DETAIL KOLEKSI

Xerostomia pada penyakit diabetes mellitus (studi pustaka)


Oleh : Sisca Elastary Khrissna

Info Katalog

Nomor Panggil : 612.3 SIS x

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2006

Pembimbing 1 : Dr. drg. Melanie S. Djamil, M. Biomed.

Subyek : Dentistry - Oral biology

Kata Kunci : xerostomia, salivary gland, saliva, diabetes mellitus.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2006_TA_KG_04001244_Halaman-Judul.pdf 796.81
2. 2006_TA_KG_04001244_Bab-1.pdf 678.66
3. 2006_TA_KG_04001244_Bab-2.pdf 1758.6
4. 2006_TA_KG_04001244_Bab-3.pdf 883.97
5. 2006_TA_KG_04001244_Bab-4.pdf 634.76
6. 2006_TA_KG_04001244_Daftar-Pustaka.pdf 672.93

X Xerostomia adalah kondisi kekeringan yang disebabkan oleh pengurangan kecepatan aliran saliva. Saliva adalah sekresi mulut yang kompleks, yang mana dihasilkan oleh kelenjar saliva mayor dan minor. Saliva mempunyai beberapa fungsi penting, meliputi tindakan pembersihan, pelumasan, memudahkan untuk mengunyah dan menelan makanan, berbicara, sebagai sistem penyangga, melindungi gigi dan bagian dari sistem kekebalan mukosa. Beberapa faktor dapat menjadi penyebab memperbesar kondisi ini, seperti diabetes mellitus, yang dapat menyebabkan mikroangiopathi dan nekrosis pada perifer meliputi, asinus, sel duktus yang berhubungan dengan saliva, dan pembuluh darah perifer. Kondisi ini dapat mempengaruhi kesehatan lingkungan mulut seperti, frekwensi karies meningkat, mulut seperti terbakar, glossophirosis, kesulitan dalam proses penyembuhan pada luka, dan mengurangi retensi pada gigi palsu. Permasalahan ini menggambarkan fungsi utama dari saliva yang mempengaruhi keadaaan mulut. Sehingga dokter gigi harus mengetahui pengelolaan pada xerostomia.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?