2019_TA_TS_051001400070_Lampiran.pdf 2544.15

B Bandar Udara Internasional Jawa Barat terletak di kabupaten Majalengka yang melayani penerbangan domestik maupun internasional. Bandar Udara ini merupakan bandara terbesar kedua setelah Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta. Bandar Udara Internasional Jawa Barat terbilang masih sepi penumpang, sehingga dalam penelitian ini peneliti menggunakan data pergerakan pesawat udara dari Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara dengan asumsi Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara berhenti beroperasi dan semua aktivitas penerbangan dipindahkan ke Bandar Udara Internasional Jawa Barat. Mengingat Bandara ini masih baru, maka diperlukan adanya evaluasi terhadap tebal perkerasan landas pacu pada Bandara Internasional Jawa Barat apakah dapat menampung pergerakan pesawat udara yang akan beroperasi. Penelitian ini memuat tentang landas pacu Bandara Internasional Jawa Barat dengan tujuan mengevaluasi apakah landas pacu dapat menampung pergerakan pesawat udara, menganalisis tebal perkerasan landas pacu pada Bandara Internasional Jawa Barat dengan menggunakan metode ACN-PCN, dan membandingkan perhitungan grafis dengan tebal perkerasan eksisting. Didapatkan kesimpulan landas pacu pada Bandar Udara Internasional Jawa Barat menurut FAA Airport Capacity and Delay AC: 150/5060-5 masih dapat menampung pergerakan pesawat udara yang beroperasi. Untuk tebal lapisan perkerasan yang diperoleh, didapat tebal surface 10 cm, base course 35,74 cm, subbase 54,26 cm dan total tebal perkerasan 100 cm. Didapatkan nilai PCN = 75. Hasil ini lebih kecil dibandingkan PCN Bandara Internasional Jawa Barat yaitu 89/F/C/X/T dan tebal perkerasan 101 cm. Sehingga landas pacu Bandar Udara Internasional Jawa Barat dapat menampung pergerakan pesawat udara yang akan beroperasi.

T The Jawa Barat International Airport is located in district of Majalengka which serves international and domestic flights. This airport is the second largest airport after Soekarno Hatta International Airport. The Jawa Barat International Airport is still empty of passengers, so in this study research, researcher use data aircraft movement from Husein Sastranegara International Airport, assuming the airport was ceased operation and all flight activities were transfered to Jawa Barat International Airport. Considering Jawa Barat International is still new, so required a pavement thickness evaluation of runway at Jawa Barat International Airport then it can accommodate the aircraft movement that will operate. This research contains about Jawa Barat International Airport’s runway with purpose to evaluate whether the runway can accommodate the aircraft movements, analyze pavement runway thickness with using the ACN-PCN method and compare the calculation graphics with existing pavement thickness. It brings conclusion that runway of Jawa Barat International Airport according to FAA Airport Capacity and Delay AC: 150/5060-5 can still accommodate the aircraft movement. For thickness pavement was obtained that, surface is 10 cm, basecourse is 35,74 cm, subbase is 54,26 cm and the total thickness is 100 cm. PCN value was obtained about 75. This result is smaller than PCN value of Jawa Barat International Airport, it was 89/D/C/X/T and the pavement thickness by 101 cm. Then the runway of Jawa Barat International Airport can accommodate the aircraft movement that will operate.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?