DETAIL KOLEKSI

Hubungan aktivitas fisik sehari-hari dengan tekanan darah pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti angkatan 2013


Oleh : Windy Ayu Safitri

Info Katalog

File Jurnal : 00000000000000073429.pdf

Nomor Panggil : 616.13 Saf h

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : Francis Silooy

Subyek : Students - Blood vessels;Health - Physical activity

Kata Kunci : physical activity, gender, body mass index, blood pressure, students, adult


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TA_KD_03009270_Halaman-Judul.pdf 1954.34
2. 2014_TA_KD_03009270_Bab-1-Pendahuluan.pdf 532.65
3. 2014_TA_KD_03009270_Bab-2-Tinjauan-Literatur.pdf 635.71
4. 2014_TA_KD_03009270_Bab-3-Kerangka-Konsep.pdf 543.45
5. 2014_TA_KD_03009270_Bab-4-Metode.pdf 713.26
6. 2014_TA_KD_03009270_Bab-5-Hasil.pdf 553.17
7. 2014_TA_KD_03009270_Bab-6-Pembahasan.pdf 531.84
8. 2014_TA_KD_03009270_Bab-7-Kesimpulan.pdf 525.68
9. 2014_TA_KD_03009270_Daftar-Pustaka.pdf 539.74
10. 2014_TA_KD_03009270_Lampiran.pdf 1119.57

L Latar BelakangBeberapa tahun belakangan masyarakat terutama di Negara maju mulai kritis dalam hal kesehatan dan berlomba untuk menjadi yang terdepan baik dalam gaya hidup sehat dan pengetahuan terhadap penyakit. Mengenai gaya hidup sehat aktivitas fisik sangat berperan, baik dalam menjaga kesehatan maupun sebagai tindakan pencegahan dari banyak penyakit, kebugaran tubuh dapat didapatkan dengan aktivitas fisik yang teratur seperti olahragaAktivitas fisik yang buruk, diperkirakan menjadi penyebab utama untuk sekitar 21-25% dari kanker payudara dan usus besar, 27% dari diabetes dan sekitar 30% dari beban penyakit jantung iskemik.1Tekanan darah tinggi (hipertensi) disebut silent killer karena sering tidak memberikan gejala tetapi dapat mengarah pada banyak penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, stroke dan lainnya.2Obesitas juga sebagai salah satu penyebab hipertensi, obesitas akan mengaktifkan kerja jantung dan dapat menyebabkan hipertrofi jantung dalam kurun waktu lama, curah jantung, isi sekuncup jantung, volume darah dan tekanan darah cenderung naik. Di samping itu, fungsi endokrin juga terganggu seperti sel-sel beta pankreas akan membesar, insulin plasma meningkat dan toleransi glukosa juga ikut meningkat. Hal ini akan memungkinkan seseorang berpeluang besar akan terkena penyakit jantung, hipertensi, DM, penyakit kandung kemih dan kanker.3,4Melihat situasi ini peneliti melakukan penelitian ini untuk mengetahui korelasi antara aktivitas fisik, jenis kelamin, dan indeks massa tubuh terhadap tekanan darah.MetodePada penelitian ini peneliti menggunakan desain penelitian secara ( potong lintang). Untuk lokasi penelitian di lakukan pengambilan data yaitu di fakultas3kedokteran universitas trisakti angkatan 2013. Populasi (subyek pengamatan) yang dipelajari adalah semua mahasiswa/i angkatan 2013 yang kisaran umur adalah 18-20 tahun. Untuk penetuan jumlah sampel peneliti menggunakan rumus analitik korelatif dan uji Chisquare lalu Kormogorov-Smirnov.5 Teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah secara Simple Random Sampling.HasilDari hasil penelitian peneliti pada tahun 2013 di fakultas kedokteran universitas trisakti pada mahasiswa/i angkatan 2013 yaitu didapatkan mayoritas mahasiswa ber aktivitas fisik sedang (88%) dan tidak berhubugnan dengan tekanan darah karena pada uji alternative Kolmogorov-Smirnov didapatkan nilai p= 0.564, atau p > 0.05 sehingga tidak ditemukan hubungan yang berarti, Bgitu juga dengan jenis kelamin didapatkan nilai p= 0.748 atau p > 0.05 juga tidak ditemukan hubungan yang berarti. Tetapi Dari uji Kormogorov-Smirnov pada indeks massa tubuh di dapat p= 0.024 atau p < 0.05 maka interpretasinya adalah terdapat hubungan antara indeks massa tubuh dengan tekanan darah.Kesimpulan1. Didapatkan gambaran aktivitas fisik mahasiswa mayoritas sedang dan sebagian rendah2. Didapatkan gambaran IMT mahasiswa mayoritas normal, 8% dari seluruh responden obesitas3. Didapatkan gambaran tekanan darah mahasiswa mayoritas normal, 12% hipertensi dan 7% hipotensi4. Tidak ditemukan hubungan yang berarti antara aktivitas fisik sehari hari dengan tekanan darah5. Tidak ditemukan hubungan yang berarti antara jenis kelamin dengan tekanan darah6. Ditemukan hubungan yang berarti antara IMT dengan hipertensi

B BackgroundIn recent years , especially in developed countries people start becoming critical in terms of health, and race to be the leader in both the healthy lifestyle and knowledge of many disease. Regarding the healthy lifestyle of physical activity plays an important role , both in maintaining health and as a precaution of many diseases, physical fitness can be achieved by regular physical activity such as sportsLess physical activity , estimated to be the main cause for approximately 21-25 % of breast and colon cancers , 27 % of diabetes and about 30 % of the burden Ischemic Heart Disease.1High blood pressure ( hypertension ) is called the silent killer because theres no symptoms but can lead to many dangerous diseases such as heart disease , stroke and etcetera.2Obesity as well as one of the causes of hypertension, obesity activates cardiac work and can cause cardiac hypertrophy in a long time, cardiac output, heart stroke volume, blood volume and blood pressure tends to rise. In addition , endocrine function was also disrupted as the beta cells of the pancreas will be enlarged, increased plasma insulin and glucose tolerance also increased. This will enable one big chance of heart disease, hypertension, diabetes, bladder disease and cancer.3,4Seeing this situation researchers conducted this study to determine the correlation between physical activity, gender, and body mass index on blood pressure.MethodIn this study, researchers used in the study design (cross-sectional). To study the location of the data collection is done in a medical faculty of trisakti university 2013. Population (subjects observations) studied were all students class 2013 that5the age range was 18-20 years. For the determination of the number of samples of researchers using analytical formulas correlative and Chi-square test and Kormogorov-Smirnov sampling technique is done by simple random sampling.5ResultsFrom the results of the study in 2013 researchers at trisakti university medical school find which obtained the majority of students ber of moderate physical activity (88%) and don’t have a relation with blood pressure, due to the Kolmogorov-Smirnov test alternative p value = 0564, or p> 0.05 so that no significant relationship was found, also with gender p value = 0748 or p> 0.05 was also not found a meaningful relationship. But Kormogorov-Smirnov test of the body mass index to p = 0.024 or p <0.05 then its interpretation is theres a significant relationship between body mass index and blood pressureConclusion1. Description of physical activity students obtained the majority of medium and low partial2. Majority of students obtained a picture of normal BMI, 8% of all respondents obesity3. Picture of students acquired the majority of normal blood pressure, 12% and 7% hypotension hypertension4. Found no significant relationship between daily physical activity with blood pressure5. Found no significant relationship between sex with a blood pressure6. Significant relationship was found between BMI and hypertension

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?