DETAIL KOLEKSI

Pola makanan sehat untuk mencegah risiko terjadinya kanker kolon (studi pustaka)


Oleh : Ayu Putri Astriani

Info Katalog

Nomor Panggil : 613.2 AYU p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2009

Pembimbing 1 : drg. Sarasati Sardjono, MM.

Subyek : Dentistry - Dental and oral health;Dentistry - Nutrition

Kata Kunci : food, colon cancer, dietary fiber


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2009_TA_KG_04004022_Halaman-Judul.pdf 2986.86
2. 2009_TA_KG_04004022_Bab-1.pdf 1842.38
3. 2009_TA_KG_04004022_Bab-2.pdf 19866.99
4. 2009_TA_KG_04004022_Bab-3.pdf 1697.74
5. 2009_TA_KG_04004022_Bab-4.pdf 1189.37
6. 2009_TA_KG_04004022_Daftar-Pustaka.pdf 1066.95

A Ada hubungan erat antara makanan dan kesehatan manusia. Gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat akan menimbulkan berbagai penyakit. Salah satu penyakit mematikan yang berhubungan dengan makanan adalah kanker kolon. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui peran makanan terhadap resiko kanker kolon (usus besar). Kanker kolon adalah kanker yang dipicu oleh tingginya konsumsi lemak hewani, makanan cepat saji yang mengandung zat karsinogenik dan kurang disertai dengan asupan serat yang cukup. Kanker kolon terjadi karena kontak sel-sel mukosa usus besar dengan zat-zat karsinogen, terutama jika kontak tersebut terjadi dalam waktu yang lama dengan konsentrasi senyawa karsinogen yang tinggi. Kontak senyawa karsinogen dengan sel usus, dapat merubah sel-sel usus menjadi sel-sel kanker. Maka dari itu untuk mencegah terjadinya penimbunan bahan yang mengandung zat karsinogenik, diperlukan asupan makanan dengan kandungan lemak rendah, dan yang banyak mengandung serat. Serat membantu memperlancar proses pembuangan sampah pada usus. Kandungan serat dapat ditemukan pada sayuran, buah, produk gandum, biji-bijian, agar-agar, dan rumput laut. Kesimpulannya, Makanan mempunyai peran penting terhadap timbulnya kanker kolon.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?