DETAIL KOLEKSI

Evaluasi perancangan sistem pembangkit listrik tenaga Hibrid di Pantai Baru Pandansimo desa Poncosari Bantul


Oleh : Rizki Prasetyo Hutomo

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : Syamsir Abduh

Subyek : Energy engineering;Thermal energy;Chemical resources;Chemical effect;Lighting;Electrical engineering.

Kata Kunci : pencahayaan, pembangkit listrik tenaga hibrid, electrical engineering, sember daya energi.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TA_EL_06210006_1.pdf 1993.94
2. 2014_TA_EL_06210006_2.pdf 1153.52
3. 2014_TA_EL_06210006_3.pdf 1768.52
4. 2014_TA_EL_06210006_4.pdf 2596.96
5. 2014_TA_EL_06210006_5.pdf 7231.01
6. 2014_TA_EL_06210006_6.pdf 6896.8
7. 2014_TA_EL_06210006_7.pdf 5785.01
8. 2014_TA_EL_06210006_8.pdf 1175.96
9. 2014_TA_EL_06210006_9.pdf 1028.44
10. 2014_TA_EL_06210006_10.pdf 3550.25

D Desa Poncosari merupakan desa wisata yang berada di kawasan Pantai Baru Pandansimo, Bantul. Saat ini terdapat instalasi pembangkit listrik tenaga hybrid yang merupakan gabungan dari pembangkit listrik tenaga surya dan pembangkit listrik tenaga angin. PLTH tersebut memenuhi beban rata-rata 82,71 kWh per harinya. Produksi daya PLTH ini belum teroptimalkan dengan baik. Banyak beban lebih yang langsung terbuang melalui dummy load. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model sistem hybrid yang lebih optimal untuk digunakan di kawasan Pantai Baru Pandansimo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mensimulasi dan menganalisis hasil simulasi sistem Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida (PLTH) dengan menggunakan perangkat lunak HOMER versi 2.81. Perangkat lunak ini mengoptimasi berdasarkan nilai NPC (Net Present Cost) terendah. Dalam penelitian ini, hasil simulasi & optimasi yang dilakukan oleh perangkat lunak HOMER menunjukkan bahwa secara keseluruhan PLTH yang paling optimal untuk diterapkan di Pantai Baru Pandansimo adalah kombinasi antara PLTB dan PLTS. Pada kondisi ini, kontribusi produksi listrik PLTS pada sistem sebesar 87% dan PLTB sebesar 13%. Daya yang dihasilkan oleh PLTH hasil optimasi menggunakan software HOMER ini mampu memenuhi kebutuhan daya 15 hari dalam keadaan PLTH blackout. Keadaan ini lebih baik dibandingkan dengan kenyataan di lapangan pada keadaan yang sama hanya mampu memenuhi kebutuhan daya 2 -3 hari.

P Poncosari village is a tourist village located in the area of Baru Pandansimo Beach, Bantul. Currently there are hybrid power plant installation which is a combination of solar power and wind power. The hybrid power plant meet load average 82.71 kWh per day. The hybrid power plant power production is not optimized properly. Many loads are directly wasted through a dummy load. This study aims to design a hybrid system model that is optimal for use in New Pandansimo Coast region. The method used in this research is to simulate and analyze the simulation results Hybrid Power system using HOMER software version 2.81. This software optimizes based on the value of the NPC (Net Present Cost) the lowest. In this study, the results of simulation and optimization is performed by software HOMER showed that overall PLTH most optimal for application in Baru Pandansimo Beach is a combination of wind power station and solar. In this condition, the contribution of solar power to the system power production by 87% and wind power plant by 13%. The power generated by this optimization using HOMER results the hybrid power plant able to meet the power needs of 15 days in a state of blackout. That condition is more better than installed power plant that in same case just able to meet the power needs of 2 -3 days.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?