DETAIL KOLEKSI

Hubungan antara ibu hamil perokok pasif dengan kejadian berat badan lahir rendah


Oleh : Aida Umar

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1195

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Irmiya Rachmiyani

Subyek : Pregnant - Passive smoking;Smoking habits with the incidence of dementia

Kata Kunci : pregnant women, tobacco smoke, passive smokers, low birth weight.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_KD_03014007_HAlaman-judul.pdf 1081.61
2. 2018_TA_KD_03014007_Bab-1-Pendahuluan.pdf 620.59
3. 2018_TA_KD_03014007_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 692.52
4. 2018_TA_KD_03014007_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 612.73
5. 2018_TA_KD_03014007_Bab-4-Metode.pdf 669.21
6. 2018_TA_KD_03014007_Bab-5-Hasil.pdf 615.41
7. 2018_TA_KD_03014007_Bab-6-Pembahasan.pdf 614.23
8. 2018_TA_KD_03014007_Bab-7-Kesimpulan.pdf 609.9
9. 2018_TA_KD_03014007_Daftar-pustaka.pdf 621.83
10. 2018_TA_KD_03014007_Lampiran.pdf 2369.15

P Perokok pasif adalah orang yang hanya menerima asap rokok saja dan tidak melakukan aktivitas merokok. Nikotin dan CO yang terdapat pada asap rokok akan menyebabkan diameter pembuluh darah di plasenta dan tali pusat janin mengecil, sehingga mengakibatkan berkurangnya aliran darah dari ibu ke janin. Hal ini menyebabkan gangguan pemberian nutrisi dan pernafasan ke janin. Ibu hamil yang terpapar asap rokok memiliki risiko terjadinya bayi dengan berat badan lahir rendah. Di DKI Jakarta, prevalensi kejadian BBLR sebesar 9%. Penelitian menggunakan studi analitik dengan desain Cross Sectional. Penelitian dilakukan Puskesmas Kecamatan Jatinegara, Duren Sawit, Makasar, Kramat Jati dan Ciracas mulai bulan Oktober 2017 hingga Januari 2018. Populasi adalah ibu yang bertempat tinggal di kecamatan tersebut dan melahirkan bayi secara aterm di puskemas kecamatan tersebut pada bulan Januari-Juni 2017 sebanyak 132 orang. Sampel dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Bahan penelitian menggunakan kuesioner dan rekam medis. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji Chi-square. Berdasarkan analisis uji statistik chi-square diperoleh dengan nilai probabilitas p = 0,492 sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan bermakna antara ibu hamil perokok pasif dengan BBLR. Tidak terdapat hubungan antara ibu hamil perokok pasif dengan kejadian berat badan lahir rendah.

P Passive smoking is someone who only receives cigarette smoke and does not smoke. Nicotine and CO contained in cigarette smoke will cause the diameter of blood vessels in the placenta and fetal umbilical cord to shrink, resulting in reduced blood flow from mother to fetus. This causes disruption of nutrition and respiration to the fetus. Pregnant women who are exposed to cigarette smoke have a risk of having babies with low birth weight. In DKI Jakarta, the prevalence of LBW is 9%. The study used analytic studies with Cross Sectional design. The study was conducted in Jatinegara, Duren Sawit, Makasar, Kramat Jati and Ciracas Sub-District Health Centers starting from October 2017 to January 2018. The population was mothers who resided in the sub-district and delivered babies at term at the subdistrict health center in January-June 2017 with 132 people . The sample was selected using consecutive sampling technique. The research material used questionnaires and medical records. This study was analyzed using Chi-square test. Based on the analysis of the chi-square statistical test obtained by probability values ​​p = 0.492 so it can be concluded that there is no significant relationship between passive smokers and LBW. There is no relationship between passive smokers and the incidence of low birth weight.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?