DETAIL KOLEKSI

Hubungan antara konsumsi minuman berenergi terhadap kejadian hipertensi pada pekerja bangunan usia 20-40 tahun


Oleh : Yosephine Wiranata

Info Katalog

File Jurnal : 00000000000000073417.pdf

Nomor Panggil : 616.132 Wir h

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : CH. Robert Loho

Subyek : Hypertension - Adult;Drinking behavior

Kata Kunci : hypertension, energy drinks consumption habit, construction workers, 20-40 years old


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TA_KD_03010282_Halaman-Judul.pdf 823.5
2. 2014_TA_KD_03010282_Bab-1-Pendahuluan.pdf 570.77
3. 2014_TA_KD_03010282_Bab-2-Tinjauan-Literatur.pdf 716.88
4. 2014_TA_KD_03010282_Bab-3-Kerangka-Konsep.pdf 579.95
5. 2014_TA_KD_03010282_Bab-4-Metode.pdf 609.22
6. 2014_TA_KD_03010282_Bab-5-Hasil.pdf 596.88
7. 2014_TA_KD_03010282_Bab-6-Pembahasan.pdf 568.11
8. 2014_TA_KD_03010282_Bab-7-Kesimpulan.pdf 565.75
9. 2014_TA_KD_03010282_Daftar-Pustaka.pdf 575.39
10. 2014_TA_KD_03010282_Lampiran.pdf 1382.03

H Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang terus berkembang di dunia. Satu dari tiga orang dewasa di seluruh dunia mengalami hipertensi. Untuk mengetahui hubungan kebiasaan konsumsi minuman berenergi mengonsumsi pada laki-laki terhadap kejadian hipertensi, maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk melihat dampak kebiasaan konsumsi minuman berenergi terhadap kejadian hipertensi pada pekerja bangunan usia 20-40 tahun.Penelitian menggunakan studi analitik observasional dengan desain cross-sectional yang mengikutsertakan 50 pekerja bangunan di Jalan Tawakal, Kelurahan Tomang, Grogol, Jakarta Barat. Data dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner yang meliputi kebiasaan konsumsi minuman berenergi dan hasil pengukuran tekanan darah responden. Pengukuran kejadian hipertensi dilakukan dengan mengukur sesaat tekanan darah subjek. Analisis data dengan menggunakan SPSS for Windows versi 20.0 dan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0,05. Analisis data dengan uji Fisher’s exact test menunjukkan tidak didapatkan hubungan antara jumlah konsumsi minuman berenergi dengan kejadian hipertensi (p=1,000), tidak didapatkan hubungan antara frekuensi konsumsi minuman berenergi dengan kejadian hipertensi (p= 0,182), dan tidak didapatkan hubungan antara lama konsumsi minuman berenergi dengan kejadian hipertensi (p=0,740). Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa tidak didapatkan hubungan antara kebiasaan konsumsi minuman berenergi; baik berdasarkan jumlah, frekuensi, dan lama mengonsumsi dengan kejadian hipertensi pada pekerja bangunan laki-laki usia 20-40 tahun di Jalan Tawakal, Kelurahan Tomang, Grogol, Jakarta Barat.

H Hypertension is a health problem that growing in the world. One of three adults worldwide has hypertension. To determine the relationship of energy drink consumption habits in men with the incidence of hypertension, so this research conducted with aim to look at the impact of energy drink consumption habits on the incidence of hypertension in construction workers aged 20-40 years. The researcher using observational analytic study with cross-sectional design involving 50 construction workers in Tawakal Street, Kelurahan Tomang, Grogol, West Jakarta. Data were collected by interview using a questionnaire that included energy drinks consumption habits and the result of blood pressure measurement. Measurement the incidence of hypertension is done by measuring subject’s blood pressure momentarily. Data analysis using SPSS for Windows version 20.0 and significance levels were used as 0,05. Analysis of the data by Fisher’s exact test showed no relationship found between the number of energy drink consumption with incidence of hypertension (p=1,000), and no relationship between the frequency of energy drink consumption with incidence of hypertension (p=0,182), and no relationship between duration of energy drinks consumption with the incidence of hypertension (p=0,740). Based on the results of data analysis has been done, the researcher concluded that no relationship found between habitual consumption of energy drinks, either based on the number, frequency, and duration of consumption with the incidence of hypertension in male construction workers aged 20-40 years in Tawakal Street, Kelurahan Tomang, Grogol, West Jakarta.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?