DETAIL KOLEKSI

Hubungan antara sindrom pramenstruasi dan aktivitas fisik pada siswi SMAN 23 Jakarta


Oleh : Putri Maulia Sari

Info Katalog

Nomor Panggil : 618.172 Sar h

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Bing Djimantoro

Subyek : Premenstrual syndrome

Kata Kunci : sindroma pramenstruasi, aktivitas fisik, premenstrual syndrome, physical activity


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_KD_03010224_Halaman-judul.pdf 909.49
2. 2015_TA_KD_03010224_Bab-1-Pendahuluan.pdf 694.03
3. 2015_TA_KD_03010224_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 921.88
4. 2015_TA_KD_03010224_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 690.43
5. 2015_TA_KD_03010224_Bab-4-Metode.pdf 707.28
6. 2015_TA_KD_03010224_Bab-5-Hasil.pdf 702.27
7. 2015_TA_KD_03010224_Bab-6-Pembahasan.pdf 694.44
8. 2015_TA_KD_03010224_Bab-7-Kesimpulan.pdf 682.99
9. 2015_TA_KD_03010224_Daftar-pustaka.pdf 714.89
10. 2015_TA_KD_03010224_Lampiran.pdf 1607.44

L LATAR BELAKANG Rasa tidak nyaman sebelum datangnya menstruasi diketahui banyak dirasakan oleh wanita pada masa produktif, yang disebut sindroma pramenstruasi. Gejala-gejala sindroma pramenstruasi ini dapat dipicu oleh perubahan neurotransmitter dan hormon. Selain kedua hal tersebut, aktivitas fisik juga dicurigai sebagai pemicu sindroma pramenstruasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara sindroma pramenstruasi dan aktivitas fisik.METODEPenelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode consecutive non-propability sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 100 responden. Analisis data menggunakan bantuan program SPSS versi 17.0 for Windows yang dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis bivariat menggunakan Chi Square.HASILPada penelitian ini didapatkan tidak adanya hubungan antara sindrom pramenstruasi dengan aktivitas fisik pada siswi Sekolah Menengah Atas 23. Pada analisis dengan uji Chi Square didapatkan nilai p = 0,475.KESIMPULANTidak ada hubungan antara sindroma pramenstruasi dengan aktivitas fisik pada siswi Sekolah Menengah Atas Negeri 23 Jakarta.

B BACKGROUND Discomfort feeling That comes before the menstrual period is broadly experienced by women in their productive age, which called pre menstrual syndrome. The symptoms of menstruation syndrome could be triggered by the neurotransmitter and hormones. Apart from it, physical activity could also be the trigger of premenstrual syndrome. The aim of this study is to determine the relationship between premenstrual syndrome with physical activity.METHODSThis research uses an observational analytic study with cross sectional design using consecutive non-probability sampling based on inclusion and exclusion criteria. The total of sample in this research is 100 respondents. Analysis of the data use SPSS 17.0 version for Windows with descriptive and bivariate analysis using Chi Square.RESULTSThis study has found that there is no relation between premenstrual syndrome and physical activity of the female students in 23 High School. The analysis of Chi Square has found the value of p = 0,475.CONCLUSIONSBased on the result of study and the result of analysis the authors have done, There is no relationship between premenstrual syndrome and physical activity of female students in 23 High School Jakarta.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?